Kumpul ngariung di Saung Kujang Pajajaran, Bogor; Perubahan kita mulai dari Tanah Pasundan
Elshinta
Minggu, 02 Januari 2022 - 09:55 WIB | Penulis : | Editor : Administrator
Kumpul ngariung di Saung Kujang Pajajaran, Bogor; Perubahan kita mulai dari Tanah Pasundan
Suasana ngumpul ngariung di Saung Kujang Pajajaran, Bogor.

Elshinta.com - DR. Rizal Ramli - Assalamualaikum Wr Wb. Puji sinareng sukur urang panjatkeun ka Allah SWT anu tos maparin rahmat sareng karuniana ka urang sadayana tiasa kempel di ieu tempat kalawan sehat walafiat…

Hadirin sadayana, wilujeng taun enggal, mugia dina taun ieu, hirup urang sadayana aya dina panangtayungan sareng barokah di Allah Ta’ala.

Wilujeng sumping ka para inohong sunda dina acara Kumpul Ngariung ieu.

Pribados ageung di tanah sunda, di Bogor ti yuswa 7taun. Nyarios basa sunda mah tiasa, mung neda tawakup upami undak usukna masih keneh teu acan merenah. 

Sanaon kitu, pribados apal pisan, kana budaya urang sunda anu lemes. Ka urang sunda anu resep banyol, sok hareureuy tapi daria, suka bungah tapi teu resep kana kateuadilan.

Saya  besar dan dididik di tanah Sunda, di Bogor sejak umur 7 tahun, bisa bahasa Sunda Bogor, paham betul budaya Sunda yang sangat halus, happy go lucky, doyan  hareureuy, ceria, dan sangat tidak suka ketidakadilan

BARANGKALI sebuah kebetulan atau mungkin sudah takdir sejarah (historisch lot) bahwa ternyata banyak tokoh pergerakan kemerdekaan negeri ini memulai dan memusatkan pergerakannya di tanah Sunda, Kota Bandung, Bogor, dibandingkan kota-kota lain di Indonesia.

Tirto Adhisuryo, Tjipto Mangunkusumo, Ki Hadjar Dewantara, Soeryopranoto, Douwes Dekker, Sosrokartono, Abdul Muis, Hatta, Sukarno, Natsir, Sutan Sjahrir, adalah sedikit contoh dari tokoh-tokoh yang memulai debutnya di Kota Bandung.

Abah Wahyu Affandi Suradinata merupakan tokoh paneumpa Kujang yang sudah sejak tahun 1990an mendedikasikan diri untuk mempelajari kembali dan melestarikan Kujang sebagai warisan budaya masyarakat Sunda.

Saya menjadi teringat oleh pepatah bijak bahwa kalau tanah Pasundan aman, Indonesia aman. Kalau tanah Pasundan damai, Nusantara damai. Kalau tanah Pasundan makmur, rakyat Indonesia makmur. 

Kujang sendiri mempunyai ikatan historis dan kebudayaan dengan tanah Sunda. Mempunyai makna dan simbol kebudayaan yang kuat

Kujang juga merefleksikan ketajaman dan daya kritis dalam kehidupan juga melambangkan kekuatan dan keberanian untuk melindungi hak,  kebenaran dan keadilan.

Karakter masyarakat Sunda sangat terbuka, egaliter dan menentang ketidakadilan, merupakan sumber kekuatan untuk melakukan perubahan Indonesia menjadi lebih adil, lebih baik dan lebih makmur.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ponpes Darul Falah rutin lakukan nikah massal tanpa tahu calonnya
Sabtu, 28 Mei 2022 - 23:23 WIB
Pondok Pesantren Darul Falah Pusat di Sidoarjo, Jawa Timur, rutin melakukan nikah massal lima tahun ...
Laksmi Shari dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2022
Sabtu, 28 Mei 2022 - 08:01 WIB
Laksmi Shari De Neefe Suardana, Puteri Indonesia Bali dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2022 di Pl...
Pemilihan Puteri Indonesia 2022 dihadiri tiga ratu dunia
Jumat, 27 Mei 2022 - 22:47 WIB
Pemilihan Puteri Indonesia 2022 akan digelar malam ini, Jumat (27/6) di Plenary Hall, Jakarta Conven...
Kemenag: calon haji tidak diwajibkan vaksin COVID-19 dosis tiga
Jumat, 27 Mei 2022 - 17:03 WIB
Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan calon haji yang aka...
PBNU sampaikan belasungkawa atas wafatnya Buya Syafii Maarif
Jumat, 27 Mei 2022 - 16:57 WIB
Ketua Umum PBNU K.H. Yahya C. Staquf menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tokoh bangsa Prof. Dr...
Setelah dua tahun tertunda,141 CJH asal Kabupaten Langkat siap diterbangkan ke Mekkah
Jumat, 27 Mei 2022 - 16:05 WIB
Setelah dua tahun tertunda akibat pandemi COVID-19. Akhirnya keberangkatan calon jamaah haji (CJH) k...
 Beri materi bimbingan haji, Sutiaji terisak-isak
Selasa, 24 Mei 2022 - 17:13 WIB
Wali Kota Malang, Jawa Timur Sutiaji tak bisa membendung tetesan air mata saat mengumandangkan kalim...
Umat Kristen dan Katolik rayakan Paskah bersama, wujud toleransi di Kota Magelang
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:06 WIB
Puncak perayaan Paskah digelar umat Kristen dan Katolik se-Kota Magelang di Pendopo Gereja Santo Ign...
Kemenag RI kenalkan dunia Pesantren melalui Program Pesantren di Radio
Senin, 23 Mei 2022 - 09:11 WIB
Selama Ramdan 1443 H. Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendid...
Sekjen Kemenag: Petugas haji harus jadi super tim
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:06 WIB
Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nizar Ali mengatakan bahwa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) A...
InfodariAnda (IdA)