Hamilton redam Verstappen di tengah kacaunya GP Arab Saudi
Elshinta
Senin, 06 Desember 2021 - 07:31 WIB |
Hamilton redam Verstappen di tengah kacaunya GP Arab Saudi
Pebalap tim Red Bull Max Verstappen dan pebalap tim Mercedes Lewis Hamilton terlibat senggolan di Grand Prix Arab Saudi, Sirkuit Corniche, Jeddah. (5/12/2021) (ANTARA/REUTERS/AHMED YOSRI)

Elshinta.com - Lewis Hamilton meredam perlawanan sengit Max Verstappen di Grand Prix Arab Saudi yang sarat drama pada Minggu demi menutup defisit delapan poin dari rival utamanya itu dalam perebutan gelar juara dunia F1 musim ini.

Hamilton meraih kemenangan ketiganya secara beruntun musim ini setelah di Brazil dan Qatar ketika performa Verstappen memudar di lap-lap terakhir balapan penultima musim itu.

Balap F1 perdana di Arab Saudi itu juga sarat drama setelah harus itu harus start ulang dua kali menyusul sejumlah insiden kecelakaan.

Bendera merah pertama dikibarkan di lap ke-10 setelah Mick Schumacher mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak pagar pembatas tikungan 23.

Bendera merah kedua dikibarkan menyusul insiden tabrakan beruntun sejumlah pebalap setelah restart pertama, Charles Leclerc menyenggol ban belakang mobil Sergio Perez sehingga Nikita Mazepin dan George Russell terkena imbasnya karena berupaya melakukan manuver menghindar.

Sedikitnya tiga kali periode virtual safety car juga diberlakukan karena sejumlah pebalap mengalami tabrakan yang menyebabkan trek dikotori oleh serpihan mobil mereka.

Verstappen yang mendapat jumlah suara terbanyak dari fan sebagai pebalap terbaik di balapan kali ini, memimpin sebagian besar lomba sepanjang 50 lap itu berkat mencuri posisi setelah restart.

Hamilton yang menjaga jaraknya tak lebih dari dua detik dari sang pebalap Red Bull, memiliki peluang menyalip rival utamanya itu di lap ke-36 sebelum keduanya bersinggungan di tikungan pertama dan Verstappen mempertahankan posisinya.

Karena melakukan manuver ilegal, Verstappen diperintahkan untuk menyerahkan posisinya ke Hamilton. Namun karena komunikasi dari race director belum sampai ke kubu tim Mercedes, Hamilton, yang tidak mendapat peringatan, menabrak mobil Red Bull yang melaju lambat di depannya sehingga membuat bos tim Toto Wolff marah.

Setelah komunikasi dengan race director diperjelas di sisa sepuluh lap terakhir, Verstappen memberi jalan Hamilton ke depan, namun dengan segera menyalip kembali sang pebalap Inggris demi kembali ke depan.

Hamilton yang melaju dengan endplate sayap depan yang rusak secara mengejutkan mampu melaju lebih kencang dan menyalip sang pebalap Red Bull dengan enam lap tersisa di saat Verstappen kehilangan performa bannya dan diganjar penalti lima detik karena kedapatan memotong tikungan 1 untuk menguntungkan posisinya.

Sang pebalap Inggris pun tak terkejar menuju finis dan 25 poin plus satu poin dari lap tercepat dibawa pulang Hamilton demi menyamai poin Verstappen yaitu 369,5 menuju balapan penutup musim di Abu Dhabi pekan depan.

"Ini sangat berat. Saya mencoba sebisa mungkin bijaksana, dengan semua pengalaman balap saya selama bertahun-tahun, berusaha menjaga mobil tetap di trek dan melaju dengan bersih," kata Hamilton.

"Saya tidak mengerti kenapa dia (Verstappen) menginjak rem dengan keras, dan saya menabrak dia dari belakang, dan kemudian dia pergi begitu saja, jadi ini sedikit membingungkan."

Valtteri Bottas mencuri podium setelah memanfaatkan DRS dengan menyalip Ocon menuju finis guna memperiuh selebrasi tim Mercedes hari itu.

Verstappen tampak kesal dan memilih untuk tidak melakukan perayaan di podium setelah menerima piala runner-up.

"Banyak hal yang terjadi yang saya tidak sepakati, tapi saya mengerahkan segalanya. Ini akan ditentukan (di Abu Dhabi) jadi semoga semua mendapati akhir pekan yang baik," kata Verstappen.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Terus dikebut, vaksinasi booster Kabupaten Rembang capai 5.414 suntikan
Kamis, 27 Januari 2022 - 16:24 WIB
Pemerintah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah terus mengebut vaksinasi booster dengan sasaran lansia dan...
Komnas HAM apresiasi Kapolda Sumut bantu penyelidikan soal kerangkeng Bupati Langkat
Kamis, 27 Januari 2022 - 15:36 WIB
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam memberikan apresiasi kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra...
 Buntut laporan dugaan pemerkosaan di Boyolali: Diduga suka sama suka
Kamis, 27 Januari 2022 - 14:56 WIB
Dugaan kasus pemerkosaan yang dilaporkan R (28),  perempuan asal Simo,  Boyolali terus bergulir. D...
Kantor Kemensos `lockdown` untuk antisipasi penyebaran Omicron
Kamis, 27 Januari 2022 - 14:27 WIB
Kantor pusat Kementerian Sosial (Kemensos) Jakarta dilakukan penguncian wilayah atau `lockdown` untu...
Medan Amplas jadi lokasi Bulan Bakti Praja Wibawa kedua Pemko Medan
Kamis, 27 Januari 2022 - 13:45 WIB
Setelah Kecamatan Medan Belawan, Bulan Bakti Praja Wibawa  yang bertema, “Sapa Masyarakat, Ramah,...
JQHNU dukung `Programis` Kota Magelang
Kamis, 27 Januari 2022 - 13:06 WIB
Ketua Umum Pengurus Wilayah Jam`iyyatul Qurra` Walhuffadz Nahdatul Ulama (JQHNU) Jawa Tengah Ali Im...
Kementerian PUPR siapkan teknologi transaksi tol nirsentuh MLFF
Kamis, 27 Januari 2022 - 12:59 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR menyiapkan teknologi transaksi pembayaran ...
IHSG diperkirakan lanjut menguat di tengah koreksi bursa saham Asia
Kamis, 27 Januari 2022 - 12:47 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis diperkirakan lanjut menguat...
Ratusan warga datangi kerangkeng di rumah Bupati Langkat
Kamis, 27 Januari 2022 - 12:35 WIB
Ratusan warga mendatangi kerangkeng di belakang rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana...
COVID-19 varian Omicron terdeteksi di Sumbar
Kamis, 27 Januari 2022 - 11:47 WIB
Virus corona varian Omicron terdeteksi telah masuk ke Sumatera Barat (Sumbar) setelah Laboratorium P...
InfodariAnda (IdA)
Elshinta
CRI