Komjak bakal periksa jaksa kasus korban penganiayaan di Tangerang jadi terdakwa
Elshinta
Senin, 06 Desember 2021 - 21:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Komjak bakal periksa jaksa kasus korban penganiayaan di Tangerang jadi terdakwa
Sumber foto: https://bit.ly/3EB1Wr2/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak mengatakan pihaknya bakal memanggil jaksa yang menangani kasus dugaan pengeroyokan atau penganiyaan yang menjerat warga Tangerang, berinisial WW. Diketahui WW yang merupakan korban penganiayaan justru menjadi terdakwa dalam kasus ini. 

"Langkah pertama kami akan minta penjelasan dulu tentang penanganan kasus ini sejak awal, bagaimana penerapan teknis SOP pedoman yang dilakukan," kata Barita kepada wartawan, Senin (6/12). 

Barita memastikan pihaknya akan mendalami penanganan perkara terhadap korban penganiayaan yang justru ditetapkan tersangka hingga menjadi terdakwa. Ia pun meminta korban untuk melaporkan kasus ini ke Komjak. 

"Kalau ada pelanggaran sesuai tugas komisi tentu kami akan keluarkan rekomendasi. Jadi kita teliti dulu penanganan kasus ini," ujarnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Asep Rosidin.

Sementara, Jamwas Kejaksaan Agung Amir Yanto bakal mengevaluasi kasus dugaan pengeroyokan atau penganiyaan yang menjerat warga Tangerang, WW. WW yang merupakan korban menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.  

Menurut Amir, dievaluasi dilakukan jika hasil eksaminasi dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) ada kesalahan, ditindaklanjuti Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).  

Namun, Amir belum bisa memastikan apakah sudah ada pemeriksaan terhadap jaksa yang menangani kasus tersebut. Dia mempersilakan mengorek informasi langsung ke Jampidum.

Kasus ini berawal saat seorang warga Tangerang, WW, mengalami pengeroyokan di Boulevard Gading, Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, sekitar pukul 15.00 WIB pada 22 Oktober 2020. Pelaku adalah pasangan suami istri, L dan AO.

Pemuda itu dilempar pakai gembok dan mengenai badan serta mencakar tangannya. Akibatnya, WW mengalami memar dan luka di tangan kiri, leher, dada, dan pipi kiri. Bahkan, WW sempat mengalami gangguan pendengaran.
 
Selang dua hari setelah kejadian, WW melaporkan L dan AO ke Polsek Kelapa Dua di Wilayah Kabupaten Tangerang atas perbuatan bersama-sama melakukan kekerasan di muka umum terhadap orang atau barang. Laporan itu teregistrasi dengan nomor LP/505/K/X/RES.1.6/2020 Sek.Klp Dua.

Kemudian, L dan AO melaporkan balik WW atas dugaan tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan ke Polres Tangerang Selatan pada 3 Desember 2020. Laporan itu teregister dengan nomor :LP/1283/K/XII/2020/SPKT Res.Tangsel.

Laporan L dan AO berjalan mulus hingga membuat WW menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang. WW dipersangkakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman maksimal 2 tahun 8 bulan, atau Pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun 6 bulan. WW juga diminta ganti rugi Rp20 miliar.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPRD Bangka tolak dua raperda pengajuan eksekutif
Senin, 17 Januari 2022 - 17:46 WIB
Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menolak ...
Polres Asahan gerebek judi tembak ikan
Senin, 17 Januari 2022 - 08:27 WIB
Personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggerebek lokasi perjudian jenis tembak ikan di D...
Polisi sisir pelanggar prokes COVID-19 di objek wisata Sukabumi
Senin, 17 Januari 2022 - 08:15 WIB
Personel Satuan Samapta Polres Sukabumi Kota melakukan patroli dengan cara menyisir warga maupun wis...
Puluhan napi narkotika Lapas Semarang dipindah ke Nusakambangan
Minggu, 16 Januari 2022 - 23:19 WIB
Sebanyak 41 narapidana kasus penyalahgunaan narkotika dari Lapas Kelas 1 Semarang dipindah ke Lapas...
Berkas tersangka kasus penipuan beras senilai Rp5 miliar diserahkan ke Kejari Aceh Utara
Minggu, 16 Januari 2022 - 19:35 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara telah menerima berkas tersangka bersama barang bukti tindak pid...
Selebgram Palembang ditetapkan sebagai tersangka investasi bodong
Minggu, 16 Januari 2022 - 01:01 WIB
Aparat Kepolisian Sektor Ilir Barat 1 Palembang menetapkan seorang selebgram di kota ini sebagai ter...
Alat pemantau Gunung Api Sumbing hilang
Minggu, 16 Januari 2022 - 00:01 WIB
Bagian alat pemantau Gunung Api Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, hilang diduga dicuri o...
Polda ungkap prostitusi berkedok salon di Padang
Sabtu, 15 Januari 2022 - 23:15 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengungkap praktik prostitusi berkedok salon di Kota Padang...
Polres Magelang tahan `pegawai dinsos` pelaku penipuan
Sabtu, 15 Januari 2022 - 22:15 WIB
Kepolisian Resor Magelang menahan warga Desa Bumirejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berinisial A...
Pertama di 2022, Kejari Aceh Utara gelar restoratif justice kasus pencemaran nama baik
Sabtu, 15 Januari 2022 - 19:56 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Diah Ayu H. L. Iswara Akbari bersama dengan Kepala Seksi Pidana U...
InfodariAnda (IdA)