Top
Begin typing your search above and press return to search.

Mendag: Pemerintah terus upayakan stabilkan harga minyak goreng

Kementerian Perdagangan tengah melakukan intervensi harga minyak goreng agar tetap ada dan terjangkau di angka Rp14.000 per liter.

Mendag: Pemerintah terus upayakan stabilkan harga minyak goreng
X
Sumber foto: Remon Fauzi/elshinta.com.

Elshinta.com - Kementerian Perdagangan tengah melakukan intervensi harga minyak goreng agar tetap ada dan terjangkau di angka Rp14.000 per liter. Demikian dikatakan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi saat peluncuran BUMN Holding Pangan, melalui kanal Yotube Kementerian BUMN RI, Rabu (12/1) siang.

Lutfi mengatakan, selain ketersediaan barang terpenuhi dan harga bisa terkendali Pemerintah tengah menyoroti masalah harga minyak goreng yang mahal pada awal 2022 ini. Berbagai indikator penyebab, salah satunya adalah kenaikan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Menteri perdagangan Muhammad Lutfi dalam sambutannya menyatakan mekanisme intervensi yaitu dengan menggunakan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan akan menggunakan subsidi sebesar Rp3 ribu, dengan menyiapkan 1,2 miliar liter untuk 6 bulan pertama di tahun 2022. "Serta menjamin harga minyak goreng akan di angka Rp14.000 per liter," ujar Lutfi seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Remon Fauzi, Rabu (12/1).

Muhammad Lutfi menambahkan, adanya macam mekanisme harga minyak sawit mentah akan tetapi kenaikan harga ini menjadi salah satu tujuan daripada Indonesia yang memproduksi kelapa sawit terbesar dunia. "Dimana ekspor Indonesia di tahun 2021 ini yang seharusnya mencapai USD 27 miliar tertinggi dalam sejarah namun terdampak pada harga minyak yang naik," ungkapnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire