PHDI Lumajang pastikan bukan umat Hindu yang memasang sesaji di DAS Semeru
Elshinta
Rabu, 12 Januari 2022 - 13:57 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
PHDI Lumajang pastikan bukan umat Hindu yang memasang sesaji di DAS Semeru
Sumber foto: Efendi Murdiono/elshinta.com.

Elshinta.com - Ketua Perisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lumajang Edy Sumianto menanggapi permasalahan sesaji di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Gunung Semeru di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, yang disepak dan dibuang oleh seorang laki-laki, dipastikan yang memasang atau meletakkan sesaji bukan dari umat Hindu.

"Kegiatan tersebut bukan dari kalangan umat Hindu, maka dari itu umat Hindu tidak bertindak sebelum tahu data dan fakta sebenarnya di lapangan,'' kata Edy Sumianto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Efendi Murdiono, Rabu (12/1).

Dijelaskan Edy Suminto bilamana di Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo dekat DAS itu ada patmasari karena sebelumnya ada warga setempat beragama Hindu dan sekarang warga tersebut telah ikut transmigrasi. Direncanakan sebelumnya patmasari tersebut untuk dipindahkan atau bila mendapatkan ijin pemerintah di lakukan rehab.

"Sebelum erupsi Gunung Semeru terjadi ada rencana untuk memindahkan patmasari atau membangun kembali bila itu mendapat restu dari pemerintah", ucap Edy.

Terkait persoalan penyepakan dan pembuangan sesaji oleh seorang laki-laki yang terekam amatir, pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan penanganan agar segera melakukan klarifikasi. Bagi umat Hindu kata Edi yang akan mendukung dan menerima keputusan tersebut.

"Kami mendukung langkah pemerintah soal pembuangan sesaji, namun apapun keputusannya tetap kami hormati", tutur Edy.

Sementara itu Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan kepada masyarakat, relawan dan aparat keamanan yang masih lokasi untuk mencari agar cepat mengklarifikasi atas perlakuannya. 

"Aksi yang bisa membuat retaknya nilai hormat menghormati antar agama selama ini terjaga tetap terjaga tidak sampai ada permasalahan", tutur Thoriq.

Mengingat kondisi saat ini pemerintah kabupaten Lumajang fokus terhadap penanganan pasca erupsi Gunung Semeru dari segala aspek tidak hanya Hunian Sementara (Huntara).

Relawan yang datang ke Kabupaten Lumajang Jawa Timur misi utama adalah kemanusiaan dalam penanganan korban Awan Panas Guguran (APG) Semua bukan untuk yang lainnya, sehingga kondisi yang sudah dilakukan oleh oknum relawan tidak terulang dikemudian hari di tempat lainnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ponpes Darul Falah rutin lakukan nikah massal tanpa tahu calonnya
Sabtu, 28 Mei 2022 - 23:23 WIB
Pondok Pesantren Darul Falah Pusat di Sidoarjo, Jawa Timur, rutin melakukan nikah massal lima tahun ...
Laksmi Shari dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2022
Sabtu, 28 Mei 2022 - 08:01 WIB
Laksmi Shari De Neefe Suardana, Puteri Indonesia Bali dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2022 di Pl...
Pemilihan Puteri Indonesia 2022 dihadiri tiga ratu dunia
Jumat, 27 Mei 2022 - 22:47 WIB
Pemilihan Puteri Indonesia 2022 akan digelar malam ini, Jumat (27/6) di Plenary Hall, Jakarta Conven...
Kemenag: calon haji tidak diwajibkan vaksin COVID-19 dosis tiga
Jumat, 27 Mei 2022 - 17:03 WIB
Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan calon haji yang aka...
PBNU sampaikan belasungkawa atas wafatnya Buya Syafii Maarif
Jumat, 27 Mei 2022 - 16:57 WIB
Ketua Umum PBNU K.H. Yahya C. Staquf menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tokoh bangsa Prof. Dr...
Setelah dua tahun tertunda,141 CJH asal Kabupaten Langkat siap diterbangkan ke Mekkah
Jumat, 27 Mei 2022 - 16:05 WIB
Setelah dua tahun tertunda akibat pandemi COVID-19. Akhirnya keberangkatan calon jamaah haji (CJH) k...
 Beri materi bimbingan haji, Sutiaji terisak-isak
Selasa, 24 Mei 2022 - 17:13 WIB
Wali Kota Malang, Jawa Timur Sutiaji tak bisa membendung tetesan air mata saat mengumandangkan kalim...
Umat Kristen dan Katolik rayakan Paskah bersama, wujud toleransi di Kota Magelang
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:06 WIB
Puncak perayaan Paskah digelar umat Kristen dan Katolik se-Kota Magelang di Pendopo Gereja Santo Ign...
Kemenag RI kenalkan dunia Pesantren melalui Program Pesantren di Radio
Senin, 23 Mei 2022 - 09:11 WIB
Selama Ramdan 1443 H. Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendid...
Sekjen Kemenag: Petugas haji harus jadi super tim
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:06 WIB
Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nizar Ali mengatakan bahwa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) A...
InfodariAnda (IdA)