Polda Sumut amankan dua pelaku calo pekerja migran ilegal jalur `Pelabuhan Tikus`
Elshinta
Selasa, 28 Desember 2021 - 13:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Polda Sumut amankan dua pelaku calo pekerja migran ilegal jalur `Pelabuhan Tikus`
Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com.

Elshinta.com - Kepolisian Polda Sumatera Utara (Polda Sumut) terus mengusut dua (2) pelaku calo pekerja migran ilegal melalui `Pelabuhan Tikus` yang telah diamankan petugas Dirkrimum Polda Sumut.

"Modus para pelaku, mengirimkan pekerja ilegal melalui 'Pelabuhan Tikus' dari Kota Medan ke Kota Dumai Riau, menggunakan Kapal Speedboat," kata Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Selasa (28/12) di Mapolda Sumut.

Kombes Tatan menjelaskan, kedua pelaku berinisial APS alias Bunda (41) warga Jalan Jamin Ginting, dan A alias Prapti (40) warga Jalan Kebun Sayur, Deli Serdang. 

"Modus pelaku berinisial Bunda merekrut masyarakat untuk bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia dengan jalur ilegal untuk dipekerjakan ke Malaysia," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Selasa (28/12). 

Adapun modus operandi, masih kata Tatan, tersangka mengirimkan pekerja migran ilegal melalui `Pelabuhan Tikus` dengan kapal speedboat, yang dikemudikan Adi, dan saat tiba di Malaysia ditampung oleh pelaku berinisial Cici alias Sabrina. 

Sebelumnya, pekerja yang bersedia dikirim ke Malaysia diberikan Rp1.000.000 kepada pihak keluarganya. 

"Tersangka mendapat keuntungan sebesar  4000 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp12.000.000 dari satu calon pekerja migran ilegal," tutur Tatan. 

Menurut pengakuan para tersangka, tambah Tatan, uang yang diterima tersangka digunakan untuk biaya operasional calon pekerja migran sejak direkrut hingga diberangkatkan ke Malaysia. 

Selanjutnya petugas mengamankan barang bukti 5 buah Pasport, 3 buku perincian keuangan, buku tabungan, resi dokumen pengiriman, 1 unit handphone, 1 unit mobil Avanza, dan uang tunai sebesar Rp1.000.000.

"Para pelaku diancam pasal 81 tentang  perlindungan pekerja migran Indonesia jo pasal 55,56 KUHPidana, dan pidana penjara 10 tahun," pungkasnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Polisi selidiki kasus pelemparan bom molotov di Aceh Barat
Rabu, 18 Mei 2022 - 12:48 WIB
Polda Aceh melalui Polres Aceh Barat terus menyelidiki kasus pelemparan bom molotov ke rumah warga m...
Tolak kriminalitas, masyarakat Batak di DIY gelar unjuk rasa damai
Senin, 16 Mei 2022 - 14:55 WIB
Pemuda Batak Bersatu DPD DIY menggelar aksi damai menolak kriminalitas atau biasa disebut dengan ist...
Dua warga Indrapuri ditembak, polisi buru pelaku
Minggu, 15 Mei 2022 - 15:36 WIB
Dua warga Aceh Besar atas nama Maimun (38) dan Ridwan (38) ditembak orang tak dikenal (OTK) di Desa ...
Selama masa lebaran angka kriminalitas di Jateng meningkat hingga 295 persen
Kamis, 12 Mei 2022 - 17:34 WIB
Selama masa Lebaran 2022 angka kriminalitas di Jawa Tengah meningkat hingga 295 persen kata Kapolda ...
 Terlilit utang online, seorang ibu bunuh anak kandung dan coba bunuh diri
Kamis, 12 Mei 2022 - 17:13 WIB
Lantaran terlilit pinjaman online, seorang ibu tega membunuh anak kandungnya yang berusia empat tahu...
Enam sepeda motor wisatawan Air Terjun Tujuh Bidadari Aceh Utara diduga dibakar OTK
Kamis, 12 Mei 2022 - 14:45 WIB
Enam sepeda motor milik wisatawan Air Terjun Tujuh Bidadari diduga dibakar oleh Orang Tak di Kenal (...
Penjambret pegawai PT KAI ditangkap Polsek Medan Timur
Kamis, 12 Mei 2022 - 10:45 WIB
Tim Unit Reskrim Polsek Medan Timur berhasil tangkap pelaku jambret  pegawai PT KAI saat beraksi di...
Tim Opsnal Satreskrim Polres Bireuen ungkap kasus mayat dibuang ke sumur
Jumat, 06 Mei 2022 - 17:47 WIB
Tim Opsnal Satreskrim dibantu personil Sat Intelkam Polres Bireuen, berasil mengungkap kasus pembunu...
Perampok bersenjata serang toko perhiasan Chanel di Paris
Jumat, 06 Mei 2022 - 09:59 WIB
Sejumlah pencuri yang membawa setidaknya satu senjata merampok sebuah toko perhiasan dan jam tangan ...
Polisi amankan pelaku penganiayaan terhadap 2 warga di Paslaten Tomohon
Kamis, 05 Mei 2022 - 14:34 WIB
Tindak pidana penganiayaan terjadi di Kelurahan Paslaten Satu Kecamatan Tomohon Timur. Penganiayaan ...
InfodariAnda (IdA)