Omicron dapat menimbulkan ancaman `signifikan` bagi ekonomi global

Elshinta
Jumat, 03 Desember 2021 - 08:45 WIB |
Omicron dapat menimbulkan ancaman `signifikan` bagi ekonomi global
Menteri Keuangan Janet Yellen berhenti sejenak saat memberikan kesaksian di depan sidang gabungan Komite Perbankan Senat tentang pengawasan Departemen Keuangan dan Federal Reserve di Capitol Hill di Washington, AS, 30 November 2021. ANTARA/REUTERS/Elizabeth Frantz

Elshinta.com - Varian Omicron dari COVID-19 dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global dengan memperburuk masalah rantai pasokan dan menekan permintaan, Menteri Keuangan (Menkeu) AS Janet Yellen mengatakan pada konferensi Reuters Next pada Kamis (2/12/2021).

Yellen mengutip banyak ketidakpastian tentang dampak dari varian yang sangat menular, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan, mengingat perlambatan ekonomi AS yang parah yang disebabkan oleh munculnya varian Delta dari COVID-19 awal tahun ini.

"Mudah-mudahan itu bukan sesuatu yang akan memperlambat pertumbuhan ekonomi secara signifikan," kata Yellen. Ia menambahkan, "Ada banyak ketidakpastian, tetapi itu bisa menyebabkan masalah yang signifikan. Kami masih mengevaluasi itu."

Yellen mengatakan jenis baru Virus Corona dapat memperburuk masalah rantai pasokan dan meningkatkan inflasi, tetapi juga dapat menekan permintaan dan menyebabkan pertumbuhan yang lebih lambat, yang akan mengurangi beberapa tekanan inflasi.

Penyebaran Omicron telah mengguncang pasar keuangan dan mendorong pemerintah-pemerintah di seluruh dunia untuk memperketat pembatasan perjalanan dan tempat kerja. Amerika Serikat melaporkan kasus pertama penularan komunitas dari varian baru pada Kamis (2/12/2021).

Yellen, mantan Kepala Federal Reserve (Fed), juga mengatakan kepada konferensi global virtual bahwa dia siap untuk menghentikan kata "sementara" untuk menggambarkan keadaan inflasi saat ini yang mengganggu pemulihan AS dari pandemi COVID-19, menggemakan pernyataan Ketua Fed Jerome Powell awal pekan ini.

"Saya siap untuk menghentikan kata sementara. Saya setuju bahwa itu bukan deskripsi yang tepat tentang apa yang sedang kita hadapi," kata Yellen.

Powell mengatakan kepada anggota parlemen minggu ini bahwa kata itu memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda, menimbulkan kebingungan, dan ini adalah saat yang tepat untuk menjelaskan dengan lebih jelas apa yang dimaksud.

Yellen bersikeras bahwa pengeluaran stimulus oleh pemerintahan Biden awal tahun ini bukanlah pendorong utama yang mendorong harga konsumen, yang mencapai tertinggi 31 tahun pada Oktober dan berjalan di lebih dari dua kali target inflasi fleksibel Fed sebesar 2,0 persen per tahun.

Dia menyalahkan lonjakan harga-harga terutama pada masalah rantai pasokan dan ketidaksesuaian antara penawaran dan permintaan.

Yellen mengatakan Rencana Penyelamatan Amerika senilai 1,9 triliun dolar AS yang disahkan oleh Kongres awal tahun ini telah membantu warga Amerika yang rentan melewati masa terburuk dari pandemi dan memicu ekonomi AS yang kuat.

Meskipun mungkin telah "agak" berkontribusi pada inflasi, dia mengatakan lonjakan itu sebagian besar disebabkan oleh pandemi dan pergeseran besar dalam konsumsi terhadap barang-barang dan menjauh dari jasa-jasa.

Dia mengatakan The Fed harus mengawasi kenaikan upah untuk menghindari jenis "spiral harga-upah" yang merusak dan bertahan lama seperti yang terlihat pada 1970-an.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Kemenkes jajaki kerja sama layanan jantung dengan Cleveland Clinic
Minggu, 25 September 2022 - 00:11 WIB

Kemenkes jajaki kerja sama layanan jantung dengan Cleveland Clinic

Elshinta.com, Kementerian Kesehatan RI menjajaki kerja sama dengan rumah sakit ternama Cleveland Cli...
Google & Apple diselidiki atas tuduhan anti persaingan di Meksiko
Minggu, 11 September 2022 - 16:45 WIB

Google & Apple diselidiki atas tuduhan anti persaingan di Meksiko

Elshinta.com, Apple dan Google diselidiki atas tuduhan praktik anti persaingan di Meksiko setelah ma...
AS umumkan tambahan bantuan Rp445,4 miliar untuk banjir Pakistan
Rabu, 31 Agustus 2022 - 22:41 WIB

AS umumkan tambahan bantuan Rp445,4 miliar untuk banjir Pakistan

Pemerintah AS mengumumkan tambahan 30 juta dolar (sekitar Rp445,4 miliar) untuk membantu Pakistan pu...
Blinken: AS bangga atas sejarah persahabatan dengan Indonesia
Rabu, 17 Agustus 2022 - 13:19 WIB

Blinken: AS bangga atas sejarah persahabatan dengan Indonesia

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken menyatakan kebanggaannya atas sejarah panjang per...
Indonesia dan AS mempererat kerja sama terkait perubahan iklim
Jumat, 05 Agustus 2022 - 13:07 WIB

Indonesia dan AS mempererat kerja sama terkait perubahan iklim

Indonesia dan Amerika Serikat mempererat kerja sama bilateral terkait perubahan iklim dengan Menteri...
Boeing akan buka pusat riset Jepang, perluas kemitraan keberlanjutan
Selasa, 02 Agustus 2022 - 09:23 WIB

Boeing akan buka pusat riset Jepang, perluas kemitraan keberlanjutan

Boeing mengumumkan pada Senin (1/8) bahwa mereka akan membuka pusat penelitian dan teknologi Boeing ...
Brazil minta WhatsApp tunda fitur baru sampai tahun depan
Sabtu, 30 Juli 2022 - 15:15 WIB

Brazil minta WhatsApp tunda fitur baru sampai tahun depan

Jaksa penuntut umum federal di Brazil meminta WhatsApp menunda peluncuran fitur baru sampai Januari ...
Xi telepon Biden bicarakan Taiwan, rivalitas China-AS
Jumat, 29 Juli 2022 - 13:36 WIB

Xi telepon Biden bicarakan Taiwan, rivalitas China-AS

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden melakukan percakapan via telepon pa...
Bank-bank besar AS naikkan suku bunga pinjaman setelah kenaikan Fed
Kamis, 28 Juli 2022 - 08:11 WIB

Bank-bank besar AS naikkan suku bunga pinjaman setelah kenaikan Fed

Bank-bank besar AS, JPMorgan Chase & Co, Citigroup dan Wells Fargo menaikkan suku bunga pinjaman uta...
AS buka penyelidikan keamanan untuk kendaraan Stellantis, GM, dan Ford
Rabu, 27 Juli 2022 - 11:58 WIB

AS buka penyelidikan keamanan untuk kendaraan Stellantis, GM, dan Ford

Badan keselamatan otomotif Amerika Serikat mengatakan bahwa pihaknya membuka lima penyelidikan terha...

InfodariAnda (IdA)