Kemenperin sebut RI berpeluang tingkatkan nilai tambah kakao

Elshinta
Minggu, 28 November 2021 - 12:57 WIB |
Kemenperin sebut RI berpeluang tingkatkan nilai tambah kakao
Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika. (ANTARA/ Biro Humas Kementerian Perindustrian)

Elshinta.com - Kementerian Perindustrian menyebut Indonesia punya peluang besar dalam peningkatan nilai tambah komoditas kakao melalui kebijakan hilirisasi sebagai salah satu upaya meningkatkan daya saing industri pengolahan kakao di kancah global dan menjadi sektor yang berkelanjutan.

“Seiring upaya memacu pengembangan industri pengolahan kakao di dalam negeri, Kemenperin turut aktif mendorong peningkatan produktivitas biji kakao dan konsumsi produk kakao olahan,” kata Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika lewat keterangannya di Jakarta, Minggu.

Putu mengemukakan, Indonesia merupakan produsen kakao olahan terbesar ketiga dunia setelah Belanda dan Pantai Gading. Kekuatan ini ditopang dari 11 industri pengolahan kakao dengan total kapasitas terpasang mencapai 739 ribu ton per tahun.

“Potensi tersebut, didukung ketersediaan bahan baku di dalam negeri. Menurut International Cocoa Organization (ICCO) 2018/2019, produksi biji kakao Indonesia sebesar 220 ribu ton. Indonesia sebagai penghasil biji kakao terbesar keenam di dunia,” ungkapnya.

Di tengah imbas pandemi COVID-19, industri pengolahan kakao di tanah air mampu memberikan kontribusi signfikan terhadap devisa. Hal ini tercemin dari capaian nilai ekspor produk kakao olahan nasional sebesar 1,12 miliar dolar AS atau naik dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 1,01 miliar dolar AS.

Produk kakao olahan yang diekspor tersebut, dalam bentuk liquor, butter, bubuk, dan cake.

“Negara tujuan utama ekspor kakao olahan Indonesia, di antaranya ke Amerika Serikat, Belanda, India, Jerman dan China,” sebut Putu.

Produk kakao olahan Indonesia dinilai berdaya saing di kancah global karena industrinya telah memiliki standar internasional.

Bahkan, produk kakao olahan Indonesia seperti cokelat memiliki cita rasa yang khas. Hal ini karena telah didukung dengan pemanfaatan teknologi modern sehingga terciptanya inovasi produk yang unik dan beragam sesuai selera konsumen saat ini.

“Kami juga turut mendorong untuk penggunaan teknologi industri kakao yang inovatif, efektif dan ramah lingkungan sehingga produktivitas dan kualitias kakao Indonesia meningkat,” imbuhnya.

Saat ini, desain kemasan dan bentuk produk kakao olahan Indonesia juga sudah banyak yang menarik sehingga punya nilai jual yang tinggi di pasar domestik dan mancanegara.

Putu menjelaskan, produk-produk kakao olahan merupakan bahan baku untuk menghasilkan produk makanan dan minuman berbasis cokelat seperti permen cokelat, biskuit, wafer, roti, dan es krim. Produk tersebut dihasilkan oleh industri pengolahan skala besar serta sektor industri kecil dan menengah (IKM).

“Produk kakao olahan seperti cokelat sangat bermanfaat bagi kesehatan, antar lain karena tingginya antioksidan, sehingga mengurangi resiko serangan jantung dan stroke, menurunkan tekanan darah, memperbaiki fungsi otak, serta mengurangi gejala depresi,” sebutnya.

Putu menambahkan, industri pengolahan kakao ikut berperan penting dalam menumbuhkan wirausaha industri baru, seperti IKM cokelat. Selain itu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya para petani kakao yang menjadi mitra perusahaan pengolahan kakao.

“Contohnya PT Aneka Coklat Kakao, perusahaan asli Indonesia yang beroperasi di Bandar Lampung,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja di PT Aneka Coklat Kakao, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu.

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2013 ini memproduksi fine chocolate products, dengan bisnis proses “Farmer to Bar”, yang memiliki sumber penyedia biji kakao di Lampung, Bali, dan Sulawesi. Saat ini, sudah ada sekitar 1.000 lebih petani yang bekerjasama dengan PT Aneka Coklat Kakao, dan ditargetkan akan mencapai 2.000 petani.

Sistem farmer to bar yang diterapkan PT Aneka Coklat Kakao terdiri dari training, harvesting (panen), fermentasi, pengeringan, sorting, roasting, winnowing (pemisahan biji dengan cocoa shell), grinding/refining, tempering/molding, dan wrapping.

Menurut Putu, salah satu cara menjaga pasokan kakao yang berkelanjutan, yaitu dengan meningkatkan produksi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Oleh sebab itu, perlu kemitraan industri pengolahan kakao dengan petani kakao.

“Kemitraan yang terjalin di antara industri dan petani dapat memperkuat industri kakao di dalam negeri dan memajukan para petani kakao sekaligus perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Founder dan CEO PT Aneka Coklat Kakao, Sabrina Mustopo menyatakan bahwa pihaknya bertekad untuk berkontribusi bagi penguatan dan pemberdayaan para petani kakao lokal, serta aktif memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup.

Upaya ini membuahkan hasil, perusahaannya meraih penghargaan medali Silver dan Bronze untuk kategori packaging, Krakakoa Limited Edition Single Origin Gift set, Tree to Bar, Dark Chocolate dan Dark Milk Chocolate Creamy Coffee dari Academy of Chocolate (AOC) di London, Inggris pada tahun 2017 dan 2018.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Pengusaha yakini industri TPT nasional masih punya masa depan cerah
Minggu, 07 Agustus 2022 - 21:45 WIB

Pengusaha yakini industri TPT nasional masih punya masa depan cerah

Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) meyakini industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional ma...
Satgas TMMD Mimika hibur warga dengan acara nonton bareng
Minggu, 07 Agustus 2022 - 19:36 WIB

Satgas TMMD Mimika hibur warga dengan acara nonton bareng

Selain gencar melaksanakan pembangunan rumah masyarakat melalui program TMMD ke-114 Kodim 1710/Mimik...
Keren! Warga satu kampung di Majalengka ini kuasai 8 bahasa asing
Minggu, 07 Agustus 2022 - 19:25 WIB

Keren! Warga satu kampung di Majalengka ini kuasai 8 bahasa asing

Warga satu kampung di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tepatnya di Kampung Kaputren, Desa Putridalem...
Satgas: 1,09 juta ekor sapi sudah terima vaksin PMK
Minggu, 07 Agustus 2022 - 18:56 WIB

Satgas: 1,09 juta ekor sapi sudah terima vaksin PMK

Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (Satgas PMK) melaporkan bahwa 1,09 juta ekor sapi te...
Capain vaksin boster DIY rendah, Komisi A DPRD desak Pemda permudah akses bagi masyarakat
Minggu, 07 Agustus 2022 - 18:05 WIB

Capain vaksin boster DIY rendah, Komisi A DPRD desak Pemda permudah akses bagi masyarakat

Capaian vaksinasi boster bagi warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih rendah dari target. Vaksi...
Terminal Tipe A Tingkir Salatiga dijadikan pusat kegiatan masyarakat
Minggu, 07 Agustus 2022 - 14:45 WIB

Terminal Tipe A Tingkir Salatiga dijadikan pusat kegiatan masyarakat

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah membangun atau merevitalisasi Terminal Tipe A Tingkir di S...
BKSDA Sampit pasang pancing umpan ayam untuk evakuasi buaya
Minggu, 07 Agustus 2022 - 14:21 WIB

BKSDA Sampit pasang pancing umpan ayam untuk evakuasi buaya

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah...
BMKG ingatkan warga bantaran sungai di Malut waspadai banjir
Minggu, 07 Agustus 2022 - 14:09 WIB

BMKG ingatkan warga bantaran sungai di Malut waspadai banjir

BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate mengimbau masyarakat yang berada di bantaran sunga...
Produksi ikan di PPN Sungailiat di targetkan capai nilai Rp123 miliar
Minggu, 07 Agustus 2022 - 13:57 WIB

Produksi ikan di PPN Sungailiat di targetkan capai nilai Rp123 miliar

Produksi ikan hasil tangkapan nelayan yang melakukan pembongkaran di Pelabuhan Perikanan Nusantara (...
Polresta Padang amankan empat remaja diduga pelaku tawuran
Minggu, 07 Agustus 2022 - 13:09 WIB

Polresta Padang amankan empat remaja diduga pelaku tawuran

Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengamankan empat remaja saat melaksanakan pa...

InfodariAnda (IdA)