BUMN dukung PT. Perikanan Indonesia  kembangkan bisnis ikan
Elshinta
Kamis, 30 Desember 2021 - 20:58 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
BUMN dukung PT. Perikanan Indonesia  kembangkan bisnis ikan
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung PT. Perikanan Indonesia (Persero) menjadi perusahaan BUMN perikanan yang besar dengan memperkuat lini bisnis pengolahan dan perdagangan ikan.

Wakil Menteri BUMN I Pahala N Mansury mengatakan sektor perikanan adalah salah satu komoditas yang harus diprioritaskan. Hal ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Negara kita adalah kepulauan dan PT Perikanan Indonesia harus dibesarkan. Kuncinya harus dikuatkan di sektor pengolahan ikan dan perdagangan ikan,” katanya saat mengunjungi area bisnis PT Perikanan Indonesia (Persero) Cabang Benoa seperti yang dilaporkan Kontributor Elshinta Eko Sulestyono, Kamis (30/12).

Pahala juga sempat mengunjungi kapal ikan yang sedang berlabuh, ke tempat processing ikan, ke cold storage hingga ramah tamah dengan mitra PT Perindo yakni para nelayan, pemilik kapal dan pemindang ikan.

Pahala mengungkapkan terjadi perbaikan yang signifikan pada PT Perikanan Indonesia. Apalagi setelah PT Perindo dimerger dengan PT Perikanan Nusantara. Pahala berharap PT Perindo dapat mengembangkan pasar-pasar yang berpotensi besar seperti Benoa. 

“Merger merupakan perbaikan di sektor pangan khususnya di perikanan dan dapat meningkatkan kontribusi PT Perindo terhadap inklusivitas mitra nelayan dan pemindang,” tuturnya.

Turut berkunjung ke Cabang Benoa, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Arief Prasetyo Adi sebagai calon ketua Holding Pangan mendukung penuh kegiatan usaha PT Perindo di seluruh cabang termasuk cabang Benoa.

Arief meminta PT Perindo untuk memperkuat pasar ekspor dan mendukung inklusivitas nelayan di seluruh Indonesia. Adapun PT RNI akan mendukung dengan memperkuat sourcing di hulu dan memuluskan jalan ekspor yang akan disinergikan dengan PT PPI (Persero).

“Kita terus melihat peluang yang akan kita kerjakan bersama dengan anggota BUMN Klaster Pangan untuk mengembalikan kejayaan PT Perikanan Indonesia,” kata Arief seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono.

Direktur Utama (Dirut) PT Perikanan Indonesia (Persero) Sigit Muhartono menegaskan perseroan tengah bersiap lari kencang pada 2022. 

PT Perindo bakal mengokohkan lini bisnis pengolahan dan perdagangan ikan atau fish processing and trading sebagi tumpuan bisnis utama perseroan ke depan.

Hal ini dilakukan usai PT Perikanan Indonesia (Persero) resmi merger dengan PT Perikanan Nusantara (Persero). 

Dengan adanya merger, lini bisnis pengolahan dan perdagangan ikan akan dikokohkan sebagai kontribusi utama bisnis perikanan. 

Pasalnya, sebelum merger, lini bisnis pengolahan dan perdagangan ikan PT Perikanan Indonesia (Persero) masih kurang optimal. Di mana  penopang pendapatan sebelum merger adalah lini bisnis kepelabuhanan. 

“Ke depan, bisnis BUMN perikanan harus kembali ke marwahnya yaitu berbisnis ikan. Oleh karena itu, pengolahan dan perdagangan akan kami genjot,” kata Sigit Muhartono.

Adapun alur pengolahan ikan akan dimulai dari penangkapan ikan baik penangkapan dari kapal PT Perindo hingga mitra nelayan dan mitra pemilik kapal. 

Selanjutnya hasil tangkapan ikan akan diolah di Unit Pengolahan Ikan (UPI) dengan antara lain proses ABF (Air Blast Freezer) serta processing lainnya untuk mendapatkan nilai lebih (value added) sebelum disimpan di cold storage untuk selanjutnya diperdagangkan. dan Air Blaze Freezing untuk mendapatkan nilai lebih (added value). Selanjutnya ikan akan diperdagangkan  baik domestik atau ekspor.

Dengan memperkuat lini bisnis pengolahan dan perdagangan ikan, hal ini otomatis akan meningatkan peran PT Perindo dalam merangkul nelayan.

Mitra nelayan PT Perindo hingga 2021 tercatat sebanyak 1.400 nelayan. Perseroan menargetkan jumlah mitta nelayan akan tumbuh 10 kali lipat dalam 5 tahun ke depan.

Selama ini, hasil tangkapan ikan PT Perindo maupun serapan dari nelayan sudah diperdagangkan dalam negeri dan luar negeri.

Sepanjang  2021, PT Perikanan Indonesia (Persero) telah melakukan ekspor Ikan kembung sebanyak  150 ton ke Thailand, Whole steam octopus (gurita utuh kukus) sebesar 132 ton ke Amerika Serikat, gurita 30 ton ke Jepang, dan 25 ton ikan black marlin ke Filipina.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gerbang Tami, jadi terobosan Sukoharjo cetak petani muda
Minggu, 22 Mei 2022 - 18:11 WIB
Dorong regenerasi petani, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mendeklarasikan petani milenia...
Wali Kota Magelang dukung munculnya wirausaha budidaya `tabulampot`
Minggu, 22 Mei 2022 - 17:07 WIB
Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz memberikan motivasi kepada peserta pelatihan berwirausaha b...
Layanan sertifikat energi baru terbarukan, solusi energi bersih dari PLN 
Minggu, 22 Mei 2022 - 16:55 WIB
Kesadaran para pelaku usaha dalam pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) semakin meningkat. PT PLN...
Larangan ekspor CPO dicabut, petani sawit ucapkan terima kasih pada Jokowi 
Sabtu, 21 Mei 2022 - 20:03 WIB
Kebijakan Presiden, Joko Widodo, kembali membuka ekspor minyak goreng dan juga Crude Palm Oil (CPO) ...
 PLN UID Bali apresiasi kepedulian masyarakat terkait keselamatan jaringan listrik
Sabtu, 21 Mei 2022 - 16:36 WIB
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah memahami ...
Menteri BUMN ajak keluarga besar Al Washliyah perkuat pondasi ekonomi keumatan
Sabtu, 21 Mei 2022 - 16:12 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengajak keluarga besar Al Washliyah Sumatera Utara merajut pondasi ekonom...
Smart Village kolaborasi dengan PKK Milenial untuk pengembangan `Desa Digital`
Sabtu, 21 Mei 2022 - 15:05 WIB
Program Smart Village Kemendesa PDTT di kawasan Destinasi Prioritas Candi Borobudur berkolaborasi de...
Mini Exhibition di Yogyakarta ini tampilkan prestasi anak-anak yatim
Sabtu, 21 Mei 2022 - 14:47 WIB
Mini Exhibition yang menampilkan prestasi anak-anak yatim digelar di Yogyakarta. Mini Exhibition den...
Pemerintah cabut larangan ekspor migor karena pasokan dan harga stabil
Jumat, 20 Mei 2022 - 12:49 WIB
Pemerintah memutuskan untuk mencabut larangan sementara ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak g...
Kemenkeu dan Kemendagri integrasikan data implementasi NIK jadi NPWP
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:21 WIB
Direktur Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suryo Utomo dan Direktur Jenderal Kep...
InfodariAnda (IdA)