Perpustakaan digital beri dukungan besar dunia pendidikan selama pandemi
Elshinta
Selasa, 30 November 2021 - 15:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Perpustakaan digital beri dukungan besar dunia pendidikan selama pandemi
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Pada masa pandemi Covid-19, peluang perpustakaan digital dalam mendukung dunia pendidikan, semakin besar.

Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Ofy Sofiana, menyatakan selama pandemi, layanan pendidikan berbasis daring dan akses informasi digital akibat keterbatasan mobilitas masyarakat, semakin menguat. Mulai dari transformasi ilmu pengetahuan, peningkatan profesionalitas tenaga pendidikan, hingga pengembangan kemampuan peserta didik dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan informasi.

“Pada Pembukaan Musrenbangnas tanggal 4 Mei 2021 yang lalu, Presiden Joko Widodo juga mengemukakan fakta bahwa di bidang Pendidikan, pandemi ini juga mengakselerasi atau mempercepat edutech. Pembelajaran jarak jauh menjadi sebuah kebutuhan menjadi sebuah keniscayaan,” jelasnya saat membuka Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) Tahun 2021 dengan tema Tren, Peluang, dan Ruang Hidup Perpustakaan Digital selama Pandemi Covid-19 yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional RI dan Forum Perpustakaan Digital Indonesia, secara daring pada Selasa (30/11).

Ofy menyebut ada delapan peluang yang dapat dimanfaatkan perpustakaan digital. Pertama, integrasi pengetahuan, di mana perpustakaan sebagai media integrasi pengetahuan dan kolaborasi antara ilmuwan secara multidisiplin untuk memperkaya khazanah pengetahuan dan keilmuan. Kedua, visualisasi data. Ketiga, perpustakaan mendokumentasikan dan mengemas dalam format multimedia tacit dan explicit knowledge untuk membangun repositori pengetahuan nasional.

Keempat, teknologi semantic, perpustakaan menggunakan semantic web untuk memudahkan pencarian cerdas pada berbagai sumber pengetahuan bagi masyarakat. Kelima, big data meningkatkan kualitas layanan publik dengan memanfaatkan teknologi big data mining.

“Keenam, perpustakaan juga menyesuaikan perkembangan demografi dan perubahan perilaku dalam akses dan penggunaan pengetahuan. Ketujuh, digitisasi pengetahuan. Kedelapan adalah optimalisasi ruang virtual, meningkatkan penggunaan ruang virtual untuk berbagi dan distribusi informasi dan pengetahuan serupa dengan ruang fisik dalam layanan perpustakaan,” urainya.

Dia menambahkan, pandemi mengubah sudut pandang terhadap cara penyampaian pengetahuan dan penyebaran informasi bagi masyarakat. Ruang digital sangat dibutuhkan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan terhadap informasi. “Menghidupkan segala fasilitas ruang digital perpustakaan, kapabilitas pustakawan, dan semua informasi bentuk digital merupakan modal utama dalam melakukan perubahan digital saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bambang Dwi Anggono, mendorong Perpustakaan Nasional untuk mengembangkan sistem informasi perpustakaan secara nasional sebagai aplikasi umum dengan cara cloud yang merujuk pada standar nasional maupun internasional.

Pusat Data Nasional dapat dimanfaatkan dan dilakukan konsolidasi data perpustakaan secara nasional. “Penetapan Satu Data Perpustakaan Indonesia dan kemudian kerjasama Perpusnas dengan Kominfo dan Perpusda dengan Diskominfo,” tuturnya.

Bambang berharap, Perpusnas dapat menjadi leader dalam penyediaan sistem ini. Menurutnya, integrasi aplikasi terkait pengelolaan perpustakaan ini akan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan perpustakaan, sehingga pelayanan menjadi lebih meningkat. Kelebihan aplikasi umum ini yakni efisiensi tinggi, sistem manajemen konten akan lebih terpadu, dan kekayaan intelektual lebih tergali. “Harapannya masyarakat bisa men-download satu aplikasi saja secara nasional baik melalui Play Store, App Store. Di dalamnya sudah banyak konten perpustakaan,” tukasnya.

Sementara itu, inisiator Indonesia OneSearch (IOS), Ismail Fahmi, menjelaskan selama pandemi Covid-19, pengunjung situs IOS meningkat pesat dibandingkan sebelum pandemi. Repositori pencarian tunggal untuk koleksi publik perpustakaan, museum, dan arsip di seluruh Indonesia tersebut mencatat kenaikan sebesar 4,5 juta selama November 2019 hingga November 2020, dengan total pengunjung 9,2 juta. Sementara pada November 2020 hingga November 2021, tercatat kenaikan hingga 8,1 juta dengan total pengunjung 17,4 juta.

Berdasarkan analisisnya, pengunjung paling banyak mengakses koleksi nondigital yakni buku fisik. Dia menilai hal ini sebagai kesempatan dan pekerjaan rumah bagi perpustakaan di seluruh Indonesia. Harus dipikirkan agar perpustakaan lebih kreatif dalam memberikan layanan koleksi fisik kepada masyarakat.

“Karena ini resources yang kita punya dan ini juga banyak diakses oleh pengguna. Beberapa saya lihat di Tiongkok dan Italia, mereka melakukan digitalisasi buku. Mungkin sebagian didigitalkan sehingga buku yang jumlahnya sedikit itu, bisa dikirim. Jadi mereka bisa tetap memberikan layanan jarak jauh terhadap koleksi fisiknya,” pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemendikbudristek sosialisasikan kurikulum prototipe di Banten
Sabtu, 15 Januari 2022 - 10:55 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mensosialisasikan kurik...
Ketahui daftar mata pelajaran yang akan diperhitungkan di SNMPTN 2022
Jumat, 14 Januari 2022 - 09:05 WIB
Sebentar lagi tahun ajaran baru akan dimulai, artinya pendaftaran seleksi mahasiswa baru akan segera...
Tinjau PTM di sekolah, Plt Wali Kota Bandung ingatkan siswa patuhi prokes
Rabu, 12 Januari 2022 - 11:06 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau sejumlah sekolah untuk memantau pelak...
Disdik Bandung akan tingkatkan jumlah sekolah gelar PTM
Rabu, 12 Januari 2022 - 10:07 WIB
Setelah 330 sekolah di Kota Bandung, Jawa Barat dapat menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 ...
Pemprov Jatim siap kolaborasi dengan perguruan tinggi
Selasa, 11 Januari 2022 - 13:35 WIB
Pandemi  Covid 19 telah membuat percepatan perguruan tinggi untuk berubah meskipun telah disiapkan ...
Pandemi, sekolah di Kota Malang tetap terapkan PTM 100 persen
Senin, 10 Januari 2022 - 16:45 WIB
Sekolah di Kota Malang, Jawa Timur mulai menerapkan pembembelajaran tatap muka (PTM) secara serentak...
Orang tua dukung PTM 100 persen
Senin, 10 Januari 2022 - 15:35 WIB
Dari depan pagar SDN 029 Cilengkrang Bandung, Prita Puspita melihat anaknya yang sedang berbaris ant...
PTM 100 persen, Plt Wali Kota Bandung ingatkan prokes tetap dijaga
Senin, 10 Januari 2022 - 14:26 WIB
Terkendalinya virus Covid-19 di Kota Bandung berdampak positif untuk beberapa kegiatan, salah satuny...
Sejumlah sekolah di Kota Bandung mulai jalankan PTM 100 persen
Senin, 10 Januari 2022 - 13:58 WIB
Sejumlah sekolah di Kota Bandung, Jawa Barat mulai menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 per...
BMPS minta guru PPPK dari sekolah swasta ditempatkan di sekolah asal
Senin, 10 Januari 2022 - 11:14 WIB
Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Ki Dr Saur Panjaitan meminta agar guru swasta ya...
InfodariAnda (IdA)