Kisah di balik robot yang jadi siswa dan bersekolah di Jerman
Elshinta
Sabtu, 15 Januari 2022 - 11:11 WIB |
Kisah di balik robot yang jadi siswa dan bersekolah di Jerman
Seorang siswa menyapa Joshua melalui avatar robot (REUTERS/HANNIBAL HANSCHKE)

Elshinta.com - Bayangkan anda harus kembali menjalani duduk di bangku sekolah dasar. Alih- alih bertemu teman sebaya, kini anda berkawan dengan robot yang mewakili teman anda bersekolah.

Tentu itu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan bukan?

Kisah ini pun dialami oleh murid- murid di salah satu sekolah di Jerman tepatnya di Sekolah Pusteblume- Grundschule di Berlin. Setiap hari, kini ada sebuah robot yang datang ke sekolah dan mengikuti pelajaran layaknya seorang murid di sekolah itu.

Robot itu bukan sembarang robot, melainkan robot yang mewakili kedatangan seorang siswa bernama Joshua Matinangeli (7). Dikutip dari  Reuters, Sabtu, Joshua memiliki keterbatasan pada fisiknya sehingga ia tidak mampu bergerak bebas apalagi harus datang langsung ke sekolah.

Kehadiran robot yang disebut dengan robot avatar itu menggantikan badan fisik Joshua untuk mengalami pengalaman berinteraksi dengan rekan sebayanya. Inovasi itu memungkinkan Joshua bisa mengobrol dan merasakan pengalaman bermain di sekolah meski sebenarnya ia berada di rumahnya.

“Anak-anak berbicara dengannya, tertawa bersamanya dan kadang-kadang bahkan mengobrol dengannya selama pelajaran. Joshi juga bisa melakukannya dengan baik," kata Kepala Sekolah Pusteblume- Grundschule Ute Winterberg.

Joshua mengalami keterbatasan fisik karena ia harus memakai selang di lehernya akibat penyakit paru- paru yang parah. Kondisi itu membuatnya tak bisa dengan mudah berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya.

Kehadiran robot di dalam kelasnya, membuat Joshua bisa merasakan kondisi nyata bersekolah dengan interaksi sosial teman sebaya.

Joshua bisa mengirimkan sinyal dengan membuat robotnya berkedip untuk memulai interaksi dengan teman- temannya. Beruntung cara tersebut membantu Joshua bisa akrab dengan teman- temannya.

"Saya menyukainya, saya juga suka robot avatarnya," kata salah seorang siswa bernama Noah Kuessner.

Noah juga menjadi teman Joshua yang sering mengobrol dan bermain dengan avatar yang mewakili Joshua saat di kelas. Meski demikian, kehadiran Joshua secara langsung di kelasnya tetap dinanti.

"Saya akan lebih suka lagi jika Joshi benar-benar bisa datang ke sekolah," kata teman sekelas lainnya, Beritan Aslanglu.

Kehadiran robot yang mewakili Joshua itu sebenarnya merupakan inisiatif dari Dewan Lokal di Distrik Berlin dan akhirnya memunculkan proyek robot avatar.

"Kami adalah satu-satunya distrik di Berlin yang telah membeli empat robot avatar untuk anak- anak bisa bersekolah secara langsung. Hal ini terjadi karena COVID-19, tetapi saya pikir ini akan menjadi masa depan yang jauh melampaui pandemi," kata Dewan Pendidikan Distrik Torsten Kuehne.

Dengan inovasi itu diharapkan anak- anak yang memiliki keterbatasan dan tidak dapat keluar rumah kini bisa merasakan pengalaman masa kecil berinteraksi dengan teman- teman sebayanya.

Anak- anak itu juga diharapkan bisa memiliki pengalaman manis yang tidak terlupakan dengan bantuan robot avatar.

"Karena berbagai alasan, seringkali ada anak yang tidak dapat pergi ke kelas secara langsung. Robot avatar ini dapat memberikan anak itu kesempatan untuk tetap menjadi bagian dari komunitas sekolah," kata Kuehne.

Torten Kuehne menyebutkan kini ide robot avatar itu tengah diangkat dalam diskusi politik di tingkat negara bagian.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DIOR Beauty gaet Jisoo BLACKPINK di kampanye WhatsApp pertama
Rabu, 18 Mei 2022 - 09:11 WIB
Merk mewah dari Prancis, DIOR Beauty, telah meluncurkan kampanye pertama dalam sejarah industri deng...
Netflix akan hadirkan fitur siaran langsung
Selasa, 17 Mei 2022 - 10:47 WIB
Netflix mengonfirmasi bahwa pihaknya saat ini sedang mempersiapkan fitur live streaming atau siara...
Tips pertahankan keuangan usaha fesyen usai lonjakan omzet Ramadan
Senin, 16 Mei 2022 - 08:15 WIB
Pelaku usaha yang telah sukses mendorong pertumbuhan bisnisnya selama Ramadan hingga Idul Fitri 1443...
Psikolog ungkap alasan remaja semakin suka idola K-pop saat pandemi
Sabtu, 14 Mei 2022 - 15:55 WIB
Psikolog klinis Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Nanda Rossalia, M.Psi mengungkapkan salah sat...
Elon Musk berencana buka blokir Trump di Twitter
Rabu, 11 Mei 2022 - 10:32 WIB
Elon Musk, yang baru saja membeli Twitter, menyatakan akan membuka blokir terhadap akun milik mantan...
Twitter uji fitur `Circle`
Rabu, 04 Mei 2022 - 21:47 WIB
Twitter dikabarkan telah mengetes fitur bernama `Circle` yang memungkinkan penggunanya mencuit hanya...
Google bawa nostalgia HP jadul lewat emoji hitam putih
Selasa, 03 Mei 2022 - 18:11 WIB
Google baru merilis set emoji baru mengajak para pengguna gawai bernostalgia dengan suasana HP jadu...
Telegram Premium versi beta hadirkan sistem berlangganan
Selasa, 03 Mei 2022 - 13:01 WIB
Aplikasi layanan pesan instan, Telegram, melakukan uji coba sistem langganan yang nantinya dinamakan...
Tips padu padan gaya berpakaian untuk momen Lebaran
Jumat, 29 April 2022 - 21:59 WIB
Fashion Influencers Soraya Ulfa membagikan sejumlah tip padu padan (mix and match) gaya berpakaian ...
Keindahan kaligrafi dalam rancangan Hana Sadiq
Jumat, 29 April 2022 - 16:28 WIB
Perancang Hana Sadiq asal Irak yang bermukim di Yordania menunjukkan kreasinya ke seluruh dunia, tap...
InfodariAnda (IdA)