Tanah Longsor terjadi di kawasan pelabuhan Tenau Kupang
Elshinta
Kamis, 20 Januari 2022 - 18:19 WIB |
Tanah Longsor terjadi di kawasan pelabuhan Tenau Kupang
Kantor Seksi keselamatan berlayar, penjagaan dan patroli KPLP Kupang hampir tertimbun tanah longsor di Kupang, Kamis (20/1). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

Elshinta.com - Tanah longsor terjadi di kawasan Pelabuhan Tenau, Kupang dan merusak salah satu bagian dari kantor seksi Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tenau Kupang.

Pelaksana harian KPLP Tenau Kupang Harry Husin ditemui di Kupang, Kamis mengatakan bahwa longsor itu terjadi sekitar pukul 11.25 WITA akibat intensitas hujan yang tinggi.

"Tadi para staf berpikir bahwa itu bunyi kendaraan tronton yang sering melintas, tetapi ternyata saat keluar terjadi longsor," katanya.

Ia mengatakan tak ada korban jiwa dalam kejadian tanah longsor itu, namun salah satu bagian dari gedung di bagian belakang yang merupakan gudang tertimpa material longsor.

Harry menambahkan bahwa longsor yang terjadi itu berada di lokasi parkiran kendaraan kantor KPLP.

Saat ini aktivitas perkantoran di gedung seksi keselamatan berlayar, penjagaan dan patroli KPLP dipindahkan ke kantor pusat yang letaknya tepat di bagian atas dari kantor seksi tersebut.

"Untuk sementara aktivitas di kantor seksi dipindahkan ke atas. Karena khawatir masih ada longsor susulan karena potensinya masih besar," tambah dia.

Pantauan ANTARA beberapa kali masih terjadi longsor kecil di lokasi longsoran tersebut, sehingga pengendara bermotor yang masuk ke kawasan itu harus lebih berhati-hati.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Kota Kupang dan tiga kabupaten lainnya di NTT masuk dalam daftar siaga prakiraan berbasis dampak hujan lebat di provinsi berbasis kepulauan itu.

Berdasarkan informasi BMKG yang dikutip dari Kupang, Kamis, (20/1) pagi tiga kabupaten yang siaga itu adalah Kabupaten Kupang, Manggarai Barat dan juga Kabupaten Belu.

Berbagai dampak yang terjadi akibat dampak hujan lebat itu menurut BMKG seperti jembatan yang rendah tak bisa dilintasi, terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah.

Kemudian juga volume aliran sungai meningkat akibat banjir, aliran banjir berbahaya dan dapat mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wiku: Achmad Yurianto tokoh yang tenang dalam penanganan COVID-19
Minggu, 22 Mei 2022 - 17:14 WIB
Juru Bicara Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menyatakan mantan Juru Bicara Penanganan COVID-19, ...
Semua korban longsor Cijeruk Bogor sudah ditemukan
Minggu, 22 Mei 2022 - 16:04 WIB
Tim SAR gabungan berhasil menemukan Eneng (30) korban longsor di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang,...
Tim SAR gabungan masih cari satu korban longsor di Cijeruk Bogor
Minggu, 22 Mei 2022 - 14:48 WIB
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian satu korban tertimbun longsoran di Kampung Pasir Pogor, D...
Tanah longsor menyebabkan kerusakan rumah warga di Soho, Banggai
Sabtu, 21 Mei 2022 - 13:55 WIB
Tanah longsor menyebabkan kerusakan rumah warga di Kelurahan Soho, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Bangga...
Satu tewas, 40 luka-luka saat tornado menghantam Jerman
Sabtu, 21 Mei 2022 - 10:03 WIB
Badai hebat yang menerjang Jerman pada Jumat (20/5) menewaskan sedikitnya satu orang dan menyebabkan...
Kapolres Langkat salurkan bansos kepada korban angin kencang 
Selasa, 17 Mei 2022 - 14:06 WIB
Kapolres Langkat, Sumatera Utara, AKBP Danu Pamungkas Totok bersama Ketua Bhayangkari Cabang Langkat...
Warga korban bencana alam di Lebak berharap rumah hunian tetap
Senin, 16 Mei 2022 - 19:44 WIB
Masyarakat korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berharap rumah hunian t...
Plt Bupati Langkat bantu korban angin puting beliung di tiga kecamatan
Senin, 16 Mei 2022 - 15:47 WIB
Plt Bupati Langkat, Sumatera Utara, Syah Afandin menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana a...
Sebanyak 3.570 warga terdampak banjir di Desa Pinamula Kabupaten Buol
Minggu, 15 Mei 2022 - 08:31 WIB
Sebanyak 3.570 warga Desa Pinamula, Kecamatan Momununu, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah (Su...
Kendaraan tertahan di trans Sulawesi akibat banjir
Minggu, 15 Mei 2022 - 08:15 WIB
Kendaraan tertahan di jalur trans-Sulawesi yang menghubungkan antara Kabupaten Mamuju dengan Provins...
InfodariAnda (IdA)