Polresta Cirebon ungkap lima kasus tindak pidana kejahatan jalanan

Elshinta
Rabu, 15 Desember 2021 - 21:43 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
Polresta Cirebon ungkap lima kasus tindak pidana kejahatan jalanan
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman (kedua kanan) saat menunjukkan barang bukti kejahatan di Cirebon, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Humas Polresta Cirebon)

Elshinta.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon, Jawa Barat, mengungkap lima tindak pidana kejahatan jalanan dan dari kasus tersebut terdapat tujuh tersangka yang diamankan.

"Kami ungkap tiga kasus pencurian dengan kekerasan (curas), satu kasus pencurian dengan pemberatan (curat), dan satu kasus penganiayaan," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman di Cirebon, Rabu.

Arif mengatakan dari lima kasus tindak pidana itu, terdapat tujuh tersangka yang berhasil diamankan yaitu berinisial DA (21), UA (41), AB (28), CL (24), AA (30), TN (29), dan MS (26).

Untuk tersangka TN dan MS melakukan aksi kejahatan di wilayah Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, pada, di mana keduanya berboncengan mengendarai sepeda motor dan menjambret tas korban yang juga mengendarai sepeda motor.

Keduanya telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasusnya. Selain itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa telepon genggam dan sepeda motor yang digunakan pelaku saat beraksi.

"Keduanya menjambret dengan cara menarik paksa tas korban yang berisi barang berharga. Sehingga korban hilang keseimbangan dan terjatuh dari sepeda motornya, kemudian para pelaku kabur," ujarnya.

Ia melanjutkan tersangka AA diamankan karena menjambret telepon genggam di wilayah Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Saat itu, pelaku berpura-pura bertanya kepada korban tentang arah jalan raya.

Namun, tiba-tiba AA menarik paksa telepon genggam korban yang dipegangnya sehingga sempat terjadi aksi tarik-menarik. Kemudian pelaku yang hendak kabur pun berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke Polsek Weru.

Selain tiga tersangka di atas, Polresta Cirebon juga menangkap pelaku AB dan CL, keduanya beraksi dengan cara menendang sepeda motor korban kemudian mengambil kunci dan telepon genggam korban.

"Lima pelaku tersebut dijerat Pasal 365 KHUPidana dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara," tuturnya.

Arif menambahkan pengungkapan kasus lainnya yaitu dengan tersangka UA, pelaku terbukti mencuri sepeda motor milik korban yang tengah diparkir di area persawahan di wilayah Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui pelaku menggunakan kunci T untuk merusak kunci kontak sepeda motor korban. Sehingga UA dijerat Pasal 363 KUHPidana dan diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Untuk kasus terakhir yaitu penganiayaan yang pelakunya berinisial AA, menganiaya korban dengan cara menembak sebanyak lima kali menggunakan senjata airgun.

"Korbannya sudah dilakukan perawatan medis dan kondisinya berangsur membaik," katanya.

Pihaknya juga mengamankan satu pucuk senjata airgun, kaus yang dikenakan korban saat kejadian dan lainnya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AA dijerat Pasal 351 KUHPidana dan diancam hukuman maksimal lima tahun penjara. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Jaksa tetapkan 6 pejabat Tanimbar dugaan korupsi perjalanan dinas
Kamis, 02 Februari 2023 - 20:55 WIB

Jaksa tetapkan 6 pejabat Tanimbar dugaan korupsi perjalanan dinas

Elshinta.com, Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku menetapkan enam orang p...
Teddy minta sabu dikirim via pesawat tetapi ditolak anak buah
Kamis, 02 Februari 2023 - 20:41 WIB

Teddy minta sabu dikirim via pesawat tetapi ditolak anak buah

Elshinta.com, Terdakwa kasus peredaran narkoba sekaligus mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Te...
KPK panggil 36 ketua pokmas Jatim sebagai saksi kasus dana hibah
Kamis, 02 Februari 2023 - 20:17 WIB

KPK panggil 36 ketua pokmas Jatim sebagai saksi kasus dana hibah

Elshinta.com, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil 36 ketua kelompok masyarakat (pokmas) ...
BNN Jateng kembangkan kasus narkoba libatkan anggota DPRD Pekalongan
Kamis, 02 Februari 2023 - 19:53 WIB

BNN Jateng kembangkan kasus narkoba libatkan anggota DPRD Pekalongan

Elshinta.com, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah mengembangkan kasus narkoba yang ada dug...
Polres Ende tahan pelaku pemerkosaan anak di bawah umur
Kamis, 02 Februari 2023 - 18:53 WIB

Polres Ende tahan pelaku pemerkosaan anak di bawah umur

Elshinta.com, Kepolisian Resor (Polres) Ende, Nusa Tenggara Timur, menahan pelaku ASD (40) yang sem...
Polisi gerebek tempat penampungan calon PMI ilegal di Batam
Kamis, 02 Februari 2023 - 18:25 WIB

Polisi gerebek tempat penampungan calon PMI ilegal di Batam

Elshinta.com, Aparat Polda Kepulauan Riau menggerebek tempat penampungan empat calon Pekerja Migran ...
BNN Batang ungkap kasus narkoba libatkan anggota DPRD Pekalongan
Kamis, 02 Februari 2023 - 17:47 WIB

BNN Batang ungkap kasus narkoba libatkan anggota DPRD Pekalongan

Elshinta.com, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengungkap kasus penggunaan na...
Anak anggota DPRD Wajo ditahan polisi pukuli juru parkir
Kamis, 02 Februari 2023 - 17:23 WIB

Anak anggota DPRD Wajo ditahan polisi pukuli juru parkir

Elshinta.com, Penyidik Polres Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan akhirnya menetapkan anak anggota DPRD...
Hotman Paris sebut dakwaan terhadap Teddy Minahasa prematur
Kamis, 02 Februari 2023 - 15:43 WIB

Hotman Paris sebut dakwaan terhadap Teddy Minahasa prematur

Elshinta.com, Pengacara terdakwa kasus narkoba Irjen Pol Teddy Minahasa, Hotman Paris Hutapea menyat...
KPK panggil tiga saksi terkait kasus suap Mahkamah Agung
Kamis, 02 Februari 2023 - 15:19 WIB

KPK panggil tiga saksi terkait kasus suap Mahkamah Agung

Elshinta.com, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga saksi, Kamis, terkait kasus...

InfodariAnda (IdA)