Kasus korupsi Asabri, Pengacara: Tuntutan hukuman mati Heru Hidayat berlebihan
Elshinta
Selasa, 07 Desember 2021 - 12:13 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kasus korupsi Asabri, Pengacara: Tuntutan hukuman mati Heru Hidayat berlebihan
Sumber foto: Supriyarto Rudatin/elshinta.com.

Elshinta.com - Presiden Direktur PT Trada Alam Minera Heru Hidayat melalui  penasehat hukumnya Kresna Hutauruk menilai tuntutan hukuman mati terlalu berlebihan dan menyimpang terkait perkara dugaan korupsi senilai Rp 22,7 triliun dan dugaan pencucian uang.

Menurut Kresna ancaman hukuman mati termaktub dalam pasal 2 ayat 2 undang undang Tipikor, sedangkan jaksa mengenakan pasal 2 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal sumur hidup 

"Tuntutannya sangat fantastis, tuntutan mati, menurut kami itu tuntutan yang sangat berlebihan dan menyimpang."ujar kresna kepada media, usai sidang Senen malam (6/12).

Menurut Kresna jaksa dalam tuntutannya mengenakan pasal 2 ayat 1, UU Tipikor dan Undang Undang pencucian uang. Dia mempertanyakan dimana ancaman hukuman matinya.

"Jaksa menuntut bapak Heru Hidayat bersalah menurut pasal 2 ayat 1, kok tiba tiba tuntutan mati? dimana ayat 2 nya? Itu yang kami nilai menyimpang," katanya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin, Selasa (7/12).

Selain itu, tuntutan terkait uang pengganti senilai Rp12,7 triliun juga tidak beralasan. "Dalam pembelaan kami akan menyampaikan sepanjang perjalanan sidang tidak ada aliran 12 triliun baik ke pak Heru maupun ke orang orang yang dikatakannya sebagai afiliasinya." pungkas Kresna.

Diberitakan, dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi senilai Rp 22,7 triliun terkait Pengelolaan dana Asabri 2012 hingga 2017,  7 terdakwa menghadapi tuntutan jaksa. 

Selain menuntut hukuman mati bagi Heru Hidayat, Jaksa Penuntut Umum pada kejaksaan agung juga menuntut hukuman 10 tahun kepada mantan Dirut Asabri Letjen TNI purn Sony Widjaya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DPRD Bangka tolak dua raperda pengajuan eksekutif
Senin, 17 Januari 2022 - 17:46 WIB
Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menolak ...
Polres Asahan gerebek judi tembak ikan
Senin, 17 Januari 2022 - 08:27 WIB
Personel Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan menggerebek lokasi perjudian jenis tembak ikan di D...
Polisi sisir pelanggar prokes COVID-19 di objek wisata Sukabumi
Senin, 17 Januari 2022 - 08:15 WIB
Personel Satuan Samapta Polres Sukabumi Kota melakukan patroli dengan cara menyisir warga maupun wis...
Puluhan napi narkotika Lapas Semarang dipindah ke Nusakambangan
Minggu, 16 Januari 2022 - 23:19 WIB
Sebanyak 41 narapidana kasus penyalahgunaan narkotika dari Lapas Kelas 1 Semarang dipindah ke Lapas...
Berkas tersangka kasus penipuan beras senilai Rp5 miliar diserahkan ke Kejari Aceh Utara
Minggu, 16 Januari 2022 - 19:35 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara telah menerima berkas tersangka bersama barang bukti tindak pid...
Selebgram Palembang ditetapkan sebagai tersangka investasi bodong
Minggu, 16 Januari 2022 - 01:01 WIB
Aparat Kepolisian Sektor Ilir Barat 1 Palembang menetapkan seorang selebgram di kota ini sebagai ter...
Alat pemantau Gunung Api Sumbing hilang
Minggu, 16 Januari 2022 - 00:01 WIB
Bagian alat pemantau Gunung Api Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, hilang diduga dicuri o...
Polda ungkap prostitusi berkedok salon di Padang
Sabtu, 15 Januari 2022 - 23:15 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat mengungkap praktik prostitusi berkedok salon di Kota Padang...
Polres Magelang tahan `pegawai dinsos` pelaku penipuan
Sabtu, 15 Januari 2022 - 22:15 WIB
Kepolisian Resor Magelang menahan warga Desa Bumirejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, berinisial A...
Pertama di 2022, Kejari Aceh Utara gelar restoratif justice kasus pencemaran nama baik
Sabtu, 15 Januari 2022 - 19:56 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Utara Diah Ayu H. L. Iswara Akbari bersama dengan Kepala Seksi Pidana U...
InfodariAnda (IdA)