Kadisdik DKI: Pelajar akan ikuti PTM 100 persen meski belum divaksin
Anak-anak akan mendapat layanan pendidikan pada PTM 100%, walaupun belum divaksin. Hal ini disampaian Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, usai meninjau SMPN 200 Cilincing, Jakarta Utara.

Elshinta.com - Anak-anak akan mendapat layanan pendidikan pada PTM 100%, walaupun belum divaksin. Hal ini disampaian Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, usai meninjau SMPN 200 Cilincing, Jakarta Utara.
Sesuai SKB/Surat Keputusn bersama 4 Menteri no 1347, tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran dimasa pandemi Covid 19, sehingga bagi wilayah yang PPKM/Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakatnya level 1 atau 2, maka dapat menyelenggaraan PTM 100%.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, beserta rombongan meninjau sekolah SD, SMP dan SMA/Smk sederajat, di wilayah Jakarta Utara, guna melihat dari dekat kegiatan PTM 100% yang diberlakukan sejak Senin (3/1) di sekolah swasta dan sekolah negeri.
Didampingi Sedisdik Agus, Kasatlakdik Kec. Cilincing, Sujaelani, dan lainya, Kadisdik Prov DKI Jakarta, Nahdiana, menjelaskan kepada Reporter Elshinta, ME Sudiono, usai meninjau di SMPN 200, Cilincing, Jakarta Utara, bahwa PTM 100% tidak serta merta, karena pada kondisi tertentu seperti lantaran orang tua, anak-anak belum bisa masuk PTM terbatas di sekolah, anak-anak tetap mendapat layanan pendidikan dan tidak kehilangan penilaian.
Masih dipaparkan Nahdiana, bahwa untuk anak yang belum sekolah tatap muka di kelas, maka pihak sekolah akan membuat jadwal kembali agar mereka tidak kehilangan hak pendidikan.
Diharapkan Kadisdik Prov DKI Jakarta, Nahdiana, bila anak didik yang tidak mengalami kendala adanya kormobit dan lainnya, agar para orang tua bisa bekerja sama untuk divaksin dan bagi siswa yang tidak vaksin itu tetap harus masuk sekolah untuk mengikuti pelajaran.