Polisi tangkap pengedar narkoba bersenjata api rakitan di Muara Enim
Elshinta
Minggu, 05 Desember 2021 - 09:31 WIB |
Polisi tangkap pengedar narkoba bersenjata api rakitan di Muara Enim
Kepala Subdit III Jatanras Polda Sumsel Komisaris Polisi CS Panjaitan dalam ungkap kasus kepemilikan senjata api oleh seseorang warga Kabupaten Muara Enim, di Mapolda Sumsel, Sabtu (4/12/2021) (ANTARA/HO/Polda Sumsel/21)

Elshinta.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Selatan  menangkap tersangka terduga pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang bersenjata api rakitan jenis revolver.

Tersangka Az (42) warga Dusun III, Desa Tebat Agung, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim ditangkap personel Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel di rumahnya tanpa perlawanan.

Kepala Subdit III Jatanras Polda Sumsel Komisaris Polisi CS Panjaitan di Palembang, Sabtu (4/12) mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari informasi yang mereka dapatkan terkait adanya kepemilikan senjata api oleh seorang warga di sana.

Personelnya terus melakukan pengembangan terhadap informasi kepemilikan senjata api itu yang memang menjadi target kepolisian berkaitan dengan operasi cipta kondisi.

Hingga akhirnya tersangka berhasil ditangkap beserta barang bukti sepucuk senjata api rakitan jenis revolver warna hitam dengan gagang berwarna perak.

“Ternyata benar senpi (senjata api) rakitan tersebut ada, saat itu disimpan tersangka di rumahnya,” kata dia.

Menurut dia, setelah diinterogasi ternyata senjata api tersebut merupakan barang jaminan dari seseorang.

Menurut pengakuan dari tersangka, lanjutnya, seseorang tersebut merupakan pelanggannya yang tak mampu membayar sabu-sabu dalam jatuh tempo yang mereka sepakati senilai Rp1,5 juta sekitar tiga bulan yang lalu.

“Karena tidak kunjung membayar lantas tersangka menerima senpi tersebut sebagai jaminan. Senpi itu kami amankan sebagai barang bukti. dan kami akan dalami terkait peredaran narkoba itu," ujarnya.

Atas perbuatan tersangka tersebut sementara ini dikenakan Pasal 1 ayat (1) Undang-undang (UU) Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kejatisu tangkap terpidana korupsi Pasar Tozai Pematangsiantar
Jumat, 28 Januari 2022 - 16:23 WIB
Tim Intel Kejati Sumatra Utara berhasil menangkap Jhonson Tambunan terpidana dalam perkara korupsi p...
Simpan ratusan butir ekstasi, Monica jalani sidang perdana 
Jumat, 28 Januari 2022 - 15:14 WIB
Sidang perdana kepemilikan ratusan butir pil ekstasi, ribuan pil happy five, ganja kering dan bahan ...
Polisi: Edy Mulyadi bersedia hadiri pemeriksaan saksi
Jumat, 28 Januari 2022 - 11:43 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan saksi YouTuber Edy ...
Kejagung minta keterangan Kominfo dugaan korupsi satelit Kemhan
Jumat, 28 Januari 2022 - 11:32 WIB
Kejaksaan Agung menjadwalkan ulang pemeriksaan saksi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Ko...
Polisi tangkap kurir narkoba sembunyikan sabu-sabu dalam nasi
Jumat, 28 Januari 2022 - 10:11 WIB
Aparat kepolisian menangkap seorang kurir narkoba berinisial I (32) yang menyembunyikan sabu-sabu di...
Terdakwa akui korupsi hasil penjualan air tangki PDAM Klungkung Bali
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:53 WIB
Jaksa Penuntut Umum Cabang Kejaksaan Negeri Klungkung di Nusa Penida Putu Gd Darmawan Hadi mengataka...
Polisi: WNA Yordania pukul petugas bandara di Bali berakhir damai
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:35 WIB
Kasus warga negara asing asal Yordania bernama Mohanad DM Naji yang memukul dua petugas bandara dan...
Polisi: Edy Mulyadi bersedia hadiri pemeriksaan saksi
Jumat, 28 Januari 2022 - 09:29 WIB
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan saksi YouTuber Edy ...
Kejagung panggil dua purnawirawan terkait kasus Satelit Kemhan
Jumat, 28 Januari 2022 - 07:47 WIB
Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung memanggil dua purnawirawa...
Perjanjian ekstradisi permudah JAMPidsus buru 247 buronan
Jumat, 28 Januari 2022 - 07:11 WIB
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan perja...
InfodariAnda (IdA)