KKP tegaskan tidak ada kapal asing menangkap ikan di perairan nasional
Elshinta
Kamis, 30 Desember 2021 - 22:11 WIB |
KKP tegaskan tidak ada kapal asing menangkap ikan di perairan nasional
Ilustrasi - Nelayan tradisional. ANTARA/HO-KKP

Elshinta.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan bahwa tidak ada kapal ikan asing yang beroperasi secara legal untuk menangkap ikan di kawasan perairan nasional karena semuanya harus berbadan hukum perusahaan Indonesia.

“Jadi tidak ada perusahaan asing yang masuk menangkap ikan. Yang ada adalah badan hukum Indonesia, kalau modal dimiliki mereka ya wajar saja, jadi tidak ada kapal asing masuk di Indonesia," kata Dirjen Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini di Jakarta, Kamis.

Menurut Zaini, semua kapal penangkap ikan yang beroperasi hanya diperuntukkan bagi nelayan Indonesia.

Dengan kata lain, Zaini menegaskan penangkapan ikan terukur di WPPNRI hanya dilakukan oleh nelayan Indonesia.

Pemerintah, masih menurut dia, memberikan kesempatan seluas-luasnya dan perlindungan kepada pelaku usaha penangkapan ikan lokal maupun tradisional di masing-masing wilayah penangkapan ikan.

Sebagaimana diwartakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan optimistisnya bahwa kebijakan penangkapan terukur yang memakai sistem zonasi dan kuota akan memberikan rasa aman bagi nelayan yang melaut.

"Sebab melalui kebijakan tersebut, pelanggaran area penangkapan yang dapat memicu konflik sosial antar nelayan, bisa diminimalisir," kata Sakti Wahyu Trenggono.

Dengan demikian, masih menurut dia, maka ke depannya seharusnya tidak ada lagi nelayan ditangkap di suatu Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara RI karena nelayan memiliki mekanisme kuotanya masing-masing.

Terkait nelayan lokal, KKP juga telah menyiapkan Program Kampung Nelayan Maju dan Kampung Perikanan Budidaya pada tahun 2022 guna mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah pesisir.

KKP menyatakan bahwa Program Kampung Nelayan Maju akan menyasar 120 kabupaten/kota di mana 50 daerah di antaranya termasuk dalam kriteria miskin ekstrem. Kemudian ada 130 kabupaten/kota untuk pengembangan Program Kampung Perikanan Budidaya, dengan 53 di antaranya adalah wilayah miskin ekstrem.

Seluruh wilayah tersebut tersebar di 25 provinsi, meningkat jauh dari realisasi program penanggulangan kemiskinan ekstrem tahun 2021 yang menyasar tujuh provinsi. Pada tahun 2021, anggaran untuk program penanggulangan kemiskinan ekstrem mencapai Rp174,06 miliar yang bersumber dari APBN, DAK dan BLU.

Menteri Trenggono menerangkan pengentasan kemiskinan ekstrem ini merupakan agenda nasional sehingga pelaksanaannya dilakukan bersama-sama kementerian/lembaga pemerintah lainnya. Untuk perbaikan infrastruktur pelabuhan perikanan dan permukiman nelayan misalnya, KKP menggandeng Kementerian PUPR.

Kolaborasi juga dilakukan untuk pemberian modal usaha, penyediaan bahan bakar dan energi, asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan, pendidikan, penguatan kelembagaan usaha melalui koperasi nelayan, hingga fasilitas kesehatan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
TNI lakukan percepatan pembangunan sumur bor di Mukomuko
Selasa, 24 Mei 2022 - 08:51 WIB
Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan percepatan pembangunan sumur bor untuk mengatasi kebutuha...
Panglima TNI tanggapi soal kerawanan IKN dari serangan udara
Senin, 23 Mei 2022 - 17:22 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa angkat bicara soal kerawanan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) N...
Pimpin apel, Kapolres Lhokseumawe ingatkan anggota untuk tingkatkan disiplin 
Senin, 23 Mei 2022 - 12:08 WIB
- Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengingatkan kepada anggota akan pentingnya sikap disiplin ...
Polda Sumut perketat pengawasan distribusi minyak goreng
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:22 WIB
Polda Sumatera Utara akan memperketat pengawasan distribusi minyak goreng untuk memastikan masyaraka...
Satgas Yonif 126/KC bagikan pakaian layak pakai kepada warga perbatasan
Sabtu, 21 Mei 2022 - 20:10 WIB
Personel Pos Yuruf Satgas Pamtas Yonif 126/KC memberikan pakaian layak pakai kepada masyarakat Kampu...
Tim Jatanras Polda Kaltim berhasil amankan polisi gadungan
Sabtu, 21 Mei 2022 - 14:23 WIB
Tim Opsnal Jatanras Polda Kalimantan Timur, kembali mengamankan seorang pemuda yang mengaku-aku angg...
Bupati Aceh Timur apresiasi SKK Migas - Pertamina EP Rantau Field tutup sumur ilegal 
Sabtu, 21 Mei 2022 - 14:06 WIB
Apresiasi tersebut disampaikan pada saat silaturahmi sekaligus menyampaikan Laporan Penutupan Sumur ...
 Apel Komandan Satuan Kodam VI/Mulawarman digelar di Titik Nol IKN Nusantara 
Kamis, 19 Mei 2022 - 21:13 WIB
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso membuka secara resmi pelaksanaan Apel Komanda...
Profesionalisme Densus 88 Antiteror perangi terorisme diapresiasi
Rabu, 18 Mei 2022 - 17:58 WIB
Jaringan Muslim Madani (JMM) mengapresiasi kinerja Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dala...
KKP-Bakamla perkuat patroli pengawasan di laut
Rabu, 18 Mei 2022 - 17:44 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama-sama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) bertekad ...
InfodariAnda (IdA)