Kabupaten Ngawi tertarik kerjasama dengan DIY kembangkan destinasi wisata sejarah
Elshinta
Minggu, 16 Januari 2022 - 20:26 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Sigit Kurniawan
Kabupaten Ngawi tertarik kerjasama dengan DIY kembangkan destinasi wisata sejarah
Sumber foto: Izan Raharjo/elshinta.com

Elshinta.com - Banyaknya situs sejarah di berbagai daerah di Indonesia cukup menarik untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah. Kabupaten Ngawi di Jawa Timur yang memiliki banyak situs bersejarah terus berupaya untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata sejarah yang menarik. 

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngawi ingin bisa bekerjasama dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mengembangkan situs-situs bersejarah menjadi destinasi wisata. Tidak dipungkiri bahwa D. I. Yogyakarta mempunyai banyak situs bersejarah yang berkembang menjadi destinasi wisata yang menarik para wisatawan untuk mengunjunginya. 

"Kita tahu bahwa DIY  merupakan salah satu tujuan wisata andalan Indonesia. Kami berharap kedepan bisa kerjasama, kami punya potensi sama dengan DIY, hanya bedanya kami tidak punya pantai saja. Mudah-mudahan sinergi bisa terus terjalin antara DIY dengan Ngawi,” kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat menemui kunjungan kerja Komisi A DPR DIY di Pemkab Ngawi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Izan Raharjo, Minggu (16/1). 

Ngawi yang memiliki luas 128 ribu km persegi dengan 920 ribu penduduk. Jumlah situs dan cagar budaya di Ngawi terbilang cukup banyak yakni 263 yang terdata baik bangunan, situs dan kebendaan.

Di Ngawi juga ada tempat bersejarah, diantaranya rumah kediaman Ketua BPUPK Dr KRT Radjiman Wediodiningrat yang berada di  dusun Paldaplang, Desa Kauman, Kecamatan Widodaren. 

"Ini bisa beri pengalaman kepada anak cucu sehingga sejarah bangsa tidak hilang, ada monumen yang bisa diceritakan kepada anak cucu," katanya.

Sesuai skala prioritas dan atensi dari Pemerintah Pusat ada sejumlah destinasi wisata sejarah yang mendapatkan perhatian seperti Benteng Van Den Bosch atau Benteng Pendem. 1830-1839 pembangunannya oleh Belanda digunakan menyimpan logistik dan benteng pertahanan. Lokasinya di tempuran Bengawan Solo dan Bengawan Madiun. Saat ini masih dalam proses restorasi, dikembalikan ke bentuk asalnya dengan dana APBN Rp 170 miliar

Ketua Komis A DPRD DIY Eko Suwanto, mengatakan Pemerintah Ngawi ke depan bisa saja bekerjasama dengan pemda DIY  berkaitan dengan pengembangan destinasi wisata sejarah dan riset bersama ahli dari perguruan tinggi  Yogyakarta. 

Jumlah ratusan situs bersejarah di Ngawi  sangat besar untuk ukuran satu kabupaten. Situs Trinil, Benteng Pendem hingga rumah dr Radjiman selama ini telah dirawat dan dikelola dana daerah. 

"Peluang kerja sama DIY dan Ngawi  tentang destinasi wisata sejarah maupun riset sangat besar. Kita akan segera duduk bersama Pemda se DIY untuk mendukung potensi kerja sama ini. Apalagi jika tol jogja ke solo jadi segera, tentu Jogja Ngawi akan dapat ditempuh dengan waktu yang singkat sehingga banyak hal yang bisa dikembangkan kerjasama dimasa yang akab datang, termasuk destinasi wisata sejarah" ujarnya.

Rombongan Komisi A DPRD DIY dalam kesempatan ini juga berkunjung ke rumah kediaman Ketua BPUPKI Dr KRT Radjiman Wediodiningrat  di usun Paldaplang, Desa Kauman, Kecamatan Widodaren. Kunjungan ini sebagai bagian dari melengkapi pembatinan tentang sejarah, khususnya berkait tentang lahirnya Pancasila. Dr KRT Radjiman Wediodiningrat adalah Ketua BPUPK, Badan Penyidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibentuk pada 29 April 1945 dan dibubarkan tanggal 7 Agustus 1945. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Ponpes Darul Falah rutin lakukan nikah massal tanpa tahu calonnya
Sabtu, 28 Mei 2022 - 23:23 WIB
Pondok Pesantren Darul Falah Pusat di Sidoarjo, Jawa Timur, rutin melakukan nikah massal lima tahun ...
Laksmi Shari dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2022
Sabtu, 28 Mei 2022 - 08:01 WIB
Laksmi Shari De Neefe Suardana, Puteri Indonesia Bali dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2022 di Pl...
Pemilihan Puteri Indonesia 2022 dihadiri tiga ratu dunia
Jumat, 27 Mei 2022 - 22:47 WIB
Pemilihan Puteri Indonesia 2022 akan digelar malam ini, Jumat (27/6) di Plenary Hall, Jakarta Conven...
Kemenag: calon haji tidak diwajibkan vaksin COVID-19 dosis tiga
Jumat, 27 Mei 2022 - 17:03 WIB
Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan calon haji yang aka...
PBNU sampaikan belasungkawa atas wafatnya Buya Syafii Maarif
Jumat, 27 Mei 2022 - 16:57 WIB
Ketua Umum PBNU K.H. Yahya C. Staquf menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tokoh bangsa Prof. Dr...
Setelah dua tahun tertunda,141 CJH asal Kabupaten Langkat siap diterbangkan ke Mekkah
Jumat, 27 Mei 2022 - 16:05 WIB
Setelah dua tahun tertunda akibat pandemi COVID-19. Akhirnya keberangkatan calon jamaah haji (CJH) k...
 Beri materi bimbingan haji, Sutiaji terisak-isak
Selasa, 24 Mei 2022 - 17:13 WIB
Wali Kota Malang, Jawa Timur Sutiaji tak bisa membendung tetesan air mata saat mengumandangkan kalim...
Umat Kristen dan Katolik rayakan Paskah bersama, wujud toleransi di Kota Magelang
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:06 WIB
Puncak perayaan Paskah digelar umat Kristen dan Katolik se-Kota Magelang di Pendopo Gereja Santo Ign...
Kemenag RI kenalkan dunia Pesantren melalui Program Pesantren di Radio
Senin, 23 Mei 2022 - 09:11 WIB
Selama Ramdan 1443 H. Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Jenderal Pendid...
Sekjen Kemenag: Petugas haji harus jadi super tim
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:06 WIB
Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nizar Ali mengatakan bahwa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) A...
InfodariAnda (IdA)