Mendagri Inggris: Pelaku pelecehan rasis dilarang hadiri pertandingan
Elshinta
Minggu, 26 Desember 2021 - 16:51 WIB |
Mendagri Inggris: Pelaku pelecehan rasis dilarang hadiri pertandingan
Aktivis anti rasisme mengangkat kepalan tangan saat memblokir jalan dalam aksi di London, Inggris, Minggu (30/8/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Toby Melville/AWW/djo

Elshinta.com - Orang yang dinyatakan bersalah melakukan pelecehan rasisme secara online terhadap pemain sepak bola akan dilarang menghadiri pertandingan hingga 10 tahun di bawah undang-undang baru, kata Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel, dikutip Reuters, Minggu.

Football Banning Orders (Perintah Larangan Sepak Bola), diberlakukan untuk mencegah kekerasan atau kekacauan pada pertandingan yang resmi, melarang individu menghadiri pertandingan selama minimal tiga dan maksimal 10 tahun.

Undang-undang yang ada akan diperluas untuk mencakup pelaku kebencian online setelah Perdana Menteri Boris Johnson berjanji untuk memperketat tindakan pada Juli setelah pelecehan rasis ditujukan kepada pemain kulit hitam Inggris menyusul kekalahan pada final Euro 2020.

"Musim panas ini kami melihat permainan indah dirusak oleh rasisme memalukan yang dikendalikan secara online, yang bersembunyi di balik keyboard mereka dan melecehkan pemain kami," kata Patel seperti dikutip oleh media Inggris.

"Mereka yang bertanggung jawab atas pelecehan rasis yang mengerikan secara online harus dihukum. Perubahan undang-undang yang saya umumkan akan memastikan mereka dilarang menghadiri pertandingan sepak bola."

Undang-undang baru akan diajukan pada awal tahun baru, lapor media Inggris, dalam bentuk amandemen RUU Polisi, Kejahatan, Hukuman dan Pengadilan.

Menurut statistik pemerintah lebih lanjut, ada 1.359 larangan dalam sepak bola yang diberlakukan di seluruh Inggris dan Wales per 1 Agustus.
 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Zelenskyy: Donbas luluh lantak digempur Rusia
Jumat, 20 Mei 2022 - 09:59 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (19/5) mengatakan pasukan Rusia sudah \"menghancurka...
WHO: Wabah COVID Korut munculkan `kekhawatiran` varian baru
Rabu, 18 Mei 2022 - 21:55 WIB
Pejabat senior Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (17/5) mengatakan bahwa tingkat penulara...
Diplomat: Uni Eropa berharap embargo minyak Rusia disepakati Mei
Sabtu, 14 Mei 2022 - 20:33 WIB
Uni Eropa masih bertujuan untuk menyetujui embargo bertahap atas minyak Rusia bulan ini meskipun ada...
Ratu Elizabeth hadiri `Horse Show` setelah lewati pembukaan parlemen
Sabtu, 14 Mei 2022 - 17:43 WIB
Ratu Elizabeth yang terpaksa absen di pembukaan formal tradisional parlemen pada awal pekan ini, mun...
Italia akan sita kapal pesiar yang dikaitkan dengan Putin
Sabtu, 07 Mei 2022 - 14:43 WIB
Pemerintah Italia pada Jumat memerintahkan penyitaan sebuah kapal pesiar mewah senilai sekitar 700 j...
Pesta di istana Buckingham kembali digelar, tanpa Ratu Elizabeth
Jumat, 06 Mei 2022 - 08:35 WIB
Para anggota keluarga kerajaan Inggris akan mewakili Ratu Elizabeth ketika pesta kebun tradisional k...
Uni Eropa larang siaran dari tiga TV pemerintah Rusia
Rabu, 04 Mei 2022 - 20:47 WIB
Uni Eropa (EU) akan melarang siaran dari tiga lembaga penyiaran milik pemerintah Rusia sebagai bagia...
Uni Eropa berencana jatuhkan sanksi baru bagi Rusia
Selasa, 03 Mei 2022 - 14:31 WIB
Uni Eropa (UE)  berharap meloloskan sanksi putaran keenam terhadap Rusia pada pertemuan Dewan Urusa...
Polandia siap bantu Jerman setop impor minyak Rusia
Senin, 02 Mei 2022 - 22:23 WIB
Polandia siap membantu Jerman menghentikan penggunaan minyak Rusia, kata Menteri Iklim Anna Moskwa p...
Uni Eropa akan akhiri penggunaan minyak dan gas Rusia pada 2027
Selasa, 26 April 2022 - 17:21 WIB
Uni Eropa menargetkan untuk mengurangi ketergantungannya pada minyak dan gas Rusia hingga dua pertig...
InfodariAnda (IdA)