Bripka MN penembak rekan sejawatnya hingga tewas masih terima gaji
Elshinta
Jumat, 03 Desember 2021 - 19:47 WIB |
Bripka MN penembak rekan sejawatnya hingga tewas masih terima gaji
Kepala Bidang Hukum Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Abdul Azas Siagian. ANTARA/Dhimas BP

Elshinta.com - Brigadir Polisi Kepala MN, penembak rekan sejawatnya hingga tewas di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, masih menerima gaji pokok sebagai polisi. 

"Gaji yang dia terima sekarang hanya 75 persen dari pokok," kata Kepala Bidang Hukum Polda NTB, Komisaris Besar Polisi Abdul Azas Siagian, di Mataram, Jumat.

Pemotongan gaji MN, kata dia, sesuai yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17/2019 tentang perubahan kedua belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 29/2001 tentang Peraturan Gaji Anggota Polri.

Dalam aturan itu disebutkan dalam salah satu poin perihal pemberhentian penghasilan personel Kepolisian Indonesia.

Untuk MN yang kini berkasus dan telah menjalani Sidang Komite Kode Etik Polri (KKEP) dengan rekomendasi pemberhentian tidak dengan hormat, kata dia, masuk dalam status diberhentikan sementara.

"Nantinya kalau rekomendasi PTDH-nya sudah ditandatangani atasan yang berhak menghukum (kepala Polda NTB), gajinya otomatis akan dihentikan," ujarnya.

Untuk saat ini dikatakan bahwa putusan sidang banding KKE Polda NTB milik MN yang menolak materi bandingnya dan menguatkan putusan KKE Polres Lombok Timur itu masih di tangan Bidang Propam Polda NTB.

Prosesnya kini menunggu pelimpahan ke Biro SDM Polda NTB untuk pengakhiran dinasnya sebagai polisi.

"Jadi kalau berkas pengakhiran dinas sudah selesai di Biro SDM, selanjutnya diserahkan ke atasan yang berhak menghukum. Kalau sudah ditandatangani atasan yang berhak menghukum berarti resmi pengakhiran dinasnya. Tidak lagi menerima gaji," ucap dia.

Insiden penembakan oleh MN kepada korban berinisial Brigadir Polisi Satu HT terjadi Senin (25/10), di salah satu rumah yang beralamatkan di BTN Griya Pesona Madani, Kabupaten Lombok Timur.

Berdasarkan hasil olah TKP, HT diduga tewas pada pukul 11.20 WITA, sekitar empat jam setelah salah seorang saksi menemukan jenazahnya tergeletak dengan bersimbah darah.

Aksi penembakan terhadap anggota Humas Polres Lombok Timur ini pun terungkap dari pengakuan pelaku. Terkait motif dari kasus pembunuhan ini diduga karena persoalan asmara. MN cemburu kepada HT yang diduga memiliki hubungan gelap dengan istrinya.

Dari kasus ini, polisi menetapkan MN sebagai tersangka dan telah ditahan di Rumah Tahanan Polda NTB. Sebagai tersangka, MN disangkakan pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana Juncto Pasal 338 tentang Pembunuhan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejatisu tangkap terpidana korupsi Pasar Tozai Pematangsiantar
Jumat, 28 Januari 2022 - 16:23 WIB
Tim Intel Kejati Sumatra Utara berhasil menangkap Jhonson Tambunan terpidana dalam perkara korupsi p...
Simpan ratusan butir ekstasi, Monica jalani sidang perdana 
Jumat, 28 Januari 2022 - 15:14 WIB
Sidang perdana kepemilikan ratusan butir pil ekstasi, ribuan pil happy five, ganja kering dan bahan ...
Polisi: Edy Mulyadi bersedia hadiri pemeriksaan saksi
Jumat, 28 Januari 2022 - 11:43 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan saksi YouTuber Edy ...
Kejagung minta keterangan Kominfo dugaan korupsi satelit Kemhan
Jumat, 28 Januari 2022 - 11:32 WIB
Kejaksaan Agung menjadwalkan ulang pemeriksaan saksi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Ko...
Polisi tangkap kurir narkoba sembunyikan sabu-sabu dalam nasi
Jumat, 28 Januari 2022 - 10:11 WIB
Aparat kepolisian menangkap seorang kurir narkoba berinisial I (32) yang menyembunyikan sabu-sabu di...
Terdakwa akui korupsi hasil penjualan air tangki PDAM Klungkung Bali
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:53 WIB
Jaksa Penuntut Umum Cabang Kejaksaan Negeri Klungkung di Nusa Penida Putu Gd Darmawan Hadi mengataka...
Polisi: WNA Yordania pukul petugas bandara di Bali berakhir damai
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:35 WIB
Kasus warga negara asing asal Yordania bernama Mohanad DM Naji yang memukul dua petugas bandara dan...
Polisi: Edy Mulyadi bersedia hadiri pemeriksaan saksi
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:29 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan saksi YouTuber Edy ...
Kejagung panggil dua purnawirawan terkait kasus Satelit Kemhan
Jumat, 28 Januari 2022 - 07:47 WIB
Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memanggil dua purnawirawa...
Perjanjian ekstradisi permudah JAMPidsus buru 247 buronan
Jumat, 28 Januari 2022 - 07:11 WIB
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan perja...
InfodariAnda (IdA)