Jaga kesehatan bayi pasca kelahiran, RSUI tambah Perinatology Center

Elshinta
Minggu, 19 Desember 2021 - 10:14 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Jaga kesehatan bayi pasca kelahiran, RSUI tambah Perinatology Center
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Menjaga kesehatan ibu dan anak pasca kelahiran,  Rumah Sakit Umum Islam (RSUI)  Banyubening, di Ngemplak, Boyolali JawaTengah, menambah ruang layanan Perinatology Center.

Ruang tersebut lengkapi dengan, 12 infant incubator, ruangan NICU 3 incubato unit, infant warmer, 3 alat fototerapi, CPAP 2 unit dan lainnya.

Direktur RSUI Banyubening dr Nurul Fithri Ishvari mengatakan, penambahan ruang pelayanan  Perinatology Center tersebut, untuk merawat bayi yang lahir dan baru  berumur 28 hari ,dan dalam kondisi kurang baik dan perlu di lakukan observasi serta butuh penanganan khusus. 

"Jadi ruang ini untuk penanganan khusus bagi bayi yang kondisinya kurang baik. Ruang ini untuk meyelamatkan bayi," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta Sarwoto, Sabtu (18/12). 

Ia mengatakan, dengan adanya ruangan yang dilengkapi dengan peralatan ini, nantinya dapat menekan kematian bayi  pasca dilahirkan. Diharapkan adanya ruangan ini dapat menjaga kualitas anak jadi lebih baik dan sehat. "Dimana, di Boyolali tingkat kematian bayi masih tinggi," kata Nurul Fithri Ishvari.  

"Dapat dibilang angka kematian bayi di Boyolali masih  tinggi. Sehingga dengan adanya ruang ini dapat menyelamatkan bayi yang baru dilahirkan dalam kondisi kurang baik," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)  Boyolali, dr Puji Astuti mengatakan, ruangan Perimatology Center ini sangat  membantu kegawatdaruratan pada pada bayi yang baru dilahirkan dalam kondisi yang kurang baik tersebut. 

"Ya, tentu ruangan ini akan membantu ibu yang baru melahirkan anaknya. Dan ruang kegawatdaruratan ini juga sangat mewadahi untuk perawatan bayi," ujar dia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
 Bayi sehat, siapkan masa depan Indonesia lebih cerah
Senin, 08 Agustus 2022 - 13:58 WIB

Bayi sehat, siapkan masa depan Indonesia lebih cerah

Puluhan orang tua beserta bayinya, beramai-ramai mendatangi salah satu hotel di Kabupaten Boyolali, ...
Antisipasi kematian ibu dan bayi, Pemkab Kudus gencarkan Program Candu bagi pengantin 
Kamis, 04 Agustus 2022 - 13:14 WIB

Antisipasi kematian ibu dan bayi, Pemkab Kudus gencarkan Program Candu bagi pengantin 

Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah terus berkomitmen menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka...
BKKBN: Sarapan hingga batasi kafein bantu ibu cegah kekerdilan anak
Minggu, 17 Juli 2022 - 11:57 WIB

BKKBN: Sarapan hingga batasi kafein bantu ibu cegah kekerdilan anak

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo menekankan sarapan ...
 Wujudkan Indonesia bebas stunting melalui `Gerakan Generasi Merdeka Stunting`
Kamis, 16 Juni 2022 - 09:56 WIB

Wujudkan Indonesia bebas stunting melalui `Gerakan Generasi Merdeka Stunting`

Berdasar Data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, angka stunting di Indonesia me...
Mengenal teknik persalinan `hypnobirthing`
Minggu, 12 Juni 2022 - 00:23 WIB

Mengenal teknik persalinan `hypnobirthing`

Kehamilan merupakan salah satu peristiwa penting dalam sebuah keluarga, terutama jika kehamilan ters...
BKKBN: Program KB investasi penting bagi SDM RI berkualitas
Sabtu, 28 Mei 2022 - 17:45 WIB

BKKBN: Program KB investasi penting bagi SDM RI berkualitas

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan Program Keluarga Berencana (KB...
Jateng targetkan 2023 angka stunting 14 persen
Kamis, 19 Mei 2022 - 20:57 WIB

Jateng targetkan 2023 angka stunting 14 persen

Jawa Tengah menargetkan angka stunting (anak kerdil) menjadi 14 persen pada 2023. Untuk mencapai kon...
BKKBN Perwakilan Sumut koordinasi strategi untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Langkat
Minggu, 06 Maret 2022 - 14:04 WIB

BKKBN Perwakilan Sumut koordinasi strategi untuk percepatan penurunan stunting di Kabupaten Langkat

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Sumut melakukan koordinasi den...
Wanita dengan PCOS lebih berisiko terhadap masalah kesehatan lain
Selasa, 01 Maret 2022 - 10:42 WIB

Wanita dengan PCOS lebih berisiko terhadap masalah kesehatan lain

Wanita yang memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS) berisiko lebih tinggi untuk penyakit diabetes...
Desa di Sukoharjo masih laporkan kasus stunting
Kamis, 17 Februari 2022 - 15:05 WIB

Desa di Sukoharjo masih laporkan kasus stunting

Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah menjadi penyumbang kasus stunting terbesar dae...

InfodariAnda (IdA)