Polisi kantongi identitas pelaku kekerasan seksual anak di Manado
Elshinta
Jumat, 21 Januari 2022 - 20:56 WIB |
Polisi kantongi identitas pelaku kekerasan seksual anak di Manado
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Polisi menerima informasi nama terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak usia 10 berinisial CT di Manado, Sulawesi Utara, yang segera ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan saat ini penyidikan terhadap kasus yang dilaporkan pada 28 Desember 2021 masih berlangsung.

"Penyidik telah melakukan observasi rumah korban yang diduga sebagai tempat terjadinya perkara dan melakukan koordinasi dengan dokter kandungan, dokter anak dan dokter forensik serta melakukan visum," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (21/1).

Hingga saat ini penyidik kepolisian telah menyelidiki kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa bocah 10 tahun berinisial CT, sebanyak sembilan saksi, termasuk tiga orang dokter telah dimintai keterangan.

Lebih lanjut, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Mulyatno menjelaskan, selain melakukan penyelidikan dan penyidikan, penyidik Polresta Manado juga mengunjungi Rumah Sakit Kandou untuk memberikan penguatan dan penghiburan kepada korban dan keluarga.

Dari hasil pertemuan dengan korban, didapati informasi satu nama yang menjadi terduga pelaku kekerasan seksual terhadap korban. Satu nama tersebut nantinya berpotensi menjadi tersangka dan akan dilakukan penangkapan.

"Rencana tindak lanjut besok hari akan melangsungkan rilis dengan mengundang mitra pemerhati anak, psikolog anak, serta UPTD (Unit Pelayanan Teknis Daerah) Provinsi Sulut yang membidangi perlindungan, perempuan dan anak," katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah 10 tahun di Manado, berinisial CT menjadi korban kekerasan seksual.

Ibu korban, berinisial HS meminta bantuan kepada Anggota DPR Dapil Sulawesi Utara (Sulut) Hillary Lasut, dengan mengunggah video di media sosial.

Video unggahan ibu korban kekerasan seksual itu viral di media sosial. Dalam videonya, HS mengatakan peristiwa yang dialami oleh anaknya sudah dilaporkan ke Polresta Manado pada 28 Desember 2021.

Dia pun memohon agar kasus yang menimpa keluarganya diselesaikan hingga tuntas.

"Saya memohon agar ibu membantu saya membantu saya menyelesaikan kasus ini, karena anak saya seperti cacat," kata HS, dikutip dari video unggahannya, Rabu (19/1).

Dalam video berdurasi satu menit itu, ibu korban kekerasan seksual itu mengaku sampai saat ini hanya bisa melaporkan kasus tersebut ke Polresta Manado dan masih terus menunggu hasil penyelidikannya.

"Sampai saat ini anak saya masih kritis," ujarnya.

Peristiwa kekerasan seksual itu terjadi pada 7 Desember 2021. Akibat peristiwa itu, korban saat ini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Prof Kandou Manado.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Gunakan uang palsu untuk transaksi perbankan, dua pria di Purwakarta diamankan petugas
Selasa, 24 Mei 2022 - 18:57 WIB
Dua pria di Purwakarta, Jawa Barat ditangkap Satuan Reserse Kriminal  (Satreskrim) Polres Purwakar...
Bareskrim Polri ungkap kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi. Terbesar sepanjang 2022
Selasa, 24 Mei 2022 - 18:36 WIB
Kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak jenis solar bersubsidi di Kabupaten Pati diungkap tim Direkt...
Pasangan suami istri dan kedua orang tua di Langkat terlibat pembunuhan berencana 
Selasa, 24 Mei 2022 - 10:57 WIB
Polres Langkat, Sumatera Utara menggelar konferensi pers penemuan potongan tulang manusia korban pem...
Polres Karawang ungkap kasus pembunuhan yang direkayasa gantung diri
Senin, 23 Mei 2022 - 15:36 WIB
Polres Kabupaten Karawang mengungkap kasus pembunuhan seorang anak yang direkayasa dengan peristiwa ...
Aksi pencurian sawit, Koperasi Serba Usaha Agro Sumber Sejahtera rugi Rp7,2 miliar
Senin, 23 Mei 2022 - 12:58 WIB
Koperasi Serba Usaha Agro Sumber Sejahtera mengalami kerugian sebesar Rp7,2 Milyar akibat pencurian ...
Polisi selidiki kasus pembunuhan ibu rumah tangga di OKU Sumsel
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:45 WIB
Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menyelidiki kasus pemb...
Polda Jateng terus dalami dugaan rudapaksa terhadap bocah perempuan di Sragen
Minggu, 22 Mei 2022 - 17:36 WIB
Berita tentang orang tua yang mencari kejelasan tentang penanganan kasus anaknya yang diberitakan di...
Remaja Wonosobo tega bunuh gadis teman kencannya
Sabtu, 21 Mei 2022 - 15:57 WIB
Kasus pembunuhan yang menimpa gadis di bawah umur berinisial FA (14) warga Kecamatan Sruweng, Kabupa...
Polisi selidiki kasus pelemparan bom molotov di Aceh Barat
Rabu, 18 Mei 2022 - 12:48 WIB
Polda Aceh melalui Polres Aceh Barat terus menyelidiki kasus pelemparan bom molotov ke rumah warga m...
Tolak kriminalitas, masyarakat Batak di DIY gelar unjuk rasa damai
Senin, 16 Mei 2022 - 14:55 WIB
Pemuda Batak Bersatu DPD DIY menggelar aksi damai menolak kriminalitas atau biasa disebut dengan ist...
InfodariAnda (IdA)