Pelopor Kampung Youtuber Bondowoso diundang sekolah dan kampus

Elshinta
Minggu, 12 Desember 2021 - 06:01 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Pelopor Kampung Youtuber Bondowoso diundang sekolah dan kampus
Imam Januar bersama anak didiknya yang belajar mengisi konten Youtube di Bondowoso. (ANTARA/Masuki M. Astro)

Elshinta.com - Pelopor Kampung Youtuber di Kabupaten Bondowoso Imam Januar mulai diundang sekolah dan kampus untuk berbagi ilmu mengenai cara membuat konten video di Youtube.

"Pertama, saya diundang SMK di Bondowoso, kemudian setelah itu diundang ke kampus Politeknik Negeri Jember (Polije)," kata Imam ketika ditemui di Bondowoso, Jawa Timur, Sabtu.

Ia menjelaskan pimpinan SMK di Bondowoso dan Polije mengetahui kiprah dirinya dalam menggerakkan pemuda Desa Tapen dan sekitarnya untuk menekuni pekerjaan sebagai kreator konten Youtube setelah pemuda lulusan SMA itu ramai diberitakan sejumlah media.

"Kalau yang di SMK itu pesertanya siswa semua, tapi yang di Polije, selain mahasiswa juga ada sejumlah dosen yang menjadi peserta. Saya yang hanya lulusan S3 (SD, SMP dan SMA) disuruh ngajar dosen-dosen," katanya, sambil tertawa.

Polije sebagai kampus yang mengajarkan ilmu terapan, yang salah satu jurusannya adalah teknik informatika, menginginkan para mahasiswanya lebih maksimal menerapkan ilmunya setelah lulus kuliah.

"Salah satu dosen yang hadir saat mengundang saya mengatakan bahwa sangat sedikit mahasiswa yang setelah lulus bisa memanfaatkan ilmunya dalam kehidupan. Buktinya masih banyak lulusan perguruan tinggi yang kesulitan memperoleh pekerjaan. Mereka kemudian merasa perlu belajar mengenai kreator konten untuk Youtube," kata mantan karyawan toko pakaian ini.

Sementara untuk para dosen, kata Imam, Polije berencana membuka jurusan kreator konten dan pada tahap awal para dosen itu sudah memiliki pengalaman membuat konten youtube dengan isi mengenai materi kuliah yang mereka ajarkan kepada mahasiswa.

"Jadi untuk para dosen ini, ibaratnya menyelam sambil minum air. Mereka bisa memperluas penyebaran ilmunya sehingga bisa diakses lebih banyak kalangan, tapi juga bisa dapat uang dengan mengisi konten Youtube itu," katanya.

Imam mengaku senang dengan semakin banyaknya kalangan yang ingin belajar bagaimana membuat konten untuk Youtube ini.

"Menurut saya, mengisi konten Youtube ini merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan Dengan semakin banyak yang belajar ini, saya tidak pernah merasa menjadi saingan bagi saya. Saya yakin bahwa Tuhan itu sudah mengatur rezeki setiap orang. Saya juga senang kalau ilmu saya semakin menebarkan semangat," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ribuan pelajar di Sumsel dilatih bantuan hidup dasar kondisi darurat
Minggu, 05 Februari 2023 - 22:31 WIB

Ribuan pelajar di Sumsel dilatih bantuan hidup dasar kondisi darurat

Elshinta.com, Sebanyak 3.050 orang pelajar Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) se-Sumatera ...
Aktivitas wisata di Malioboro Yogyakarta semakin pulih
Minggu, 05 Februari 2023 - 22:01 WIB

Aktivitas wisata di Malioboro Yogyakarta semakin pulih

Elshinta.com, Unit Pelaksana Teknis Kawasan Cagar Budaya Yogyakarta mengatakan aktivitas wisata di k...
BMKG imbau waspada hujan petir dan angin kencang di Bali sampai 7 Februari
Minggu, 05 Februari 2023 - 20:15 WIB

BMKG imbau waspada hujan petir dan angin kencang di Bali sampai 7 Februari

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewasp...
Gunung Semeru erupsi disertai awan panas guguran sejauh 6 km
Minggu, 05 Februari 2023 - 19:45 WIB

Gunung Semeru erupsi disertai awan panas guguran sejauh 6 km

Elshinta.com, Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kemb...
Kemenhub optimalkan pelayanan transportasi hingga ke pelosok daerah
Minggu, 05 Februari 2023 - 18:17 WIB

Kemenhub optimalkan pelayanan transportasi hingga ke pelosok daerah

Elshinta.com, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengoptimalkan pelayanan transportasi baik di darat...
Polisi gelar vaksinasi penguat kedua di Bandara Soekarno-Hatta
Minggu, 05 Februari 2023 - 17:10 WIB

Polisi gelar vaksinasi penguat kedua di Bandara Soekarno-Hatta

Elshinta.com, Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta Tangerang menggelar vaksinasi penguat kedua at...
HPN dan jurnalisme berkualitas
Minggu, 05 Februari 2023 - 16:22 WIB

HPN dan jurnalisme berkualitas

Elshinta.com, Survei dari Nielsen Media pada tahun 2020 mencatat penyimak media online sudah menga...
BMKG imbau waspadai gelombang sangat tinggi di laut selatan Jabar-DIY
Minggu, 05 Februari 2023 - 07:01 WIB

BMKG imbau waspadai gelombang sangat tinggi di laut selatan Jabar-DIY

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau seluruh pengguna jasa ke...
5 Februari 1933: Mengenang peristiwa Kapal Tujuh Provinsi
Minggu, 05 Februari 2023 - 06:50 WIB

5 Februari 1933: Mengenang peristiwa Kapal Tujuh Provinsi

Sejarah peristiwa Kapal Tujuh Provinsi terjadi tanggal 5 Februari 1933 dini hari di pantai lepas Sum...
Jadi tempat pacaran, bangku di Jalan Ijen disegel
Sabtu, 04 Februari 2023 - 21:10 WIB

Jadi tempat pacaran, bangku di Jalan Ijen disegel

Elshinta.com, Kerap dipakai tempat bermesraan, deretan bangku di Jalan Ijen, Kota Malang, Jawa Timu...

InfodariAnda (IdA)