Top
Begin typing your search above and press return to search.

KM Kalimas 4 bermuatan BBM PLN Asmat hilang kontak Timika-Asmat Papua

Kapal motor (KM) Kalimas yang membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk PLN Kabupaten Asmat dilaporkan hilang kontak di perairan Timika, Kabupaten Mimika, Papua pada Minggu (12/12). 

KM Kalimas 4 bermuatan BBM PLN Asmat hilang kontak Timika-Asmat Papua
X
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Kapal motor (KM) Kalimas yang membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk PLN Kabupaten Asmat dilaporkan hilang kontak di perairan Timika, Kabupaten Mimika, Papua pada Minggu (12/12).

KM Kalimas ini berangkat dari pelabuhan Mimika menuju Asmat membawa Bahan Bakar Minyak untuk PLN Kabupaten Asmat dengan Person On Board 6 orang yang hingga saat ini belum ditemukan keberadaannya.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Timika sejak Selasa kemarin mulai pukul 09:26 WIT hingga pukul 10.05 WIT mendalami sebuah laporan dari ibu Ogi (perwakilan Pertamina Timika) terkait Kapal hilang kontak pada hari Minggu yang lalu

Dalam laporan pada Minggu, 12 Desember 2021 pukul 05:00 WIT KM. Kalimas 4, dengan Pob ( Person On Board ) 6 orang, memuat BBM untuk PLN Kabupaten Asmat mengalami hilang kontak.

“Kapal yang direncanakan tiba di Asmat pukul 17:00 atau 12 jam setelah keberangkatan namun hingga dilaporkan ke petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika kapal tersebut belum juga diketahui nasib dan keberadaannya,” ujar Kepala Kantor Pencanrian dan Pertolongan Timika, Geroge L. Mercy Randang seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Kamis (16/12).

Setelah SAR mendapat laporan tersebut langsung melakukan koordinasi dan pendalam informasi dengan memberangkatkan Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan pertolongan Timika Pos SAR Asmat yang terdiri dari personil rescuer pos SAR Asmat, TNI AL, Pol Airud dan Rapi menggunakan RIB 85 PK SAR Asmat Milik Basarnas dengan melakukan penyisiran dari Asmat hingga Pulau Tiga.

Selain itu, tim SAR gabungan dari Timika juga diberangkatkan melakukan pencarian yang terdiri dari personil rescuer kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, TNI AL dan Pol Airud menggunakan Kapal RB ( Rescue boat Timika ) Milik Basarnas.

“Mereka melakuka pencarian dan penyisiran dari perairan Pomako ke arah pulau tiga dengan haluan bagian terluar dari jalur pelayaran rutin masyarakat Timika-Asmat, ops sar H1 yang berlangsung hingga pukul 22:00 WIT dan belum juga membuahkanhasil,” kata Geroge Mercy.

Nama-nama data crew kapal yang belum ditemukan Ansar (Capt Kapal), Ruslan (ABK), Supliansyah (ABK), Nikmat (ABK), Haswan (ABK) dan Mirzan (ABK).

Geroge Mercy menyampaikan, operasional SAR Gabungan dilakukan dengan menggunakan Alut Laut.

“Kita akan maksimalkan melakukan pencarian dengan harapan jika semakin banyak aset atau unsur yang bergerak mencari maka potensi ditemukan semakin besar. Kami dari unsur SAR gabungan menyesuaikan dengan situasi cuaca di lapangan,” ungkapnya.

Geroge Mercy berharap jika ada masyarakat yang beraktifitas dilaut yang melihat keberadaan kapal atau para crew tersebut agar dapat melaporkan ke Basarnas atau Kantor Pencarian dan pertolongan Timika secepatnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire