Banjir setinggi 1,3 meter landa empat lokasi di Kabupaten Natuna
Elshinta
Kamis, 02 Desember 2021 - 23:23 WIB |
Banjir setinggi 1,3 meter landa empat lokasi di Kabupaten Natuna
Petugas Penanggulangan Bencana Natuna, Kepri, berupaya menangani banjir yang merendam wilayah setempat, Kamis (2/12). ANTARA/HO-Dinas Pemadam Kebakaran Natuna

Elshinta.com - Bencana alam banjir setinggi 1,3 meter melanda empat lokasi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Kamis (2/12) siang.

Keempat lokasi dimaksud, yakni di Jalan Sual, Jalan Sihotang, Jalan Air Lebai dan Jalan Air Lakon, Gang Pauh.

"Banjir terjadi sejak pukul 13.00 WIB sampai sekarang (malam hari)," kata Kepala Seksi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Natuna, Elkadar Lismana.

Elkadar menyebut banjir merendam belasan rumah warga, terutama yang berlokasi di pinggir jalan.


Sejumlah penghuni rumah yang terendam banjir, terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarga atau tetangga yang tidak terkena dampak banjir.

"Aliran air dari gunung Natuna mengalir sangat deras, ditambah kondisi gorong-gorong kecil, sehingga tidak bisa menampung debit air hujan," ujarnya.

Lanjutnya saat ini tim gabungan dari Bidang Penanggulangan Bencana Natuna dibantu TNI, Polri, dan masyarakat setempat masih berjibaku menangani banjir.

Sejauh ini tidak ada korban jiwa yang ditimbulkan akibat banjir tersebut, namun warga terdampak banjir diprediksi mengalami kerugian materi.

"Kita bantu warga menyelamatkan harta benda dan mengevakuasi mereka ke tempat yang lebih aman. Selain itu, juga berupaya mencegah agar banjir tak makin meluas," imbuhnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sukabumi dan sekitarnya diguncang gempa magnitudo 5,4
Senin, 17 Januari 2022 - 08:57 WIB
Kabupaten Sukabumi Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,4 pada...
Puluhan rumah rusak diterjang angin kencang di Jember
Senin, 17 Januari 2022 - 06:01 WIB
Puluhan rumah dan tempat usaha di dua kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur rusak diterjang angi...
17 Januari 2013: Jakarta darurat banjir
Senin, 17 Januari 2022 - 06:00 WIB
Banjir Jakarta 2013 adalah bencana banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya pada pertengahan...
 Tanggul jebol, 460 rumah warga Clering Jepara terendam banjir
Minggu, 16 Januari 2022 - 19:03 WIB
Hujan lebat yang terjadi melanda wilayah kabupaten Jepara Jawa Tengah menyebabkan tanggul sungai Nga...
Gunung Merapi mengalami 161 kali gempa guguran
Minggu, 16 Januari 2022 - 17:24 WIB
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi ...
Ratusan rumah warga Kecamatan Donorojo-Jepara dilanda banjir
Minggu, 16 Januari 2022 - 14:07 WIB
Ratusan rumah warga Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dilanda banjir...
Telkomsel salurkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor Jayapura
Sabtu, 15 Januari 2022 - 19:34 WIB
Telkomsel Maluku-Papua memberikan berbatuan kepada masyarakat korban banjir dan tanah longsor di Kot...
Warga terdampak banjir di Selaawi Garut kembali beraktivitas biasa
Sabtu, 15 Januari 2022 - 18:44 WIB
Warga yang daerahnya terdampak bencana banjir luapan Sungai Cikuya, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Gar...
Sebanyak 257 rumah rusak terkena dampak gempa bumi di Banten
Sabtu, 15 Januari 2022 - 16:36 WIB
Sebanyak 257 unit rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi dengan magnitudo 6.6 di Kabupaten Pand...
Kegiatan ekonomi warga pesisir Pandeglang pascagempa kembali normal
Sabtu, 15 Januari 2022 - 16:11 WIB
Kegiatan ekonomi masyarakat pesisir pantai Pandeglang, Provinsi Banten usai gempa berkekuatan 6,6 ya...
InfodariAnda (IdA)