27 orang KKB dari Ambaidiru, Papua menyerahkan diri
Elshinta
Minggu, 19 Desember 2021 - 09:15 WIB |
 27 orang KKB dari Ambaidiru, Papua menyerahkan diri
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 27 orang  kelompok kriminal bersenjata (KKB) dari Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen, menyerahkan diri ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Upacara penyerahan diri KKB ini, berlangsung di Lapangan apel Mapolres Kepulauan Yapen, Sabtu (18/12) yang dihadiri oleh Asisten II mewakili Bupati Kepulauan Yapen Ir. Edy Mudumi, Kakesbangpol Sony Woria, PJU Polres Yapen serta para Kepala Kampung.

Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ferdyan Indra Fahmi menjelaskan, penyerahan diri KKB sebanyak 27 orang ini, buntut penegakan hukum yang dilakukan aparat gabungan TNI-Polri kampung Ambaidiru pada 8 Desember 2021 lalu

“Kami selaku aparat keamanan di sini, Polres Kepulauan Yapen dan Kodim 1709/yawa mempunyai komitmen yang tinggi untuk menjaga wilayah kita, dimana masyarakat Yapen telah kami anggap sebagai bagian dari keluarga kami TNI-Polri termasuk juga pemerintah daerah tidak tinggal diam,” ujar AKBP Ferdyan Indra Fahmi.

Dikatakan, Polri bersama TNI terus melakukan upaya penegakan hukum secara persuasif dan humanis untuk memberikan pemahaman serta meyakinkan masyarakat semuanya bahwa aparat TNI-Polri yang ada di Kepulauan Yapen ini bukan sebagai musuh tapi sebagai keluarga.

“Kami hadir disini membantu Pemerintah Daerah untuk membangun Kepulauan Yapen dan membantu percepatan kesejahteraan untuk bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, dari sisi pendidikan dan dari sisi kesehatan,” ungkapnya.

 Saat ini, kata Ferdyan, Polri  juga fokus melindungi masyarakat serta menjaga masyarakat dalam menyongsong perayaan Hari Natal di tanggal 25 Desember 2021.

“Kita harus pastikan bahwa perayaan natal berjalan dengan damai, aman, sukacita dan penuh hikmat sehingga saudara kita semua yang merayakan Natal dapat melaksanakan ibadah dengan tenang,” kata Ferdyan.

Kapolres menambahkan, polisi menyambut baik upaya nyata dari semua Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) untuk hadir di Polres Yapen  menyerahkan diri dan menyatakan bahwa kita semua adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Sebab Papua dari dulu adalah Indonesia, Indonesia adalah Papua dan sudah tidak ada lagi perjuangan - perjuangan yang di luar, tidak ada lagi yang namanya perjuangan mengatasnamakan Papua Merdeka atau west Papua, Papua Barat.

Ferdyan mengungkapkan, sebagai calon generasi penerus bangsa inilah negara kita Negara Kesatuan Republik Indonesia, Saatnya kita berjuang untuk mensejahterakan masyarakat kita dengan menambah kualitas sumber daya manusia khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen. 

Kemudian dari sisi pendidikan, sisi kesehatan juga sama kita menjaga saudara-saudara kita, orang tua serta adik-adik kita semuanya dari penyakit ataupun apalagi saat ini kita menghadapi pandemi Covid-19.

Sementara itu Dandim 1708 Yawa Letkol Inf Catur Prasetiyo Nugroho mengatakan bahwa keberadaan kami TNI dan Polri bukan untuk menakut-nakuti adik-adik semuanya.

“Kita disini bersama-sama ingin memajukan pembangunan yang ada di wilayah Kepulauan Yapen dan perlu diketahui sesuai dengan petunjuk Panglima TNI bahwa kita ini menyadarkan teman-teman yang bersebrangan bahwa kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, jadi tidak ada lagi yang berfikir bahwa Papua itu akan merdeka,” kata Dandim.

Dandim mengatakan, pihaknya sangat bangga dan senang kerjasama antara TNI dan Polri yang ada di wilayah Yapen sehingga rekan-rekan kita ini, adik - adik saya dapat dengan kesadaran yang cukup tinggi mau kembali ke pangkuan ibu pertiwi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih dan saya bangga kepada masyarakat khususnya di Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Yapen serta terimakasih juga kepada bapak Kepala Kampung yang sudah berusaha untuk menyadarkan semuanya sehingga ada kemauan dari diri sendiri untuk kembali ke pangkuan ibu Pertiwi tanpa paksanaan,” ujar Dandim seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Minggu (19/12). 

Pada kesempatan yang sama salah satu KKB yang menyerahkan diri mengatakan disini mungkin sebetulnya kami sudah ikut jalan yang salah maka itu sekarang kami mau kembali untuk bersatu kita bersama-sama mewujudkan persatuan Republik Indonesia. 

“Bapak Kapolres sudah sampaikan kita tidak perlu lagi Merdeka, kami semua sudah sepakat untuk mengantarkan diri kesini dan mengaku kesalahan-kesalahan kami, oleh karena itu sekarang kami mau kembali dan bersatu bersama-sama dalam memajukan Negara Kesatuab Republik Indonesia,” ucapnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Suhu udara panas di awal Mei, ini penjelasan BMKG 
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:45 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan alasan dibalik suhu udara panas yang...
Polisi selidiki penyebab kebakaran Kantor Dinas Pendidikan Pulau Buru
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:04 WIB
Kebakaran Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Jalan Baru nomor 1 Nametek Jiku Kecil, Desa Nam...
Buya Syafii Maarif dirawat di Yogyakarta
Senin, 16 Mei 2022 - 21:37 WIB
Buya Syafii Maarif, cendekiawan muslim dan juga mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dirawat di ...
Ribuan umat Budha ikuti perayaan Tri Suci Waisak 2566 BE di Candi Borobudur
Senin, 16 Mei 2022 - 21:11 WIB
Ribuan umat Budha dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri, mengikuti perayaan Tri suci Wai...
25 narapidana provokator keributan Rutan Padang dipindahkan
Senin, 16 Mei 2022 - 20:10 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat memindahkan 25 narapidana yang memprovokasi ...
Cegah PMK, tim gabungan lakukan disinfektan dan investigasi di pasar hewan 
Senin, 16 Mei 2022 - 17:57 WIB
Upaya mengendalikan penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Kabupaten Boyolali, Ja...
Kebakaran mobil di Kampung Baru murni karena korsleting
Senin, 16 Mei 2022 - 17:48 WIB
Setelah dilakukannya penyelidikan dan diperkuat oleh saksi dan bukti, penyebab kebakaran dua unit mo...
237 hewan ternak di Jateng terpapar PMK
Senin, 16 Mei 2022 - 15:23 WIB
Polda Jawa Tengah melakukan pemantauan terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan menemukan 237 hewan...
Umat Buddha lakukan detik-detik Waisak di pelataran Candi Borobudur
Senin, 16 Mei 2022 - 15:11 WIB
Sekitar 1.200 umat Buddha dan para biksu melakukan detik-detik Tri Suci Waisak 2566 Buddhist Era (BE...
Ratusan umat Budha ikuti ritual menyambut Waisak 2566 BE di pelataran Candi Sewu
Senin, 16 Mei 2022 - 13:14 WIB
Sekitar empat ratusan umat Buddha mengikuti ritual menyambut Waisak ke 2566 Buddhis era/2022 yang di...
InfodariAnda (IdA)