Kelola keuangan saat pandemi, buat tiga pos utama untuk pengeluaran
Elshinta
Rabu, 19 Januari 2022 - 19:39 WIB |
Kelola keuangan saat pandemi, buat tiga pos utama untuk pengeluaran
Ilustrasi mengatur keuangan (ANTARA/Shutterstock/nidduazder)

Elshinta.com - Pandemi COVID-19 membuat sebagian orang mengalami penurunan pemasukan, tak sedikit juga yang kondisi keuangannya menjadi tidak stabil lantaran banyaknya pengeluaran dadakan salah satunya untuk masalah kesehatan.

Perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie mengatakan pandemi COVID-19 mendatangkan banyak tantangan, khususnya dari sisi finansial dan yang paling berat adalah cara mengatur pengeluaran agar tidak lebih besar dari pemasukan.

Menurut Prita, dalam mengatur atau mengelola keuangan, hal yang paling mendasarkan adalah membagi anggaran pengeluaran dalam tiga pos utama yakni livingsaving dan playing atau kebutuhan, tabungan dan senang-senang.

"Contohnya sekarang kita harus beli masker, berarti pos living-nya ditambahin. Aku paham banget kalau sekarang pos living itu bisa bengkak, artinya pengeluarannya jadi bertambah," ujar Prita dalam webinar "MR.DIY Semua Ketemu Disini", Rabu.

Dengan membedakan pengeluaran berdasarkan tiga pos utama, maka Anda akan lebih bijak dalam menggunakan uang untuk kebutuhan hidup atau bersenang-senang.

Jika Anda bisa menekan pengeluaran dengan berbelanja lebih hemat, maka sisa uang pengeluaran untuk kebutuhan dapat dialokasikan pada pos tabungan atau investasi.

Prita mengatakan salah satu hal yang bisa dilakukan agar pengeluaran tidak bertambah besar adalah dengan menjadi pembeli yang bijak atau smart shopper.

Sebelum memutuskan membeli suatu barang atau produk, terlebih dulu dipertimbangkan faktor kebutuhan, harga, kualitas dan juga kegunaan untuk jangka panjang.

"Smart shopper itu bukan cuma sekadar mencari harga yang paling murah tapi barangnya harus berkualitas. Karena kalau barangnya berkualitas, itu akan sangat bermanfaat untuk kebutuhan dan masa pakainya lebih lama," kata Prita.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jerman dilaporkan tolak beri jaminan investasi VW China terkait HAM
Sabtu, 28 Mei 2022 - 12:47 WIB
Kementerian Ekonomi Jerman menolak memberikan jaminan kepada Volkswagen untuk menutupi investasi bar...
Asosiasi vape sebut produk alternatif lebih ramah lingkungan
Sabtu, 28 Mei 2022 - 12:01 WIB
Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan mengatakan, anggapan bahwa produk te...
Apakah wajar bila ingin hidup biasa-biasa saja?
Jumat, 27 Mei 2022 - 11:40 WIB
Kesuksesan tak hanya milik orang-orang yang sudah berumur, banyak anak muda yang punya prestasi segu...
Perhatikan kondisi finansial sebelum beli mobkas
Kamis, 26 Mei 2022 - 17:23 WIB
Direktur Marketing OLX Autos Indonesia, Sandy Maulana mengatakan hendaknya konsumen memperhatikan ko...
Perubahan iklim ubah perilaku masyarakat
Kamis, 26 Mei 2022 - 09:01 WIB
Orang tua dulu pasti masih ingat yang namanya \"gabang\" (bahasa Banjar) yakni selimut tebal untuk t...
`Road to JMFW` koordinasi nyata majukan fesyen muslim Indonesia
Selasa, 24 Mei 2022 - 06:01 WIB
Penyelenggaraan Road to Jakarta Moslem Fashion Week (JMFW) yang mengusung tema `Glowing with JMFW 20...
Pemerintah siapkan SDM digital yang unggul dan berdaya saing
Kamis, 19 Mei 2022 - 07:23 WIB
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara simultan telah menyiapkan...
Elon Musk isyaratkan ingin beli Twitter dengan harga yang lebih murah
Selasa, 17 Mei 2022 - 12:58 WIB
Elon Musk pada Senin (16/5) waktu setempat memberi isyarat bahwa dirinya ingin membeli Twitter denga...
Indonesia punya potensi besar dalam pertumbuhan ekonomi digital
Sabtu, 14 Mei 2022 - 11:11 WIB
Indonesia memiliki potensi yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi digital di masa depan, kat...
Dua petinggi Twitter akan hengkang dari perusahaan
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:19 WIB
Chief Executive Officer Twitter Parag Agrawal mengatakan dalam sebuah memo kepada karyawan bahwa dua...
InfodariAnda (IdA)