Cara atasi jerawat anti rumit dengan produk lokal
Elshinta
Selasa, 18 Januari 2022 - 11:11 WIB |
Cara atasi jerawat anti rumit dengan produk lokal
GlowInc Potion sebagai salah satu skincare lokal untuk mengatasi jerawat dengan rangkaian yang praktis. (ANTARA/HO/GlowInc Potion)

Elshinta.com - Pembahasan mengenai kesehatan kulit terutama wajah dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan.

Salah satunya terkait cara mengatasi jerawat untuk memastikan kulit tetap sehat secara ideal.

Berdasarkan hasil survei aplikasi JAKPAT, sepanjang 2021 didapati 8 dari 10 masyarakat di Indonesia kulit sehat dan ideal merupakan kulit yang tidak berjerawat dan tidak breakout.

Namun kondisi ideal tersebut tidak didapati dengan mudah, kenyataannya dari survei yang sama didapati 55 persen masyarakat Indonesia mengalami breakout serta 46 persen memiliki kulit berjerawat.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya merawat kulit wajah untuk mengurangi jerawat dan breakout serta mengatasi bekas jerawat dengan menggunakan produk perawatan kulit terpercaya sebagai salah satu bentuk investasi kesehatan kulit wajah.

Melihat fakta ini, Irene Ursula yang merupakan pencipta skincare lokal yaitu Somethinc memutuskan untuk terus berkembang dan menciptakan GlowInc Potion, sebagai adik dari Somethinc yang hadir dengan #4SimpleSteps untuk menangani jerawat.

"Kami percaya bahwa rutinitas memakai skincare tidak harus menjadi hal yang rumit namun sederhana. Berbeda dengan Somethinc yang memiliki fokus untuk menawarkan personalized skincare, GlowInc Potion menawarkan #4SimpleSteps yang anti rumit untuk membantu mengatasi permasalahan kulit masing-masing orang Indonesia” ungkap Founder and Creator GlowInc Potion Irene Ursula dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Dikemas dengan Skin Minimalism serta harga terjangkau, “GlowInc Potion” dihadirkan untuk membantu segala permasalahan kulit.

Salah satu skincare series yang ditawarkan oleh GlowInc Potion adalah rangkaian produk ACNECORE+ yang terdiri dari pembersih wajah, toner, serum dan pelembab ditujukan khusus bagi orang-orang yang memiliki kondisi kulit berjerawat dan memiliki pori-pori besar yang mengidamkan kulit yang sehat.

Sebagai perawatan ekstra kulit berjerawat, penggunaan acne gel menjadi produk esensial dalam rangkaian perawatan kulit.

Penggunaan acne gel tidak kalah penting, karena dapat membantu menyembuhkan peradangan dan membunuh bakteri aktif penyebab jerawat dengan cepat.

Namun, produk yang tersedia di pasaran memiliki tekstur yang padat dan berwarna sehingga tidak nyaman untuk digunakan pada siang hari dan sebelum memakai riasan.

Terbukti dari hasil survei JAKPAT yang menunjukkan acne spot treatment hanya masuk dalam produk unggulan yang dipakai pada malam hari.

Melihat situasi ini, GlowInc Potion menghadirkan ACNECORE+ Acne Spot Gel, sebuah inovasi produk acne gel yang tidak berwarna agar dapat digunakan pagi dan malam sehingga bisa membantu lebih efektif mengurangi jerawat. ACNECORE+ Acne Spot Gel ini bisa digunakan mulai dari remaja mulai dari usia 11 tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Sementara itu dark spot atau flek hitam juga menjadi permasalahan kulit yang dihasilkan dari bekas jerawat yang membandel.

GlowInc Potion menghadirkan solusinya melalui Dark Spot SOS Ampoule.

Acne gel ini dapat mengatasi bekas jerawat PIE & PIH, flek hitam, dan hiperpigmentasi. Keduanya, ACNECORE+ Acne Spot Gel dan Dark Spot SOS Ampoule diluncurkan pada 22 Desember lalu dengan harga mulai dari Rp50.000 dan sudah tersedia di Beautyhaul.com dan e-commerce.

"Melalui produk acne gel terbaru GlowInc Potion, kami ingin masyarakat Indonesia merasa lebih nyaman dan efektif dalam mengatasi permasalahan jerawat mereka. Tekstur gel transparan dari kedua produk terbaru kami juga memungkinkannya untuk dipakai ke luar rumah maupun sebelum makeup,” tutup Irene.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dokter ini bantu pahami sisi gelap diri dalam `Merawat Luka Batin`
Minggu, 22 Mei 2022 - 13:55 WIB
Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa dr. Jiemi dr. Jiemi Ardian Sp.KJ memberikan kiat bagi orang-orang t...
Masih perlukah tes COVID-19 untuk kurangi penularan kasus saat ini?
Minggu, 22 Mei 2022 - 12:07 WIB
Bagi sebagian orang, menjalani tes usap di hidung atau tenggorokan (swab test) untuk menguji COVID-1...
Seberapa efektifkah `powder sunscreen`?
Sabtu, 21 Mei 2022 - 11:35 WIB
Sebagian besar orang lebih mengenal sunscreen atau tabir surya dalam bentuk losyen atau spray.
Dokter: Obesitas dapat memicu gangguan siklus haid
Sabtu, 21 Mei 2022 - 10:51 WIB
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi di Rumah Sakit Siloam Mampang dr. Joan Meutia Sari Sp.OG m...
Berapa banyak urine yang dapat ditampung kandung kemih yang sehat?
Sabtu, 21 Mei 2022 - 08:01 WIB
Kandung kemih manusia dapat menampung cukup banyak cairan yakni sekitar 2,3 cangkir atau 500 ml untu...
Pentingnya ukur tekanan darah secara rutin sebelum muncul keluhan
Sabtu, 21 Mei 2022 - 00:11 WIB
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Hipertensi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular I...
Kenali gejala gagal jantung pada masa kehamilan
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:36 WIB
Dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dr. Rarsari Soerarso, SpJP...
Dokter sebut kesadaran masyarakat soal gagal jantung masih rendah
Kamis, 19 Mei 2022 - 07:47 WIB
Dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) dr. Rarsari Soerarso, SpJP...
Dokter: Hepatitis penyakit peradangan disebabkan kerusakan sel hati
Rabu, 18 Mei 2022 - 19:55 WIB
Dokter Spesialis Anak RS Sari Asih Ciputat Tangerang Selatan dr. Dinar Handayani menjelaskan hepatit...
Satgas Yonif 126/KC beri penyuluhan kesehatan dan vitamin untuk warga perbatasan RI-PNG
Rabu, 18 Mei 2022 - 14:12 WIB
 Dalam rangkaian mendukung Program Anak Indonesia Sehat, Pos Somografi Satgas Pamtas Yonif 126/KC m...
InfodariAnda (IdA)