MemoRI 20 Desember

20 Desember 1945: Otto Iskandar Dinata tewas oleh Laskar Hitam

Elshinta
Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan | Sumber : Elshinta.Com
20 Desember 1945: Otto Iskandar Dinata tewas oleh Laskar Hitam
Sumber foto: https://bit.ly/3GNgLHt/elshinta.com.

Elshinta.com - Raden Otto Iskandardinata meninggal dunia pada 20 Desember 1945. Salah satu pahlawan nasional ini wafat di Tangerang, Banten dan dalam usia 48 tahun.

Otto Iskandardinata pernah masuk ke dalam daftar hitam yang membuat pemerintah kolonial Belanda ketar-ketir karena keberaniannya dalam membongkar kasus bendungan Kemuning. Ia terkenal sebagai seorang yang sangat berani melawan Belanda.

Otto Iskandardinata juga menjadi orang pertama yang memopulerkan frasa Indonesia Merdeka.

Otto Iskandardinata menjadi korban “Laskar Hitam” di Pantai Mauk, Tangerang yang merenggut nyawanya. Tidak hanya itu, jenazahnya juga tidak pernah ditemukan sampai saat ini.

Otto Iskandardinata kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Surat Kepurusan Presiden RI No 088/TK/Tahun 1973 pada tanggal 6 November 1973.

Raden Otto Iskandardinata lahir pada 31 Maret 1897 di Bojongsoang, Bandung, dari keluarga terpandang.

Ayahnya, Raden Haji Rachmat Adam merupakan seorang kepala desa, dan Ibunya bernama Nyi Raden Siti Hatijah. Tempat tinggalnya juga merupakan rumah paling besar dan megah se-Bojongsoang.

Otto Iskandar Dinata menikah dengan seorang perempuan bernama Soekirah, putri Asisten Wedana di Banjarnegara yang 10 tahun lebih muda darinya. Dari pernikahan itu, keduanya dikaruniai 12 orang anak.

20 Desember 1945 ditetapkan sebagai hari meninggalnya Otto Iskandardinata.

Ia menjadi korban “Laskar Hitam” di Pantai Mauk, Tangerang dan tidak pernah ditemukan jenazahnya pascakematiannya. Sebenarnya pada penghujung 1952, sebuah peti jenazah tiba di kediaman Otto Iskandardinata diiringi ratusan orang.

Tapi di dalamnya tidak ada jenazah Otto Iskandardinata, melainkan hanya pasir dan air laut yang diambil dari kawasan Pesisir Mauk, Tangerang, Banten sebagai pengganti jenazahnya. (Sumber: https://bit.ly/327PzUI)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Ribuan personel TNI-Polri amankan kunjungan kerja Presiden RI di Sulawesi Utara
Kamis, 19 Januari 2023 - 11:18 WIB

Ribuan personel TNI-Polri amankan kunjungan kerja Presiden RI di Sulawesi Utara

Elshinta.com, Ribuan personel Polri melaksanakan pengamanan kegiatan kunjungan kerja Presiden Republ...
24 Desember 2000: Jelang Natal, belasan gereja di Tanah Air jadi sasaran teror bom
Sabtu, 24 Desember 2022 - 14:20 WIB

24 Desember 2000: Jelang Natal, belasan gereja di Tanah Air jadi sasaran teror bom

Dua hari menjelang Lebaran 1421 Hijriyah, bom meledak serentak di sejumlah gereja di Indonesia saat ...
Gempa magnitudo 5,2 terjadi di Sumur Banten
Sabtu, 17 Desember 2022 - 06:01 WIB

Gempa magnitudo 5,2 terjadi di Sumur Banten

Elshinta.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bu...
14 Desember 2021: Masjid Agung Brebes terbakar
Rabu, 14 Desember 2022 - 06:19 WIB

14 Desember 2021: Masjid Agung Brebes terbakar

Masjid Agung Brebes yang berada di Kompleks Alun-alun Kota Brebes, terbakar di bagian ruang elektron...
11 Desember 1946: Hari korban 40 ribu jiwa, pembantaian massal rakyat Sulsel
Minggu, 11 Desember 2022 - 06:30 WIB

11 Desember 1946: Hari korban 40 ribu jiwa, pembantaian massal rakyat Sulsel

Hari Korban 40.000 Jiwa di peringati setiap 11 Desember. Peristiwa besar yang terjadi 11 Desember 19...
10 Desember 2018: Banjir bandang terjang Probolinggo, dua korban tewas
Sabtu, 10 Desember 2022 - 06:17 WIB

10 Desember 2018: Banjir bandang terjang Probolinggo, dua korban tewas

Banjir bandang menerjang perkampungan penduduk di Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probo...
7 Desembwer 2011: Aksi bakar diri Sondang Hutagalung di depan Istana
Rabu, 07 Desember 2022 - 06:18 WIB

7 Desembwer 2011: Aksi bakar diri Sondang Hutagalung di depan Istana

Hari ini, 11 tahun lalu, tepatnya tanggal 7 Desember 2011, terjadi sebuah aksi bakar diri di depan I...
Gunung Semeru muntahkan awan panas guguran sejauh tujuh kilometer
Minggu, 04 Desember 2022 - 13:05 WIB

Gunung Semeru muntahkan awan panas guguran sejauh tujuh kilometer

Elshinta.com, Gunung Semeru di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, memun...
3 Desember 1945: Pertempuran di Gedung Sate
Sabtu, 03 Desember 2022 - 06:17 WIB

3 Desember 1945: Pertempuran di Gedung Sate

Setelah kekalahan Jepang di Perang Dunia II, pemuda Bandung merebut aset dan gedung yang dikuasai pa...
2 Desember 2016: Reuni 212, berawal tuntut Ahok dipenjara
Jumat, 02 Desember 2022 - 06:15 WIB

2 Desember 2016: Reuni 212, berawal tuntut Ahok dipenjara

Aksi 212 pertama kali dilaksanakan pada 2 Desember 2016. Aksi yang diklaim dihadiri oleh dua juta or...

InfodariAnda (IdA)