Polisi ungkap motif pria acungkan pistol di Kota Batu
Elshinta
Jumat, 14 Januari 2022 - 23:11 WIB |
Polisi ungkap motif pria acungkan pistol di Kota Batu
Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan (ketiga kiri) menunjukkan barang bukti berupa pistol rakitan yang dimiliki oleh tersangka MS dalam jumpa pers di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (14/1/2021). (ANTARA/Vicki Febrianto)

Elshinta.com - Kepolisian Resor (Polres) Batu mengungkap motif seorang pria berinisial MS berusia 49 tahun yang mengacungkan pistol di dekat Kantor Desa Pandanrejo, Kota Batu, Jawa Timur pada Kamis (13/1) kurang lebih pukul 10.00 WIB.

Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan di Kota Batu, Jawa Timur, Jumat mengatakan bahwa motif pelaku mengacungkan pistol tersebut terungkap pada saat dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka usai ditangkap pada Kamis malam pukul 23.00 WIB.

"Alasan atau motif pelaku, karena merasa sebelumnya diserempet oleh pengendara lain pada saat berada di jalan," kata Yogi.

Sebagai informasi, pada Kamis (13/1), seorang pengendara sepeda motor mengacungkan pistol di dekat Kantor Desa Pandanrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Aksi pengendara motor itu terekam dalam kamera closed circuit television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Yogi menjelaskan, karena merasa diserempet oleh pengendara kendaraan bermotor lainnya, pelaku kemudian berhenti dan turun dari kendaraan. Setelah itu, tersangka MS mengeluarkan sebuah pistol dan mengarahkan ke seberang jalan.

"Pelaku berhenti kemudian mengacungkan senjata ke udara. Namun, tidak sempat meletuskan senjata tersebut," ujarnya.

Menurut pengakuan tersangka, lanjutnya, kendaraan bermotor lain yang disebutkan menyerempet pelaku sudah melaju pada saat tersangka mengacungkan senjata api itu. Saat itu, tidak ada warga atau orang lain yang berada di seberang pelaku.

"Menurut tersangka, pengendara yang menyerempet sudah melaju dan posisi di seberang jalan kosong," ujarnya.

Ketika ditanya apakah pelaku ada keterkaitan dengan kelompok teroris, Yogi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara lengkap. Selain itu, juga akan dilakukan pemeriksaan terkait penjual senjata api tersebut.

"Tentu kami akan melakukan pemeriksaan selengkapnya, saat ini tersangka baru kami amankan tadi malam. Proses akan berjalan secara lengkap terkait kepemilikan senpi ilegal, termasuk penjual dan lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan, pelaku mengaku memiliki senjata api tersebut dengan alasan untuk menjaga diri dan untuk koleksi. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan memburu penjual senjata api rakitan kepada tersangka MS.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk airsoft gun dengan peluru 5,5 milimeter dan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver. Pada senjata api rakitan itu ditemukan tiga buah peluru di dalam chamber empat butir peluru lain.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit kendaraan bermotor roda dua yang dipergunakan tersangka pada saat kejadian, berikut helm, pakaian dan tas yang dipergunakan. Pelaku selama ini tidak bekerja dan tinggal bersama kekasihnya di wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

"Pelaku mengacungkan senjata beralasan untuk meluapkan kekesalannya dan menunjukkan bahwa dia memiliki senjata. Menunjukkan superioritas dan bersifat arogan," katanya.

Saat ini, pelaku dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, atau bahan peledak dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup atau setinggi-tingginya 20 tahun penjara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Korupsi jasa pelabuhan, Kajari Samosir tetapkan MS jadi tersangka
Jumat, 21 Januari 2022 - 19:36 WIB
Kejari Samosir menetapkan mantan Kepala Unit KMP Sumut I DAN Sumut II, MS tersangka dalam kasus duga...
Polisi: Suami bunuh istri karena korban ingin `menikah` lagi
Jumat, 21 Januari 2022 - 16:56 WIB
Polres Metro Jakarta Timur menyebutkan motif pembunuhan oleh suami, W (41) di kontrakannya Jalan Po...
DPO kasus dugaan korupsi DD-ADD di SBT tertangkap di Jakarta
Jumat, 21 Januari 2022 - 16:36 WIB
Tim Intelijen Kejaksaan Agung RI bekerja sama dengan tim Kejati Maluku menangkap Nizar Alkatiri (39)...
Polisi terima pengaduan Majelis Adat Sunda soal Arteria Dahlan
Jumat, 21 Januari 2022 - 14:26 WIB
Kepolisian Daerah Jawa Barat menyebut telah menerima pengaduan dari Masyarakat Adat Sunda soal ucapa...
Polisi sebut korban meninggal kecelakaan maut Balikpapan empat orang
Jumat, 21 Januari 2022 - 13:59 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyampaikan data terkini sementara korban menin...
KPK panggil enam saksi terkait kasus korupsi di Penajam Paser Utara
Jumat, 21 Januari 2022 - 13:04 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, memanggil enam saksi dalam penyidikan kasus dugaan korups...
MA berhentikan hakim dan panitera PN Surabaya terjaring OTT KPK
Jumat, 21 Januari 2022 - 11:58 WIB
Mahkamah Agung (MA) memberhentikan sementara hakim berinisial IT dan panitera pengganti H yang bertu...
Hakim Itong yang ditetapkan tersangka miliki harta Rp2,17 miliar
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:11 WIB
Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat (IIH) yang telah ditetapkan sebagai ters...
KPK tahan hakim PN Surabaya Itong terkait kasus suap
Jumat, 21 Januari 2022 - 08:59 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hiday...
Penendang sesajen di lokasi APG Semeru tiba di Polres Lumajang
Jumat, 21 Januari 2022 - 08:47 WIB
Pelaku penendang dan pembuangan sesajen berinisial HF di lokasi awan panas guguran (APG) Gunung Seme...
InfodariAnda (IdA)