Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ratusan emak-emak berebut minyak goreng murah di Disperindag Karawang

Ratusan warga yang didominasi emak-emak berdesakan dan saling dorong berebut antrean operasi pasar murah yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang.

Ratusan emak-emak berebut minyak goreng murah di Disperindag Karawang
X
Sumber foto: Faizol Yuhri/elshinta.com.

Elshinta.com - Ratusan warga yang didominasi emak-emak berdesakan dan saling dorong berebut antrean operasi pasar murah yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang di halaman depan kantor Disperindag, Jalan Ahmad Yani, Karawang, Kamis (13/1).

Selama berjam-jam sejak pukul 12 siang, emak-emak sudah berkerumun. Warga ingin sesegera mungkin mendapatkan minyak goreng murah yang dibanderol Rp14 ribu per botol kemasan satu liter. Masing-masing warga mendapat jatah membeli minyak goreng maksimal dua botol.

Kepala Disperindag Karawang Suroto menuturkan, operasi pasar murah minyak goreng dilakukan untuk menstabilkan harga minyak goreng.

"Kami menyelenggarakan operasi pasar atas instruksi Kementerian Perdagangan dan Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Barat. Operasi pasar dibagi menjadi dua tahap. Pertama hari ini di kantor dinas, kami mendistribusikan 2.000 liter minyak goreng. Kedua besok di kantor Kecamatan Kutawaluya, kami distribusikan 5.200 liter," kata Suroto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Faizol Yuhri, Jumat (14/1).

Pertimbangan Disperindag, lokasi kantor dinas dan Kecamatan Kutawaluya dipilih karena keduanya merupakan wilayah yang dihuni penduduk berpenghasilan rendah.

"Kantor Disperindag berada di wilayah padat penduduk, aksesnya dekat, dan banyak warga yang berpenghasilan rendah. Sementara Kutawaluya dipilih karena kecamatan itu banyak dihuni penduduk (yang masuk kategori) kemiskinan ekstrem," katanya.

Total minyak goreng yang didistribusikan dalam operasi ini adalah 7.200 liter. Suroto menuturkan, tidak menutup kemungkinan bakal ada operasi pasar susulan selama harga minyak goreng belum turun. Disperindag bakal terus melakukan operasi pasar sampai harga stabil.

Saat ini, kata Suroto, harga minyak goreng di pasar berada di kisaran harga Rp20 ribu sampai Rp22 ribu.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire