DFW: Masih banyak kapal nelayan belum terdaftar oleh pemerintah

Elshinta
Minggu, 09 Januari 2022 - 13:19 WIB | Editor : Widodo | Sumber : Antara
DFW: Masih banyak kapal nelayan belum terdaftar oleh pemerintah
Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia, Moh Abdi Suhufan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Elshinta.com - Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Moh Abdi Suhufan menyatakan bahwa masih banyak kapal berukuran kecil milik nelayan yang belum terdaftar oleh pemerintah sehingga juga menjadi tantangan dalam menerapkan kebijakan penangkapan terukur.

"Sejauh ini pemerintah belum pernah melakukan kegiatan sensus kapal ikan, sehingga jumlah kapal yang teregistrasi diperkirakan jauh dari angka yang sebenarnya," kata Abdi di Jakarta, Minggu.

Mengantisipasi penangkapan ikan berlebih atau overfishing, pihaknya mendukung pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan registrasi kapal ikan melalui kegiatan pengukuran dan penerbitan pas kecil.

Ia mengingatkan bahwa bila sensus penduduk dengan 270 juta jiwa berhasil dilakukan maka hal serupa dapat dilakukan untuk memastikan jumlah kapal ikan dari berbagai ukuran yang diperkirakan jumlahnya kurang dari 700 ribu di Tanah Air.

"Mestinya (sensus kapal nelayan atau pelaku usaha perikanan) menjadi prioritas pemerintah saat ini," kata Abdi.

Menurut dia, registrasi kapal ikan merupakan titik masuk untuk penelusuran hasil tangkapan tuna jika Indonesia ingin mengikuti sertifikasi produk oleh sejumlah lembaga internasional.

Abdi menuturkan, apalagi saat ini kegiatan penangkapan tuna oleh nelayan kecil kini makin berkembang, bersamaan pula dengan rencana pemerintah melalui KKP dalam menerapkan kebijakan penangkapan terukur mulai 2022 ini.

"Sejalan dengan upaya pemerintah untuk melindungi kegiatan penangkapan ikan skala kecil, saat ini pemerintah telah mencanangkan perikanan terukur. Salah satu tantangan perikanan terukur adalah masih banyak perahu atau kapal penangkapan ikan ukuran kecil yang belum memiliki pas kecil dan Tanda Daftar Kapal Perikanan atau TDKP," paparnya.

DFW Indonesia, ujar dia, bekerja sama dengan Burung Indonesia telah memfasilitasi pengukuran dan penerbitan pas kecil bagi nelayan penangkap tuna di kabupaten Buton.

Koordinator Program Wabula, DFW Indonesia, Nasruddin mengatakan pengukuran kapal dan penerbitan pas kecil ini diperuntukan bagi nelayan kecil pada beberapa desa di kabupaten Buton.

Kegiatan yang menyasar nelayan penangkap tuna dengan armada di bawah 5 GT ini berhasil mengukur 86 perahu nelayan tuna dan dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 8-9 Januari 2022 berlokasi di desa Holimbobo Jaya, Wabula, Wasuembda dan Tolando, kabupaten Buton.

"Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi berbagai pihak dalam perlindungan nelayan. Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari kerjasama antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta DFW Indonesia dalam mendukung perlindungan nelayan kecil," kata Zulhamran.

Sebelumnya terkait kebijakan penangkapan terukur, KKP telah memperkenalkan sistem kontrak dalam penerapan kebijakan penangkapan terukur, sekaligus menjaring masukan dari beragam pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan domestik.

"Penarikan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dengan sistem kontrak ini merupakan hal baru yang juga sejalan dengan kebijakan ekonomi biru untuk menyeimbangkan ekonomi dan ekologi," kata Dirjen Perikanan Tangkap KKP Muhammad Zaini dalam konsultasi publik yang digelar secara daring dari Kantor KKP di Jakarta, Kamis (30/12/2021).

Zaini menjelaskan, sistem kontrak yang dimaksud adalah bentuk kerja sama antara pemerintah dengan mitra dalam pemanfaatan sumber daya ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Sedangkan mitra kerja sama tersebut, lanjutnya, adalah berupa entitas usaha berbadan hukum yaitu koperasi dan perseroan terbatas.

Zaini mengatakan sistem kontrak ini juga dapat mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Dia berharap industri perikanan dapat tumbuh di seluruh wilayah Indonesia dengan potensi perikanan yang besar dari Aceh hingga Papua.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Baca Juga

 
Wabup Lumajang minta warga di zona merah Semeru dikosongkan
Minggu, 04 Desember 2022 - 20:59 WIB

Wabup Lumajang minta warga di zona merah Semeru dikosongkan

Elshinta.com, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati meminta semua warga yang berada di zona merah e...
Bawaslu RI salurkan bantuan untuk korban gempa Cianjur
Minggu, 04 Desember 2022 - 20:47 WIB

Bawaslu RI salurkan bantuan untuk korban gempa Cianjur

Elshinta.com, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menyalurkan sejumlah bantuan dari Bawaslu Peduli un...
Wisata Bromo tidak terdampak erupsi Gunung Semeru
Minggu, 04 Desember 2022 - 20:35 WIB

Wisata Bromo tidak terdampak erupsi Gunung Semeru

Elshinta.com, Aktivitas wisata di Gunung Bromo, Jawa Timur, yang masuk  kawasan Taman Nasional Brom...
Pemkot Serang dorong lembaga pendidikan berinovasi dalam pembelajaran
Minggu, 04 Desember 2022 - 20:11 WIB

Pemkot Serang dorong lembaga pendidikan berinovasi dalam pembelajaran

Elshinta.com, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang mendorong lembaga-lembaga pendidikan terus...
PUPR sebut pembangunan rumah korban gempa Cianjur tuntas sebelum Lebaran
Minggu, 04 Desember 2022 - 19:35 WIB

PUPR sebut pembangunan rumah korban gempa Cianjur tuntas sebelum Lebaran

Elshinta.com, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan pemb...
Pemkab Boyolali kirim 20 relawan pertukangan ke lokasi bencana Cianjur
Minggu, 04 Desember 2022 - 19:05 WIB

Pemkab Boyolali kirim 20 relawan pertukangan ke lokasi bencana Cianjur

Elshinta.com, Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setem...
Pemkot Depok raih indeks tertinggi daya saing digital daerah
Minggu, 04 Desember 2022 - 18:35 WIB

Pemkot Depok raih indeks tertinggi daya saing digital daerah

Elshinta.com, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, meraih penghargaan East Ventures-Digital C...
Kemenkumham Sumsel dukung Imigrasi buka layanan paspor akhir pekan
Minggu, 04 Desember 2022 - 18:11 WIB

Kemenkumham Sumsel dukung Imigrasi buka layanan paspor akhir pekan

Elshinta.com, Pejabat Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sumatera ...
Bendungan Ciawi dan Sukamahi siap dioperasikan pada musim hujan
Minggu, 04 Desember 2022 - 17:59 WIB

Bendungan Ciawi dan Sukamahi siap dioperasikan pada musim hujan

Elshinta.com, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  siap mengoperasikan Bendunga...
Wilayah Ampelgading Malang hujan abu vulkanis akibat erupsi Semeru
Minggu, 04 Desember 2022 - 17:47 WIB

Wilayah Ampelgading Malang hujan abu vulkanis akibat erupsi Semeru

Elshinta.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyatakan bahwa wilayah K...

InfodariAnda (IdA)