Emak-emak pedagang ditawari pinjaman bunga rendah untuk bangkitkan perekonomian

Elshinta
Minggu, 28 November 2021 - 21:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Emak-emak pedagang ditawari pinjaman bunga rendah untuk bangkitkan perekonomian
Pemprov Jateng gandeng Bank Jateng beri pinjaman bunga rendah kepada pedagang kecil dengan bunga 2 persen per tahun. (Foto: Humas Pemprov Jateng/elshinta.com)

Elshinta.com - Para emak-emak pedagang kecil mendapat tawaran pinjaman dengan bunga sangat rendah sebesar 2 persen per tahun hasil kerjasama Pemprov Jateng dan Bank Jateng. Selain pedagang,  para ibu pelaku industri kecil rumahan mendapat tawaran yang sama yang dikemas dalam Kredit Lapak.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Sabtu (27/11) di sela-sela gelaran Borobudur Marathon di Kabupaten Magelang, Jateng menyerahkan pinjaman bunga sangat rendah secara simbolis kepada ibu-ibu pedagang Pasar Salaman Magelang.

"Hari ini kita launching Kredit Lapak, kredit untuk ibu-ibu pedagang pasar tradisional dan ibu-ibu kreatif di rumah. Plafonnya maksimal Rp 2 juta dengan bunga 2 persen per tahun," kata Ganjar.

Program ini dikeluarkan untuk mendorong kebangkitan ekonomi, khususnya ibu-ibu. Sebab  banyak kelompok perempuan ini kreatif dan memiliki banyak sektor usaha kecil.

"Selain itu kelompok perempuan ini biasanya gemi, titi (hemat dan teliti) dan manajemen keuangannya bagus. Sehingga disiplin mereka juga bagus," ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta,  Joko Hendrianto, Minggu (28/11). 

Ganjar berharap, program ini dapat membantu kelompok perempuan di Jateng menjalankan usahanya. Sebab diantara mereka, banyak yang sebenarnya membutuhkan modal kecil untuk menjalankan usahanya itu.

"Rata-rata mereka butuh modal tiap hari Rp100.000 sampai Rp1 juta. Kalau pinjam ke bank kan susah, makanya dengan program ini harapan saya mereka bisa terbantu," jelasnya.

Ganjar mengatakan akan melihat perkembangan program itu. Kalau berhasil dan penerimaan masyarakat baik, maka program itu akan dikembangkan lebih jauh lagi.

"Ini tanpa agunan ya. Nek utange sakmono nganggo agunan ya pedhot boyoke (kalau utangnya segitu dan pakai agunan ya berat). Ini upaya kita menggerakkan ekonomi agar menggelinding. Mumpung pandemi sudah membaik, mereka kita bantu bisa jualan lagi. Kalau pasarnya ramai, dagangan laku, maka insyaallah membikin mereka semangat," ujarnya.

Sementara itu, salah satu ibu-ibu pedagang pasar Salaman, Sri Ismiyati,40 mengaku sangat senang dengan adanya Kredit Lapak dari Pemprov Jateng. Program itu merupakan jawaban atas kesulitan modal pelaku usaha kecil di Jawa Tengah.

"Ini ringan sekali, dengan kredit Rp 1 juta, setoran perbulan hanya Rp 80.000. Kan sangat ringan, makanya menurut saya ini menarik banget," katanya.

Lebih lanjut penjual Gethuk Pelangi ini mengatakan, biasanya modal ibu-ibu pedagang pasar tidak banyak. Dalam sehari hanya membutuhkan modal produksi Rp200.000.

"Kalau hutang di tempat lain kan susah uang segitu, makanya ini saya tertarik dengan adanya Kredit Lapak dari Bank Jateng," ujarnya. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Rupiah jelang akhir pekan menguat ditopang data pertumbuhan ekonomi
Jumat, 05 Agustus 2022 - 22:07 WIB

Rupiah jelang akhir pekan menguat ditopang data pertumbuhan ekonomi

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta jelang akhir pekan menguat ditopa...
Sri Mulyani: Ekonomi tumbuh 5,44 persen tempatkan RI di posisi baik
Jumat, 05 Agustus 2022 - 20:19 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi tumbuh 5,44 persen tempatkan RI di posisi baik

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan realisasi ekonomi nasional pada kuartal II-2022 ya...
Wali Kota Medan pastikan korban kebakaran di Belawan terima bantuan
Jumat, 05 Agustus 2022 - 18:07 WIB

Wali Kota Medan pastikan korban kebakaran di Belawan terima bantuan

Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution memastikan bahwa korban kebakaran menewaskan empat o...
Rupiah Jumat pagi menguat 31 poin
Jumat, 05 Agustus 2022 - 10:02 WIB

Rupiah Jumat pagi menguat 31 poin

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi menguat 31 poin
IHSG Jumat dibuka menguat 10,69 poin
Jumat, 05 Agustus 2022 - 09:50 WIB

IHSG Jumat dibuka menguat 10,69 poin

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka menguat 10,69 poin
Tahun 2022, Kemenparekraf targetkan 4,4 juta lapangan kerja sektor ekonomi kreatif 
Kamis, 04 Agustus 2022 - 21:15 WIB

Tahun 2022, Kemenparekraf targetkan 4,4 juta lapangan kerja sektor ekonomi kreatif 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengajak pelaku ekonomi kreatif un...
OJK: Tekfin pendanaan bersama syariah telah salurkan Rp5,16 triliun
Kamis, 04 Agustus 2022 - 20:11 WIB

OJK: Tekfin pendanaan bersama syariah telah salurkan Rp5,16 triliun

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II Moch Ihsanuddin menyebutkan 7 perusa...
Rupiah masih melemah dipicu pernyataan hawkish pejabat Fed
Kamis, 04 Agustus 2022 - 19:11 WIB

Rupiah masih melemah dipicu pernyataan hawkish pejabat Fed

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ditutup melemah d...
 Pengusaha tambang dorong regulasi BLU Batu Bara segera disahkan
Kamis, 04 Agustus 2022 - 16:22 WIB

Pengusaha tambang dorong regulasi BLU Batu Bara segera disahkan

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) mendorong agar Pemerintah segera ...
Usir rentenir, Kades di Majalengka sediakan pinjaman tanpa bunga
Kamis, 04 Agustus 2022 - 14:56 WIB

Usir rentenir, Kades di Majalengka sediakan pinjaman tanpa bunga

Prihatin dengan warganya yang terjerat praktik rentenir, seorang kepala desa di Kabupaten Majalengka...

InfodariAnda (IdA)