Top
Begin typing your search above and press return to search.

Masyarakat pesisir di Langkat dapat pelatihan pembuatan gula nipah 

Wakil Bupati Langkat,  Syah Afandin membuka pelatihan pembuatan gula Nipah (Nipa Fruticans) di Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Masyarakat pesisir di Langkat dapat pelatihan pembuatan gula nipah 
X
Sumber foto: M Salim/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin membuka pelatihan pembuatan gula Nipah (Nipa Fruticans) di Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kegiatan tersebut digelar oleh Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia (Yakopi), Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Syah Afandin mengaku bangga ada lembaga yang peduli kepada peningkatan ekonomi masyarakat, terlebih di masa pandemi COVID-19. "Atas nama pribadi dan Pemkab Langkat, saya ucapan terimakasih dan apresiasi. Selamat sukses atas pelaksanaan kegiatan ini," ucapnya.

Syah Afandin juga berharap pelatihan ini diselenggarakan di semua wilayah Langkat. Sebab menurutnya potensi nipah di Langkat sangat besar. Terlihat dari 13 kecamatan dari 23 kecamatan yang ada di Langkat, letaknya di pesisir.

Wabup juga mendoakan tujuan dari kegiatan ini, untuk memberikan alternatif penambahan pendapatan bagi masyarakat segera terealisasikan. "Proses kegiatan gula nipah saya harapkan akan mampu menjadi tambahan penghasilan masyarakat. Sehingga dapat menguatkan kebersamaan untuk memberikan partisipasi positif bagi pembangunan daerah khususnya masyarakat yang ada di pesisir," harapnya.

Selanjutnya Direktur Yakopi Eling Tuhono menjelaskan pelatihan ini diikuti perwakilan dari lima desa binaan Yakopi di Langkat. Yakni desa yang memiliki potensi nipah, diantaranya Desa Pasar Rawa, Desa Dogang, Desa Teluk Meku, Desa Kwala Gebang dan Kwala Serapuh. Jumlah peserta sebanyak 30 orang dan instruktur/pelatih dari kegiatan ini adalah Dedi dari kaya Coco Tangerang Banten. Coco juga sebagai distributor produksi gula nipah yang dihasilkan oleh masyarakat.

"Kami juga berharap kedepan akan lebih banyak lagi desa binaan yang mampu memproduksi gula nipah sehingga tema acara kita hari ini terwujud," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, M Salim, Rabu (22/12).

Eling juga menjelaskan Yakopi sebagai sebuah NGO yang fokus melaksanakan konferensi di daerah pesisir telah melakukan kegiatan bersama masyarakat desa melalui kegiatan restorasi hutan mangrove. Namun menyadari bahwa perbaikan lingkungan juga harus memikirkan aspek-aspek sosial dan ekonomi menjadi latar belakang pelatihan ini digelar.

Selanjutnya dilaksanakan penandatanganan kesepakatan (MoU) antara Pemkab Langkat dengan Yakopi, tentang pelaksanaan restorasi ekosistem pesisir dan pemberdayaan masyarakat Pesisir di Kabupaten Langkat.

Sumber : Lansir

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire