Meneg BUMN: Indonesia harus miliki ekosistem sendiri untuk kuasai pasar dunia
Indonesia harus memiliki ekosistem sendiri guna menguasai pangsa pasar dunia.

Elshinta.com - Indonesia harus memiliki ekosistem sendiri guna menguasai pangsa pasar dunia. Demikian dikatakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dalam acara Launching BUMN Pangan 'ID FOOD' melalui kanal Yotube Kementerian BUMN RI di Jakarta, Rabu (12/1).
Erick mengatakan, proses pembentukan holding pangan yang telah selesai dilaksanakan dan ditandai dengan penandatanganan akta inbreng saham pada 7 Januari 2022 lalu dimana Pemerintah telah mengalihkan saham lima BUMN pangan, yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia, PT Berdikari, dan PT Garam kepada PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI sebagai induk holding BUMN pangan.
Dalam sambutannya Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan, pembentukan holding BUMN diharapkan akan menciptakan nilai tambah. "Termasuk efisiensi, penguatan rantai pasok, hingga inovasi bisnis model Indonesia," ujarnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Remon Fauzi, Rabu (12/1).
Di kesempatan yang sama Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Arief Prasetyo Adi mengatakan, launching identitas baru holding pangan menjadi pemicu semangat untuk mewujudkan tiga objektif yang mendukung ketahanan pangan nasional, inklusivitas bagi petani peternak dan nelayan, serta menjadi perusahaan pangan berkelas dunia.