Belasan orang di Tanjungpinang tertipu investasi forex
Elshinta
Sabtu, 18 Desember 2021 - 15:05 WIB |
Belasan orang di Tanjungpinang tertipu investasi forex
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Belasan orang di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) merasa tertipu dalam investasi forex, dengan nilai kerugian sekitar Rp2 miliar.

Salah seorang korban, Ikhsan, di Tanjungpinang, Sabtu, menceritakan bahwa dirinya ditipu oleh Az, seseorang yang mengaku memiliki keahlian bermain investasi di forex.

"Dua tahun lalu saya mengenal Az, ditawarkan untuk bermain investasi di Hot Forex. Saya tergoda karena keuntungan 5 persen per bulan yang dijamin oleh Az," ujarnya.

Ikhsan menambahkan, Az juga menjamin uang diinvestasikan di Hot Forex tidak berkurang, seandainya mengalami kerugian. Jaminan itu tertuang dalam akta perjanjian yang dibuat oleh salah seorang notaris.

Keyakinan Ikhsan semakin bertambah karena sehari-hari Az "menyelimuti" dirinya sebagai orang yang alim.

"Rajin ibadah dan puasa. Itu juga yang membuat saya yakin," ujarnya pula.

Keyakinan Ikhsan tersebut mendorongnya untuk mendapatkan investor yang baru, bergabung dengannya di Hot Forex. Ikhsan dan keluarganya berinvestasi sekitar Rp350 juta.

Sementara sejumlah pengusaha dan warga yang memiliki berbagai profesi di pemerintahan berinvestasi dengan nilai Rp1,6 miliar.

Selama tiga bulan, Ikhsan dan investor lainnya memperoleh keuntungan sesuai dengan perjanjian. Namun selanjutnya mereka hanya memperoleh kekecewaan.

"Yang ditipunya itu bukan orang sembarangan," ujarnya.

Modus kejahatan yang dilakukan Az yakni membobol akun investasi para korban di Hot Forex. Ikhsan merasa kecewa lantaran Hot Forex tidak menginformasikan kepada dirinya sebelum maupun sesudah uang ditransfer ke rekening bank milik Az.

"Akun itu memang atas nama saya, namun uangnya bisa ditransfer ke rekening bank milik Az," katanya lagi.

Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2019, Hot Forex merupakan forex ilegal.

Az yang dikonfirmasi permasalahan ini, tidak menjawab seluruh pertanyaan melalui pesan singkat di WhatsApp. Kemudian Az memblokir nomor ponsel pewarta Antara.

Para korban sampai sekarang masih mempertimbangkan untuk melaporkan Az ke pihak kepolisian. Mereka masih mencari jalan lain agar Az mengembalikan uang tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Boleh tak pakai masker, warga Sukoharjo malah merasa aneh keluar rumah tanpa masker
Rabu, 18 Mei 2022 - 16:23 WIB
Warga di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah masih enggan melepaskan masker saat berkegiatan di luar ru...
Suhu udara panas di awal Mei, ini penjelasan BMKG 
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan alasan dibalik suhu udara panas yang...
Polisi selidiki penyebab kebakaran Kantor Dinas Pendidikan Pulau Buru
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:04 WIB
Kebakaran Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Jalan Baru nomor 1 Nametek Jiku Kecil, Desa Nam...
Buya Syafii Maarif dirawat di Yogyakarta
Senin, 16 Mei 2022 - 21:37 WIB
Buya Syafii Maarif, cendekiawan muslim dan juga mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dirawat di ...
Ribuan umat Budha ikuti perayaan Tri Suci Waisak 2566 BE di Candi Borobudur
Senin, 16 Mei 2022 - 21:11 WIB
Ribuan umat Budha dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, mengikuti perayaan Tri suci Wai...
25 narapidana provokator keributan Rutan Padang dipindahkan
Senin, 16 Mei 2022 - 20:10 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat memindahkan 25 narapidana yang memprovokasi ...
Cegah PMK, tim gabungan lakukan disinfektan dan investigasi di pasar hewan 
Senin, 16 Mei 2022 - 17:57 WIB
Upaya mengendalikan penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Kabupaten Boyolali, Ja...
Kebakaran mobil di Kampung Baru murni karena korsleting
Senin, 16 Mei 2022 - 17:48 WIB
Setelah dilakukannya penyelidikan dan diperkuat oleh saksi dan bukti, penyebab kebakaran dua unit mo...
237 hewan ternak di Jateng terpapar PMK
Senin, 16 Mei 2022 - 15:23 WIB
Polda Jawa Tengah melakukan pemantauan terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan menemukan 237 hewan...
Umat Buddha lakukan detik-detik Waisak di pelataran Candi Borobudur
Senin, 16 Mei 2022 - 15:11 WIB
Sekitar 1.200 umat Buddha dan para biksu melakukan detik-detik Tri Suci Waisak 2566 Buddhist Era (BE...
InfodariAnda (IdA)