Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kapal perang dilibatkan untuk vaksinasi anak-anak Semarang

Ratusan  anak-anak usia 6 - 11 tahun, lengkap dengan seragam sekolah mereka; terlihat ceria saat datang ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (6/1).

Kapal perang dilibatkan untuk vaksinasi anak-anak Semarang
X
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.

Elshinta.com - Ratusan anak-anak usia 6 - 11 tahun, lengkap dengan seragam sekolah mereka; terlihat ceria saat datang ke Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (6/1). Mereka antre menjalani vaksinasi COVID-19 yang dilakukan di atas Kapal Perang KRI Surabaya 591. Mereka mendapatkan vaksin, sekaligus berwisata merasakan masuk ke dalam kapal perang dan melihat perlengkapan alutsista kebanggaan TNI Angkatan Laut.

KRI Surabaya (591) adalah kapal tempur yang juga berfungsi untuk operasi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam. Dengan panjang 122 meter dan lebar 22meter, kapal ini mampu melaju dengan kecepatan 60 knot atau setara dengan 111,12 km per jam di laut.

Kemegahan kapal itu sendiri menjadi menarik bagi anak-anak. Mendapatkan vaksin di atas kapal perang, jelas berbeda dengan di sekolah. Meski sedikit deg-degan dengan jarum suntik, namun bonus pengalaman masuk kapal perang menjadikan suasana vaksinasi menjadi penuh tawa ceria.

Bahkan saat ada satu siswi yang menangis karena takut jarum suntik, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Panglima Komando Aramada II Laksamana Muda Iwan Isnuwanto membesarkan nyali gadis kecil siswa SD tersebut.

Siswa dari salah satu sekolah dasar, Araseli, menangis dan menolak saat akan disuntik oleh vaksinator. Bahkan ketika ditenangkan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowi dan Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto.

“Sini lihat Pak Gubernur. Nggak sakit kok. Coba tenang dulu, jangan dipaksa,” ujar Ganjar menenangkan gadis kecil itu dan meminta agar vaksinator jangan menyuntik dulu.

Setelah tenang, vaksinator segera menyuntikkan vaksin. Suntikan vaksin berhasil. Araseli, gadis kecil itu pun tertawa. Ternyata suntikan jarum vaksin tidak sesakit yang ia khawatirkan. Rekan-rekannya juga memberikan semangat. Semua tertawa gembira. Setelah itu mereka dipandu para marinir melihat alat-alat tempur kapal perang tersebut.

"Mengajak para siswa menjalani vaksinasi di kapal perang menjadikan kegiatan itu menjadi lebih menarik karena ada bonus wisata pengetahuan," kata Ganjar.

Sementara itu Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan TNI AL-Koarmada II membantu percepatan vaksinasi anak di Kota Semarang hari ini dan besok tanggal 7 Januari 2022. Sebanyak 5.000 dosis vaksin disiapkan dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

"Hari ini kami siapkan 1.300 dosis. Dengan antusias anak seperti ini, 5.000 bisa terpenuhi. Apa yang sudah direncanakan sesuai perintah Pak Presiden, vaksinasi bisa tuntas," kata Laksda Iwan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto.

Model vaksinasi di atas kapal perang ini selain bisa menarik minat vaksinasi anak juga diharapkan menjadi pengalaman tak terlupakan bagi anak-anak.

Gubernur Jateng juga telah berkoordinasi dengan Pangkoarmada II untuk melanjutkan kerjasama mengejar percepatan vaksinasi di sejumlah daerah di pantura yang capaiannya masih rendah.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire