Kemendikbudristek lepas ekspor perdana produk mahasiswa
Elshinta
Kamis, 13 Januari 2022 - 23:07 WIB |
Kemendikbudristek lepas ekspor perdana produk mahasiswa
Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, (kiri) menyerahkan secara simbolis menyerahkan paket pada kurir sebagai bentuk pelepasan produk ekspor mahasiswa di Jakarta, Kamis (13/1/2022). (ANTARA/Indriani)

Elshinta.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Riset Teknologi (Diktiristek) melakukan pelepasan perdana produk ekspor mahasiswa ke pasar global.

"Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua, melakukan pelepasan perdana produk ekspor mahasiswa ke pasar global," ujar Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, di Jakarta, Kamis.

Nizam mengatakan produk ekspor tersebut merupakan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program Kampus Merdeka Studi Independen Menjadi Eksportir Baru 4.0 tahun ajaran 2021/2022.

Ekspor perdana dilakukan ke Taiwan dan Jepang. Total sebanyak 198 produk ekspor mahasiswa siap masuk ke pasar global.

"Perjalanan yang dilakukan sendirian akan terasa berat. Untuk itu perlu berkolaborasi, bergandengan tangan dan bekerja sama dengan dunia industri. Semua itu menguatkan dan melengkapi satu sama lain," tambah dia.

Nizam mendorong agar mahasiswa dapat fokus pada branding, packaging dan juga pemasaran yang dilakukan secara digital. Sehingga dengan mudah dapat menjangkau pasar global.

Kepala Sekolah Ekspor, Dr Handito Hadi Joewono, mengatakan sebanyak 198 produk mahasiswa tersebut dihasilkan 777 mahasiswa dari 223 perguruan tinggi seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua.

Handito menambahkan menjadi eksportir adalah pilihan atau orientasi karier yang sangat menantang, yang menyatu dengan karakteristik generasi muda. Untuk itu dibutuhkan komitmen, etos bisnis, pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni serta penguasaan teknologi digital di era perdagangan dunia.

Pada semester genap 2022, Program Kampus Merdeka Studi Independen Bersertifikat yang dilaksanakan Sekolah Ekspor mengambil tema “Digital Export” yang memberi penekanan lebih besar pada pendayagunaan teknologi digital dalam pengembangan ekspor, sehingga memberi kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya kalangan perguruan tinggi untuk menjadi eksportir sebagai bagian dari program akselerasi mencetak 500.000 eksportir baru yang digagas oleh Sekolah Ekspor bersama beberapa asosiasi usaha dan KADIN.

Terdapat lima klaster dalam Sekolah Ekspor, yakni Digital Global Business, Digital Marketing, Digital Communication, Digital Payment, dan E-commerce. Sekolah Ekspor juga menerbitkan katalog Digital Export yang menampilkan produk-produk ekspor mahasiswa.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pasien rawat inap Wisma Atlet per hari ini tambah 51 orang
Jumat, 21 Januari 2022 - 20:45 WIB
Jumlah pasien yang dirawat di RS Darurat Khusus Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, per Jumat, ...
Polisi seriusi dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Manado
Jumat, 21 Januari 2022 - 20:05 WIB
Kepolisian Daerah Sulawesi Utara melalui Polresta Manado terus intensif mendalami perkara dugaan tin...
 Kapolda Sulut tinjau vaksinasi di SD Islam Yapim Manado 
Jumat, 21 Januari 2022 - 19:10 WIB
Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno didampingi Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kabid Dokkes...
 Varian Omicron masuk Jateng, masyarakat diimbau waspada dan taat prokes
Jumat, 21 Januari 2022 - 18:55 WIB
Varian Omicron masuk Jateng, masyarakat diimbau waspada dan taat prokes. Imbauan tersebut disampaika...
 Varian Omicron masuk Jateng, 9 pasien terpapar
Jumat, 21 Januari 2022 - 18:47 WIB
Varian Omicron telah masuk ke Jawa Tengah. Informasi yang diterima Polda Jateng ada sembilan pasien ...
37 penghuni asrama terpapar Covid-19, MAN 2 lakukan isolasi di Gedung PSPB
Jumat, 21 Januari 2022 - 18:12 WIB
Jumlah siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 yang reaktif hasil swab antigen bertambah. Dari hasil s...
 Vaksin dan penularan landai, PPKM Kabupaten Karawang turun ke level 1
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:58 WIB
Kabupaten Karawang, memasuki PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 1 mulai dari...
Waspada! warga Kabupaten Manggarai Timur terpapar Covid-19
Jumat, 21 Januari 2022 - 17:35 WIB
Setelah sempat nol kasus Covid-19 selama kurang lebih tiga bulan terakhir, terhitung dari bulan Okto...
BKKBN dan Dirjen Bina Pemdes sinergi program percepatan penurunan stunting
Jumat, 21 Januari 2022 - 16:44 WIB
Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Yusharto Huntoyungo, didampingi Direktur Kelemba...
 Polda Sumut periksa nakes yang diduga suntik vaksin kosong kepada siswa SD
Jumat, 21 Januari 2022 - 15:36 WIB
Video seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas sebagai vaksinator, diduga menyuntikkan vaksin ...
InfodariAnda (IdA)