Peringati Hari Guru Nasional, Wali Kota Magelang apresiasi peran guru
Elshinta
Rabu, 01 Desember 2021 - 11:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Peringati Hari Guru Nasional, Wali Kota Magelang apresiasi peran guru
Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Elshinta.com - Upacara peringatan Hari Guru Nasional ke-27 dan HUT ke-76 PGRI di Kota Magelang menjadi momentum bagi Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz mengenang masa kecilnya ketika masih duduk di bangku sekolah.

Dengan tema "Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh", dokter Aziz yang bersekolah di Kota Magelang dari SD hingga SMA mengungkapkan syukur bisa kembali dan bertemu dengan para guru di kota ini.

"Saya kadangkala deg-degan karena seperti kecil di hadapan panjengan semua. Saya ingat dulu kalau upacara harus tepat waktu, kalau tidak saya harus menunggu di luar," kata Dokter Aziz di hadapan para guru yang hadir pada upacara peringatan Hari Guru Nasional ke-27 dan HUT ke-76 PGRI di Stadion Moch Soebroto Gelora Sanden, Selasa (30/11/2021).

Menurutnya, guru adalah sosok yang harus diapresiasi setinggi-tingginya. Guru lah yang menjadikannya mampu menghadapi kehidupan dengan segala dinamikanya. Berkat mereka pula ia kini menjadi orang nomor satu di Kota Magelang.

"Guru menancapkan ingatan bagaimana bersikap dalam hidup, menghormati orang lain dan memandang sesuatu dengan tatanan yang sudah tertancap pada diri saya," ungkap dokter spesialis penyakit dalam itu seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Rabu (1/12).

Dokter Aziz menceritakan, dirinya sering diajak ke sekolah oleh ibunya yang juga seorang guru di SD A.Yani Kota Magelang. Dia menjadi saksi perjuangan ibunya mendidik murid-muridnya menjadi orang-orang hebat.

"Saya juga anak guru SD. Saya inget ibu kalau mengajar bawa saya. Saya lihat perjuangannya tidak gampang, saya anak ragil dari 7 bersaudara. Dahulu guru sangat dihormati," kisahnya.

Ia sangat berharap guru era sekarang juga dihormati, oleh sebab itu guru harus memiliki perilaku terpuji yang bisa dicontoh. Meskipun diakui banyak tantangan yang dihadapi oleh guru saat ini.

Menurutnya, kehormatan guru bukan karena naik mobil yang hebat, rumah yang indah, tapi perilaku mendidik anak-anaknya sehingga menjadi anak yang punya potensi dan integritas tinggi.

"Bangsa ini membutuhkan guru yang mendidik muridnya menjadi orang yang punya harga diri, kejujuran dan amanah," tegas Dokter Aziz.

Pada kesempatan ini diserahkan penghargaan beberapa kejuaraan diantaranya medali emas Gurulimpyc Nasional untuk Hendrawan Eko Nugroho (SMPN 9 Kota Magelang dan Nico Bramantyo (SMP IT Magelang).
 
Selain itu diserahkan juga hadiah bagi pemenang lomba PGRI tingkat Eks Karesidenan Kedu untuk lomba vokal dan tenis meja serta bantuan sosial bagi penjaga sekolah. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah Kota Tangerang hentikan sementara pembelajaran tatap muka
Selasa, 25 Januari 2022 - 19:15 WIB
Pemerintah Kota Tangerang di Provinsi Banten memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan pembe...
Luhut: Tidak ada rencana hentikan sekolah tatap muka
Senin, 24 Januari 2022 - 17:04 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Pemberlakuan Pembatasan K...
 Tenaga pengajar terbatas, Satgas Yonif 126/KC jadi guru di perbatasan 
Senin, 24 Januari 2022 - 13:14 WIB
Terbatasnya tenaga pendidik di daerah perbatasan Papua, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC me...
 Respons cepat kasus penganiayaan sesama siswi SMP, Polres Minut periksa terlapor
Minggu, 23 Januari 2022 - 18:24 WIB
Polres Minahasa Utara (Minut) merespons cepat kasus penganiayaan terhadap sesama siswi SMP yang vira...
Sekolah di Rembang gelar pembelajaran tatap muka kapasitas 50 persen
Minggu, 23 Januari 2022 - 16:24 WIB
Semua jenjang sekolah di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, masih menerapkan pembelajaran tatap muka (P...
Kemendikbudristek tambah 3 wilayah terapkan Prototipe di Bengkulu
Minggu, 23 Januari 2022 - 16:15 WIB
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI menambah tiga wilayah...
Kemenagsu peringkat pertama pemutakhiran data EMIS madrasah
Minggu, 23 Januari 2022 - 13:05 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kanwil Kemenagsu), meraih peringkat pertam...
 Ribuan siswa SD di Kabupaten Aceh Utara butuh peralatan belajar
Minggu, 23 Januari 2022 - 11:35 WIB
Ribuan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Aceh Utara kekurangan peralatan belajar. Pasc...
 Satgas Yonif 126/KC berikan pembekalan ilmu kesehatan pada pelajar di perbatasan
Sabtu, 22 Januari 2022 - 17:06 WIB
Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC Pos Somografi memberikan pembekalan ilmu kesehatan kepada Siswa SD...
UIN Palu: Kuliah tatap muka hanya bagi mahasiswa semester dua-empat
Sabtu, 22 Januari 2022 - 14:57 WIB
Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, memberlakukan kuliah tatap...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI