Bencana longsor hantui warga Kota Malang
Elshinta
Rabu, 01 Desember 2021 - 19:15 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Bencana longsor hantui warga Kota Malang
Sumber foto: El Aris/elshinta.com.

Elshinta.com -  Bencana longsor menghantui warga Kota Malang, tidak terkecuali Sulistiana,warga Jalan Ir Rais, Gang 15 RT 1 RW 6 Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Ia terpaksa harus mengungsi ke rumah saudaranya pasca dinding bagian belakang rumahnya ambrol setelah pondasi di plengsengan sungai di belakang rumahnya longsor pada Selasa (30/11) malam.

“Saya trauma, apalagi kejadian tersebut berlangsung tiba-tiba. Apalagi saat itu hujan sangat deras,” ujarnya saat ditemui Kontributor Elshinta, El-Aris, Rabu (1/12). 

Sulistiana mengaku sangat panik hingga harus mengungsikan anak dan cucunya,” ucapnya.

Secara kronologis, sulis menceritakan kajadian dimulai dengan adanya getaran kuat. “Saya kira ada gempa, karena getarannya sangat kuat dan saat itu saya ada di kamar bagian belakang dekat kamar mandi. Karena takut terjadi sesuatu maka cucu dan anak saya bawa ke ruang tamu baru menaruh si kecil tiba-tiba saja terdengar bunyi gemertak diikuti dengan longsornya tembok belakang yang masuk ke dalam sungai yang saat itu banjir,” jelasnya.

Saat itu dirinya sangat panik, dan berteriak minta tolong kemudian tetangga datang menbantu mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah.

“Kemudian Pak RT bersama TNI dan polisi serta petugas BPBD Kota Malang datang dan langsung menbantu serta memasang garis polisi.

Sulis berharap Pemkot Malang segera membantu pembangunan tembok bagian belakang rumahnya. “Karena ini rumah orang tua saya dan saya tidak biasa tinggalkan rumah ini,“ tandasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sukabumi dan sekitarnya diguncang gempa magnitudo 5,4
Senin, 17 Januari 2022 - 08:57 WIB
Kabupaten Sukabumi Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,4 pada...
Puluhan rumah rusak diterjang angin kencang di Jember
Senin, 17 Januari 2022 - 06:01 WIB
Puluhan rumah dan tempat usaha di dua kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur rusak diterjang angi...
17 Januari 2013: Jakarta darurat banjir
Senin, 17 Januari 2022 - 06:00 WIB
Banjir Jakarta 2013 adalah bencana banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya pada pertengahan...
 Tanggul jebol, 460 rumah warga Clering Jepara terendam banjir
Minggu, 16 Januari 2022 - 19:03 WIB
Hujan lebat yang terjadi melanda wilayah kabupaten Jepara Jawa Tengah menyebabkan tanggul sungai Nga...
Gunung Merapi mengalami 161 kali gempa guguran
Minggu, 16 Januari 2022 - 17:24 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi ...
Ratusan rumah warga Kecamatan Donorojo-Jepara dilanda banjir
Minggu, 16 Januari 2022 - 14:07 WIB
Ratusan rumah warga Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dilanda banjir...
Telkomsel salurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor Jayapura
Sabtu, 15 Januari 2022 - 19:34 WIB
Telkomsel Maluku-Papua memberikan berbatuan kepada masyarakat korban banjir dan tanah longsor di Kot...
Warga terdampak banjir di Selaawi Garut kembali beraktivitas biasa
Sabtu, 15 Januari 2022 - 18:44 WIB
Warga yang daerahnya terdampak bencana banjir luapan Sungai Cikuya, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Gar...
Sebanyak 257 rumah rusak terkena dampak gempa bumi di Banten
Sabtu, 15 Januari 2022 - 16:36 WIB
Sebanyak 257 unit rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi dengan magnitudo 6.6 di Kabupaten Pand...
Kegiatan ekonomi warga pesisir Pandeglang pascagempa kembali normal
Sabtu, 15 Januari 2022 - 16:11 WIB
Kegiatan ekonomi masyarakat pesisir pantai Pandeglang, Provinsi Banten usai gempa berkekuatan 6,6 ya...
InfodariAnda (IdA)