Kapolri minta pos pengamanan Natal dan Tahun Baru diperkuat
Elshinta
Rabu, 22 Desember 2021 - 22:47 WIB |
Kapolri minta pos pengamanan Natal dan Tahun Baru diperkuat
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy melakukan pengecekan persiapan pengaman Natal dan Tahun Baru di Pos Terpadu Cikopo yang berlokasi di Ruas Tol Cipularang, Jawa Barat, Rabu (23/12/2021). (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Elshinta.com - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengintruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk memperkuat peran pos pengamanan dan pos pelayanan pada momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Sigit mengatakan penguatan peran pos pelayanan serta pengamanan Natal dan Tahun Baru dalam rangka mencegah peningkatan kasus positif COVID-19 serta antisipasi kemacetan akibat mobilitas masyarakat yang tinggi di musim libur.

"Saya wanti-wanti betul, bahwa seluruh jajaran rekan-rekan kapolres yang telah menyiapkan pos pengamanan dan pos pelayanan," kata Sigit dalam keterangan pers Divisi Humas Polri saat mengecek Pos Terpadu Cikopo yang berlokasi di Ruas Tol Cipularang, Jawa Barat, Rabu.

Dalam pengecekan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sigit mengingatkan jajarannya terkait dua hal yang harus diantisipasi selama pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Menurut dia, pada momen Natal tahun ini berbeda, karena pemerintah memberlakukan pelonggaran sehingga masyarakat dapat beraktivitas lebih leluasa dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini tentunya berpotensi menimbulkan kemacetan.

Untuk itu, Sigit meminta jajaran melakukan antisipasi kenaikan kasus COVID-19 yang saat ini tengah melandai.

"Di sisi lain COVID-19 itu masih ada. Rekan-rekan mau tidak mau harus menghadapi dua masalah tersebut," ujarnya.

Sigit berpesan kepada jajaran kepolisan untuk melaksanakan penegakan protokol kesehatan secara ketat. Selain melindungi masyarakat dari penularan, juga mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Pengendalian COVID-19, betul-betul bisa kita pertahankan sampai setelah Natal dan Tahun Baru, nanti angkanya tetap stabil," kata Sigit.

Sigit tidak ingin pengalaman melonjaknya kasus positif COVID-19 usai Natal tahun lalu. Untuk itu TNI-Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat diimbau tidak abai dalam hal penanganan dan pengendalian COVID-19.

"Pengalaman setelah Nataru ada kenaikan dua setengah kali lipat. Harapan kita jangan sampai setelah natal dan tahun baru, angka tersebut mengalami kejadian yang sama seperti tahun yang lalu," pesan Sigit.

Polri menerjunkan 177.212 personel pengamanan Natal dan tahun baru. Mendirikan 1.113 pos pelayanan dan 3.159 pos pengamanan di 34 polda.

Sigit meminta jajaran memastikan pos pelayanan digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi, pemeriksaan terhadap masyarakat yang perlu dilaksanakan swab antigen. Kemudian, memasifkan aplikasi PeduliLindungi.

"Saya kira tadi sudah dilaporkan dan tentunya terkait dengan penegakan aturan prokes memang betul-betul kita harapkan untuk dilaksanakan dengan baik," ujarnya.

Mantan Kabareskrim Polri itu ingin semua upaya pencegahan dimasifkan di wilayah yang berpotensi tinggi terjadinya interaksi ataupun aktivitas dari masyarakat. Khususnya Jawa Barat yang terkenal dengan lokasi wisata.

Sigit meminta, penegakan protokol kesehatan harus berjalan dengan dengan ketat.

Tidak hanya itu, Sigit juga mengkritisi masih kurangnya potensi aplikasi PeduliLindungi di beberapa tempat. Walau sudah terpasang barcode namun kepastian pengecekan terhadap masyarakat yang mengakses dianggap masih lemah.

"Karena itu di setiap tempat dipasang aplikasi PeduliLindungi betul-betul ada petugas jaganya," pinta Sigit.

Langkah ini, kata Sigit, supaya upaya warga yang status COVID-19 termonitor warnanya merah atau hitam perlu dilakukan langkah-langkah lanjutan.

Dalam pengecekan ini, petugas hendaknya kooperatif menanyakan warga yang belum divaksin, mengetahui alasannya, lalu mengarahkan warga ke gerai vaksin terdekat.

"Bagi warga yang termonitor warna hitam di aplikasi PeduliLindungi, yang ada kontak erat atau terkonfirmasi positif tentunya bagaimana kemudian didorong ke isolasi karantina sementara sebelum di geser ke rumah sakit rujukan," papar Sigit.

Tidak hanya itu, Sigit juga menemukan adanya pos pengamanan dan pos pelayanan berada dekat dengan lokasi isolasi sementara. Hal ini dikhawatirkan berpotensi terjadi penularan COVID-19.

Oleh karena itu, Sigit minta lokasi pos pengamanan dan pelayanan diatur ulang, sehingga yang menjalani isolasi dapat nyaman selama menjalani isolasi mandiri.

"Ini tolong diatur dan diperbaiki. Sehingga kemudian yang diisolasi tentunya harus lebih aman dan tertutup. Sehingga tidak ada potensi terjadi kontak erat atau menular yang lain," tutur Sigit.

Di akhir paparannya, Sigit ingatkan target vaksinasi dosis kedua sebesar 70 persen harus dikebut dengan sisa waktu sebelum berakhirnya tahun 2021.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tim URC Siagam Polres Lhokseumawe patroli antispasi gangguan kamtibmas
Jumat, 27 Mei 2022 - 17:44 WIB
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Siagam Polres Lhokseumawe melakukan patroli preventif guna mengantisipas...
Jelang ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih, polisi turun sisir gereja dengan metal detektor
Rabu, 25 Mei 2022 - 20:26 WIB
Aparat Polres Sukoharjo, Jawa Tengah melaksanakan prosedur sterilisasi gereja menjelang perayaan Ken...
Panglima TNI dukung penunjukan Andi Chandra jadi Penjabat Bupati Seram
Rabu, 25 Mei 2022 - 20:09 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mendukung keputusan pemerintah menunjuk Kepala BIN Sulawesi...
Terima kunjungan Lemhanas Inggris, Kepala BNPT ajak bersama perangi terorisme
Rabu, 25 Mei 2022 - 17:05 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen. Pol. Boy Rafli Amar bersama Deputi Bi...
Pelayanan publik Polresta Sidoarjo diganjar `Presisi Awards` oleh Lemkapi
Rabu, 25 Mei 2022 - 14:55 WIB
Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengapresiasi Kapolresta Sidoarjo beserta ja...
TNI lakukan percepatan pembangunan sumur bor di Mukomuko
Selasa, 24 Mei 2022 - 08:51 WIB
Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan percepatan pembangunan sumur bor untuk mengatasi kebutuha...
Panglima TNI tanggapi soal kerawanan IKN dari serangan udara
Senin, 23 Mei 2022 - 17:22 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa angkat bicara soal kerawanan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) N...
Pimpin apel, Kapolres Lhokseumawe ingatkan anggota untuk tingkatkan disiplin 
Senin, 23 Mei 2022 - 12:08 WIB
- Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengingatkan kepada anggota akan pentingnya sikap disiplin ...
Polda Sumut perketat pengawasan distribusi minyak goreng
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:22 WIB
Polda Sumatera Utara akan memperketat pengawasan distribusi minyak goreng untuk memastikan masyaraka...
Satgas Yonif 126/KC bagikan pakaian layak pakai kepada warga perbatasan
Sabtu, 21 Mei 2022 - 20:10 WIB
Personel Pos Yuruf Satgas Pamtas Yonif 126/KC memberikan pakaian layak pakai kepada masyarakat Kampu...
InfodariAnda (IdA)