Dubes RI untuk Papua Nugini ke Bareskrim Polri laporkan mafia tanah

Elshinta
Senin, 29 November 2021 - 15:37 WIB |
Dubes RI untuk Papua Nugini ke Bareskrim Polri laporkan mafia tanah
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Papua Nugini (PNG) dan Kepulauan Solomon Andriana Supandy mendatangi Gadung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, dalam rangka membuat laporan polisi terkait dugaan mafia tanah.

Kedatangan Dubes RI untuk Papua Nugini didampingi kuasa hukumnya Inu Jajuli, terpantau tiba di Bareskrim Polri sekitar pukul 10.30 WIB, langsung masuk ke Gedung Bareskrim.

"Pak Dubes hadir di Bareskrim, beliau jadi korban mafia tanah," kata kuasa hukum Andriana, Inu Jajuli.

Namun, Inu belum membeberkan kronologi terkait perkara tanah yang dihadapi kliennya. Hanya, dia menyebut yang menjadi korban adalah orang tua Dubes Andriana, Almarhum Andi Supandy.

"Intinya kita melaporkan adanya dugaan tindak pidana pemalsuan identitas orang tua Dubes Andriana," ujar Inu.

Inu Jajuli belum mau bicara banyak mengenai hal ini. Dia akan menyampaikan langsung usai membuat laporan di Bareskrim Polri.

Setelah membuat laporan, kata Inu, Dubes Andriana rencananya akan bertemu dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, untuk menyampaikan langsung perkara mafia tanah yang menimpa almarhum orang tuanya.

Sebelumnya, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan upaya pemberantasan mafia tanah oleh kepolisian melalui Satgas Anti Mafia Tanah masih berjalan, dengan menindak secara hukum pelaku-pelaku kejahatan.

Pimpinan Polri telah menginstruksikan kepada para kapolda, kapolres di wilayah untuk tidak ragu dalam mengusut tuntas kasus mafia tanah.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, Polri melakukan upaya pemberantasan kasus mafia tanah, sepanjang 2021 sebanyak 69 perkara ditangani oleh Satgas Anti Mafia Tanah Polri.

"Target penyelesaian perkara program tahun 2021 sudah ada 69 perkara mafia tanah yang ditangani," kata Dedi kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (19/11).

Dedi mengatakan 69 perkara tersebut tercatat dari Januari hingga Oktober 2021. Dari penanganan perkara tersebut, lima di antaranya masih proses penyelidikan, 34 dalam tahap penyidikan. Lalu, 14 kasus sudah dilimpahkan tahap I (satu).

Kemudian, 15 perkara mafia tanah sudah dilakukan pelimpahan tahap II. Dan satu kasus dihentikan penyelidikannya dengan pendekatan keadilan restoratif, atau "restorative justice" (RJ).

Dedi menambahkan, dari kasus mafia tanah yang ditangani, penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan 61 orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Bareskrim bantah penangkapan ajudan dan ART Ferdy Sambo
Senin, 08 Agustus 2022 - 06:01 WIB

Bareskrim bantah penangkapan ajudan dan ART Ferdy Sambo

Ketua Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi membantah adanya berita...
Polisi Jambi amankan pelaku curanmor yang diamuk massa
Minggu, 07 Agustus 2022 - 23:01 WIB

Polisi Jambi amankan pelaku curanmor yang diamuk massa

Polisi Muarojambi Provinsi Jambi  mengamankan seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang dia...
IPW: Penempatan Ferdy Sambo di Mako Brimob lancarkan pemeriksaan
Minggu, 07 Agustus 2022 - 20:23 WIB

IPW: Penempatan Ferdy Sambo di Mako Brimob lancarkan pemeriksaan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Tegug Santoso menyebutkan langkah Polri menempatkan Irjen ...
Polda Metro tanggapi permohonan penangguhan penahanan Roy Suryo
Minggu, 07 Agustus 2022 - 17:35 WIB

Polda Metro tanggapi permohonan penangguhan penahanan Roy Suryo

Polda Metro Jaya memberikan tanggapan terkait permohonan penangguhan penahanan yang diajukan Roy Sur...
Kadiv Humas: Ferdy Sambo langgar prosedur penanganan TKP Duren Tiga
Minggu, 07 Agustus 2022 - 10:31 WIB

Kadiv Humas: Ferdy Sambo langgar prosedur penanganan TKP Duren Tiga

Divisi Humas Polri menyatakan, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irje...
Kadiv Humas: Penempatan khusus Ferdy Sambo dalam rangka pemeriksaan
Minggu, 07 Agustus 2022 - 09:45 WIB

Kadiv Humas: Penempatan khusus Ferdy Sambo dalam rangka pemeriksaan

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Irjen Pol. Ferdy Sambo ditempatkan di ...
Menkopolhukam benarkan Ferdy Sambo telah dibawa ke Mako Brimob
Minggu, 07 Agustus 2022 - 08:31 WIB

Menkopolhukam benarkan Ferdy Sambo telah dibawa ke Mako Brimob

Menteri Koodinator Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD membenarkan bahwa Kadiv Propam Polri nonak...
Polres Jember tangkap 15 pelaku pembakaran rumah di Desa Mulyorejo
Minggu, 07 Agustus 2022 - 07:45 WIB

Polres Jember tangkap 15 pelaku pembakaran rumah di Desa Mulyorejo

Aparat Kepolisian Resor Jember menangkap sebanyak 15 orang pelaku yang diduga melakukan pembakaran d...
Polresta Banjarmasin tangkap oknum guru cabul yang buron
Minggu, 07 Agustus 2022 - 06:31 WIB

Polresta Banjarmasin tangkap oknum guru cabul yang buron

Polresta Banjarmasin akhirnya berhasil menangkap seorang oknum guru cabul yang telah buron dalam kas...
Rutan Bengkayang gagalkan penyelundupan narkotika dalam Deodoran
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 21:15 WIB

Rutan Bengkayang gagalkan penyelundupan narkotika dalam Deodoran

Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkayang, Provinsi Kal...

InfodariAnda (IdA)