Warga di Larantuka lari berhamburan saat gempa 7,5 magnitudo
Elshinta
Selasa, 14 Desember 2021 - 11:57 WIB |
Warga di Larantuka lari berhamburan saat gempa 7,5 magnitudo
Sejumlah warga di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021) berlarian saat gempa 7,5 magn itudo terjadi di Laut Flores. (FOTO ANTARA/HO-Aty)

Elshinta.com - Sejumlah warga di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berhamburan keluar dari rumah dan dari sejumlah gedung di kota itu akibat gempa berkekuatan 7,5 magnitudo yang terjadi di Laut Flores, Selasa.

"Kami sedang rapat di dalam ruangan. Ini gempa besar sekali," kata Yosep warga Larantuka yang dihubungi dari Kupang, Selasa.

Ia mengatakan goncangan gempanya berkisar sekitar 1 menitan sehingga meja dan lampu-lampu gedung pada bergoyang.

Yosep juga mengatakan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya juga mengantisipasi terjadinya tsunami karena berdasarkan informasi BMKG gempa tersebut berpotensi tsunami.

Elson warga di Desa Baniona, Kecamatan Wotan Ulamado Kabupaten Flores Timur juga mengatakan bahwa gempa besar itu baru ia rasakan saat ini.

"Tadi besar sekali. Saya lagi di dalam rumah sendirian," katanya.

Ia juga mengaku tetap mengantisipasi terjadinya tsunami di daerah itu.

BMKG menyatakan gempa bumi bermagnitudo 7,5 terjadi di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur, dan berpotensi memicu tsunami.

"Gempa terjadi pada pukul 10.20 WIB sekitar 112 kilometer barat laut Larantuka dengan kedalaman 12 kilometer," kata Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono ketika dihubungi di Kupang, Selasa.

Ia mengatakan gempa bumi tersebut berpotensi memicu tsunami yang bisa melanda sejumlah wilayah di NTT maupun Maluku, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara.

Margiono meminta warga di wilayah yang berpotensi terdampak agar meningkatkan kewaspadaan atau berpindah ke tempat yang lebih aman untuk menghindari ancaman tsunami.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kapolres Langkat salurkan bansos kepada korban angin kencang 
Selasa, 17 Mei 2022 - 14:06 WIB
Kapolres Langkat, Sumatera Utara, AKBP Danu Pamungkas Totok bersama Ketua Bhayangkari Cabang Langkat...
Warga korban bencana alam di Lebak berharap rumah hunian tetap
Senin, 16 Mei 2022 - 19:44 WIB
Masyarakat korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berharap rumah hunian t...
Plt Bupati Langkat bantu korban angin puting beliung di tiga kecamatan
Senin, 16 Mei 2022 - 15:47 WIB
Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana a...
Sebanyak 3.570 warga terdampak banjir di Desa Pinamula Kabupaten Buol
Minggu, 15 Mei 2022 - 08:31 WIB
Sebanyak 3.570 warga Desa Pinamula, Kecamatan Momununu, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah (Su...
Kendaraan tertahan di trans Sulawesi akibat banjir
Minggu, 15 Mei 2022 - 08:15 WIB
Kendaraan tertahan di jalur trans-Sulawesi yang menghubungkan antara Kabupaten Mamuju dengan Provins...
Belasan rumah di Lebak rusak karena puting beliung
Selasa, 10 Mei 2022 - 08:47 WIB
Puluhan rumah warga di dua kampung di Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, rusak terkena angin...
Atap rumah warga Meurah Mulia roboh diterjang angin kencang 
Senin, 09 Mei 2022 - 12:17 WIB
Atap sebuah rumah warga di Gampong Saramaba, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, wilayah hukum Polre...
Kecamatan Matang Kuli dan Pirak Timu Aceh Utara kembali diterjang banjir
Senin, 09 Mei 2022 - 12:06 WIB
Angin kencang dan hujan deras selama dua hari terakhir di pedalaman Aceh Utara telah menyebabkan ban...
Permukiman warga di Kebon Pala kebanjiran
Kamis, 05 Mei 2022 - 12:35 WIB
ermukiman warga di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, alami kebanjiran...
 Longsor landa wilayah Wanayasa Purwakarta
Kamis, 05 Mei 2022 - 11:45 WIB
Bencana alam longsor terjadi di wilayah Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat mengaki...
InfodariAnda (IdA)