Peduli korban bencana Semeru, Pemkab Boyolali kirim 9 ton beras dan mobil tangki air bersih
Bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa timur menyita perhatian sejumlah pihak dari berbagai daerah untuk mengirim bantuan bagi para korban. Salah satunya Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Elshinta.com - Bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa timur menyita perhatian sejumlah pihak dari berbagai daerah untuk mengirim bantuan bagi para korban. Salah satunya Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Selasa (7/12), Pemerintah Kabupaten Boyolali mengirimkan bantuan sejumlah logistik untuk membantu korban erupsi Semeru. Bantuan tersebut di antaranya berupa 9 ton beras, perlengkapan bayi, kasur, masker, mie instan, alat mandi dan perlengkapan lainnya.
Bantuan dikirim menggunakan tiga armada truk dan diberangkatkan dari halaman Kantor BPBD setempat. Bantuan tersebut merupakan donatur dari berbagai pihak di Boyolali. Termasuk perusahaan BUMD dan BPBD sendiri. Demikian di sampaikan Kepala Pelaksana Harian BPBD Boyolali, Widodo Munir seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Rabu (8/12).
Selain 9 ton beras, kata Widodo, bantuan berujud masker non medis 103.845 lembar, 50 matras, 1 440 pampers bayi dan 40 paket alat mandi.
Widodo Munir mengatakan, diharapkan bantuan tersebut dapat mengurangi beban penderitaan para korban Semeru. Karena warga Boyolali juga pernah menjadi korban erupsi Gunung Merapi pada 2010 lalu.
Selain bantuan logistik, Pemerintah Boyolali juga mengirim satu armada tangki air bersih, beserta sopirnya, untuk membantu pemulihan di wilayah terdampak. "Dan akan bertugas kemanusiaan selama satu Minggu. Relawan yang di kirim ke sana, telah dibekali pelatihan ,dan sudah tahu apa yang akan dilakukan di sana," tandasnya.