Kejaksaan NTT periksa 30 saksi kasus korupsi aset Pemkab Kupang
Elshinta
Jumat, 03 Desember 2021 - 13:50 WIB |
Kejaksaan NTT periksa 30 saksi kasus korupsi aset Pemkab Kupang
Pejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur telah melakukan penyitaan barang bukti berupa tanah dan bangunan dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset tanah Pemerintah Kabupaten Kupang. (ANTARA/ Benny Jahang)

Elshinta.com - Penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Tinggi Provinsi Nusa Tenggara Timur telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 orang saksi dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset Pemerintah Kabupaten Kupang yang merugikan negara Rp8 miliar.

"Ada 30 orang saksi yang telah dimintai keterangan oleh Kejaksaan Tinggi NTT. Pemeriksaan terhadap para saksi masih terus dilakukan saat ini," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim di Kupang, Jumat.

Dia menjelaskan 30 saksi itu terdiri dari mantan anggota DPRD Kabupaten Kupang, mantan pejabat Kabupaten Kupang serta sejumlah saksi yang mengetahui tentang adanya pengalihan status lahan dan bekas bangunan kantor Radio Pemerintah Daerah (RPD) Kabupaten Kupang kepada pihak ketiga.

Dia menjelaskan penyidik saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap mantan Bupati Kupang, Ibrahim Agustinus Meda sebagai saksi dalam kasus pengalihan aset pemerintah itu.

"Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Proses pemeriksaan masih berlangsung sejak pukul 09.00 wita," tegas Abdul Hakim

Menurut dia, mantan Bupati Kupang, Agustinus Meda diperiksa dalam status sebagai saksi.

Selain Ibrahim Agustinus Meda penyidik Kejaksaan NTT juga melakukan pemeriksaan terhadap istri dari mantan Bupati Kupang, Agustinus Meda sebagai saksi.

"Hari ini ada lima saksi yang diperiksa penyidik dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Kita belum tahu persis dalam beberapa jam ke depan bisa saja ada keputusan lain tergantung penyidik," tegas Abdul Hakim.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi: Suami bunuh istri karena korban ingin `menikah` lagi
Jumat, 21 Januari 2022 - 16:56 WIB
Polres Metro Jakarta Timur menyebutkan motif pembunuhan oleh suami, W (41) di kontrakannya Jalan Po...
DPO kasus dugaan korupsi DD-ADD di SBT tertangkap di Jakarta
Jumat, 21 Januari 2022 - 16:36 WIB
Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI bekerja sama dengan tim Kejati Maluku menangkap Nizar Alkatiri (39)...
Polisi terima pengaduan Majelis Adat Sunda soal Arteria Dahlan
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:26 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Barat menyebut telah menerima pengaduan dari Masyarakat Adat Sunda soal ucapa...
Polisi sebut korban meninggal kecelakaan maut Balikpapan empat orang
Jumat, 21 Januari 2022 - 13:59 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyampaikan data terkini sementara korban menin...
KPK panggil enam saksi terkait kasus korupsi di Penajam Paser Utara
Jumat, 21 Januari 2022 - 13:04 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, memanggil enam saksi dalam penyidikan kasus dugaan korups...
MA berhentikan hakim dan panitera PN Surabaya terjaring OTT KPK
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:58 WIB
Mahkamah Agung (MA) memberhentikan sementara hakim berinisial IT dan panitera pengganti H yang bertu...
Hakim Itong yang ditetapkan tersangka miliki harta Rp2,17 miliar
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:11 WIB
Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat (IIH) yang telah ditetapkan sebagai ters...
KPK tahan hakim PN Surabaya Itong terkait kasus suap
Jumat, 21 Januari 2022 - 08:59 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hiday...
Penendang sesajen di lokasi APG Semeru tiba di Polres Lumajang
Jumat, 21 Januari 2022 - 08:47 WIB
Pelaku penendang dan pembuangan sesajen berinisial HF di lokasi awan panas guguran (APG) Gunung Seme...
Polda Riau tangkap 11 penyeludup 80 kg sabu-sabu dari Malaysia
Jumat, 21 Januari 2022 - 08:23 WIB
Aparat Polda Riau meringkus 11 tersangka penyelundup sabu-sabu sebanyak 80 kilogram di sejumlah loka...
InfodariAnda (IdA)