Tembok Besar China runtuh akibat gempa Qinghai
Elshinta
Selasa, 11 Januari 2022 - 00:35 WIB |
Tembok Besar China runtuh akibat gempa Qinghai
Seorang memotret gerbang utama Tembok Besar China di Kota Jiayuguan, Provinsi Gansu, Senin (7/6/2021). ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie

Elshinta.com - Tembok Besar China peninggalan Dinasti Ming yang berkuasa pada 1368 hingga 1644 runtuh akibat gempa bumi berkekuatan 6,9 pada skala Richter di kedalaman 10 kilometer di Provinsi Qinghai.

Tembok Besar sektor Kabupaten Shandan, Provinsi Gansu, sepanjang dua meter runtuh saat terjadi gempa tersebut, demikian media China, Senin.

Lokasi runtuhnya Tembok Besar tersebut sekitar 114 kilometer dari episentrum gempa di Kabupaten Menyuan, Provinsi Qinghai.

Setelah terkena guncangan hebat, otoritas setempat melakukan pemeriksaan benda peninggalan budaya dan mengamankan lokasi reruntuhan.

Upaya penyelamatan dilakukan dengan melakukan pekerjaan restorasi.

Qinghai dan Gansu merupakan provinsi bertetangga di wilayah baratlaut daratan Tiongkok.

Tidak ada korban tewas akibat gempa yang terjadi pada Sabtu (8/1), namun sembilan orang mengalami luka-luka.

Permukiman terdekat dengan episentrum gempa berjarak sekitar 40 kilometer.

Gempa terdahsyat di Provinsi Qinghai terjadi pada 14 April 2010 berkekuatan 7,1 SR yang menyebabkan 2.698 orang tewas dan 270 lainnya hilang di Prefektur Yushu yang dihuni etnis minoritas Tibet.

Lebih dari 90 persen rumah penduduk setempat runtuh akibat gempa saat itu disertai beberapa kali gempa susulan. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wiku: Achmad Yurianto tokoh yang tenang dalam penanganan COVID-19
Minggu, 22 Mei 2022 - 17:14 WIB
Juru Bicara Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menyatakan mantan Juru Bicara Penanganan COVID-19, ...
Semua korban longsor Cijeruk Bogor sudah ditemukan
Minggu, 22 Mei 2022 - 16:04 WIB
Tim SAR gabungan berhasil menemukan Eneng (30) korban longsor di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang,...
Tim SAR gabungan masih cari satu korban longsor di Cijeruk Bogor
Minggu, 22 Mei 2022 - 14:48 WIB
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian satu korban tertimbun longsoran di Kampung Pasir Pogor, D...
Tanah longsor menyebabkan kerusakan rumah warga di Soho, Banggai
Sabtu, 21 Mei 2022 - 13:55 WIB
Tanah longsor menyebabkan kerusakan rumah warga di Kelurahan Soho, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Bangga...
Satu tewas, 40 luka-luka saat tornado menghantam Jerman
Sabtu, 21 Mei 2022 - 10:03 WIB
Badai hebat yang menerjang Jerman pada Jumat (20/5) menewaskan sedikitnya satu orang dan menyebabkan...
Kapolres Langkat salurkan bansos kepada korban angin kencang 
Selasa, 17 Mei 2022 - 14:06 WIB
Kapolres Langkat, Sumatera Utara, AKBP Danu Pamungkas Totok bersama Ketua Bhayangkari Cabang Langkat...
Warga korban bencana alam di Lebak berharap rumah hunian tetap
Senin, 16 Mei 2022 - 19:44 WIB
Masyarakat korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berharap rumah hunian t...
Plt Bupati Langkat bantu korban angin puting beliung di tiga kecamatan
Senin, 16 Mei 2022 - 15:47 WIB
Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana a...
Sebanyak 3.570 warga terdampak banjir di Desa Pinamula Kabupaten Buol
Minggu, 15 Mei 2022 - 08:31 WIB
Sebanyak 3.570 warga Desa Pinamula, Kecamatan Momununu, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah (Su...
Kendaraan tertahan di trans Sulawesi akibat banjir
Minggu, 15 Mei 2022 - 08:15 WIB
Kendaraan tertahan di jalur trans-Sulawesi yang menghubungkan antara Kabupaten Mamuju dengan Provins...
InfodariAnda (IdA)