Polisi jerat ekshibisionis Sunter dengan pasal perlindungan anak
Elshinta
Jumat, 14 Januari 2022 - 22:11 WIB |
Polisi jerat ekshibisionis Sunter dengan pasal perlindungan anak
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo menunjukkan barang bukti pakaian yang digunakan laki-laki ekshibisionis terhadap mantan kekasihnya di Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang terekam oleh kamera pengawas (Closed Circuit Television/ CCTV) di rumah warga setempat saat konferensi pers di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (14/1/2022). ANTARA/Abdu Faisal

Elshinta.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara menjerat laki-laki ekshibisionis berinisial MH (18) di Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

"Untuk kasus ini, tersangka sudah kami tangkap dengan inisial MH usia 18 tahun dan kami kenakan pasal 82 UU Perlindungan Anak Nomor 17 Tahun 2016," kata Kepala Polres Metro Jakarta Utara Komisaris Besar Polisi Wibowo kepada wartawan di Jakarta Utara, Jumat.

Ia menjelaskan, tindakan menyimpang itu menimpa korban yang juga mantan kekasihnya, TA (16).

Awalnya korban hanya mengikuti tersangka karena diajak untuk membicarakan hubungan mereka yang kandas.

"Dalam keadaan putus, saat mau rujuk, pelaku mengajak korban jalan-jalan," kata Wibowo.

Tapi saat kedua sejoli melintasi gang sepi di Kelurahan Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, muncul niat tersangka MH untuk berperilaku ekshibisionis terhadap korban TA.

Wibowo mengatakan perbuatan MH juga meresahkan warga di sekitar tempat kejadian perkara karena aksinya itu. 

Polisi lalu menangkap tersangka MH usai aksinya yang terekam kamera pengawas di rumah warga, kemudian diunggah oleh warga ke media sosial agar tidak terulang lagi perbuatan serupa di tempat tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, MH mengakui bahwa perbuatan kepada korban dilakukan secara spontan karena  selama menjadi sepasang kekasih, hubungan keduanya kerap di luar batas wajar.

Akibat perbuatannya, kini tersangka MH (18) terancam pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ketua PN Depok ingatkan pencari keadilan jangan coba-coba lakukan suap dan gratifikasi 
Jumat, 21 Januari 2022 - 20:35 WIB
Pengadilan Negeri Depok, sudah melengkapi semua fasilitas fisik bangunan dan mental pegawai untuk da...
Dinsos Kabupaten Tangerang siapkan 1.000 paket untuk tiga kecamatan
Jumat, 21 Januari 2022 - 15:24 WIB
Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Banten sudah menyiapkan dan mendistribusikan bantuan sembako seban...
Ardhito Pramono tiba di RSKO Cibubur untuk rehabilitasi
Jumat, 21 Januari 2022 - 12:53 WIB
Musisi Ardhito Pramono tiba di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur pada Ju...
Warga harap polisi tingkatkan patroli di lokasi rawan tawuran pelajar
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:25 WIB
Warga berharap polisi meningkatkan patroli di lokasi rawan tawuran pelajar seperti di sekitar jembat...
Sudin Bina Marga Jakpus temukan gulungan kulit kabel di gorong-gorong
Jumat, 21 Januari 2022 - 08:35 WIB
Satuan Tugas Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Pusat menemukan puluhan kilogram gulungan kulit k...
BPBD Jakarta keluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat
Jumat, 21 Januari 2022 - 07:59 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melalui akun Twitter resminya @BPBDJakarta me...
BMKG minta waspadai hujan petir dan angin kencang di Jaksel dan Jakbar
Jumat, 21 Januari 2022 - 07:35 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan...
Polisi evakuasi belasan nasabah yang demo tiga hari di Prudential
Jumat, 21 Januari 2022 - 06:01 WIB
Polres Metro Jakarta Selatan mengevakuasi 16 nasabah yang menggelar aksi unjuk rasa selama tiga hari...
Pemkot Tangerang berlakukan kembali WFH terkait lonjakan kasus
Kamis, 20 Januari 2022 - 20:31 WIB
Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan kebijakan penerapan bekerja dari rumah (WFH) bagi pegawai  t...
Kota Tangerang alami lonjakan COVID-19 harian capai 84 kasus
Kamis, 20 Januari 2022 - 19:07 WIB
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menyebutkan terjadi peningkatan kasus harian COVID-...
InfodariAnda (IdA)