Fodium Sumut minta para dai jadi penyejuk di masyarakat
Elshinta
Minggu, 23 Januari 2022 - 10:12 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Fodium Sumut minta para dai jadi penyejuk di masyarakat
Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com.

Elshinta.com - Pelantikan secara resmi Forum Da’i dan Ustadz Muda (Fodium) Sumatera Utara diharapkan mampu mengembangkan dakwah di Sumatera Utara melalui program-program yang disusun.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Fodium Sumut, H M Tuah Sirait sesaat setelah melantik secara resmi Pengurus Fodium Sumut, Sabtu (22/1) di Raz Residence, Jalan Kemuning, Kota Medan.

“Harapannya selanjutnya Fodium dapat bersilaturahim ke organisasi Islam seperti Al-Washliyah, Muhammadiyah, NU dan ormas lain agar gerakan dakwah yang dilakukan mendapatkan hasil yang baik,” harapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Minggu (23/1). 

Pengurus Fodium Sumut periode 2021-2024 yang diketuai oleh Ustadz M Yasir Tanjung SPdI akhirnya resmi dilantik secara tatap muka setelah ditunda akibat kondisi pandemi yang melanda dunia.

Ketua Umum Fodium Sumut, Ustadz Yasir Tanjung mengungkapkan bahwa kegiatan pelantikan memang merupakan suatu keharusan bagi semua organisasi. Akan tetapi, lebih dari itu yang paling terpenting bagaimana program Fodium harus segera dirasakan oleh umat.

“Ada beberapa program kita yang telah berjalan. Salah satunya PPKM, yakni Pelatihan Pendakwah ke Masyarakat,” ujar Ketua Fodium yang terpilih kembali dan memasuki periodenya kedua.

Yasir juga mengungkapkan adanya progres perkembangan dan juga pekerjaan rumah yang mesti dituntaskan beserta jajarannya.

“Alhamdulillah dari 33 kabupaten/kota di Sumut kita sudah memiliki 9 kepengurusan di daerah, selanjutnya kita akan terus mengembangkan,” jelasnya.

Sebelumnya perwakilan Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara yang hadir, Dr Akmaluddin Syahputra M.Hum mengapresiasi kehadiran Fodium Sumut.

“Kita berkumpul, berkelompok dengan orang-orang yang dicintai Allah dan Rasul-Nya. Percayalah, kumpulan ini menunjukkan martabat kita sebagai manusia,” ujarnya.

Akmal selaku perwakilan MUI berpesan kepada dai dan ustadz muda di Fodium untuk menjadi dai-dai penyejuk di masyarakat.

“Kalau kita berdakwah tentu kita ingat bahwa Rasulullah Saw diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak. Maka dakwah pun ud’u ila sabili robbika bil hikmah,” pesannya.

Sebagai anak muda, MUI juga berpesan agar para pengurus Fodium terus belajar sebab setiap da’i punya kekurangan.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara yang diwakili staff ahli, H Agus Tripriyono menyampaikan selamat atas pelantikan Fodium Sumut.

“Semoga amanah yang diberikan dapat segera dilaksanakan,” ujarnya.

Gubernur berharap kehadiran Fodium dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan Sumut yang maju, aman dan bermartabat.

Walikota Medan, M Bobby Afif Nasution yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan harapan yang besar dengan adanya forum pada ustadz muda ini.

“Harapannya Fodium dapat membawa dan melahirkan dai dan ustadz yang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya di daerah yang membutuhkan,” ujarnya.

Secara khusus, Bobby juga mengajak untuk membantu program Pemko Medan yakni Masjid Mandiri.

“Perkembangan zaman harus diimbangi dengan mengembalikan fungsi masjid seperti zaman Rasulullah Saw. Dimana semua sendi kehidupan dibahas dalam masjid termasuk ekonomi syariah,” ujar Walikota yang juga muda itu.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan lancar. Tampak hadir pula Dewan Penasehat yang juga Ketua Al-Jamiyyatul Washliyah, H Dedi Iskandar Batubara, Dewan Pembina Abdul Rozzak Khalifah Ali, Ketua Badan Silaturahim Pesantren Sumatera Utara, Yulizar Parlagutan Lubis, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Medan Ir H Parlindungan dan Ketua Gerakan Pemuda Alwashliyah Sumut dan pengurus organisasi keislaman lainnya

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
DKKORP: Festival Rujak Uleg momentum hidupkan kota tua di Surabaya
Rabu, 18 Mei 2022 - 08:47 WIB
Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata Kota Surabaya menilai Festival Rujak Ule...
Asrama Haji Pondok Gede Jakarta siap layani calon jamaah
Selasa, 17 Mei 2022 - 14:44 WIB
Asrama Haji Pondok Gede Jakarta siap melayani calon jamaah haji tahun 1443Hijriah/2022 Masehi, yang ...
MUI tegaskan tidak  ada pemurtadan di Langkat
Selasa, 17 Mei 2022 - 13:23 WIB
Nol persen pemurtadan tidak ada warga Langkat beragama Islam keluar memeluk agama lain. Sebaliknya b...
Peringati Tri Suci Waisak, Permabudhi gelar ritual Fangshen dan safari ke vihara 
Selasa, 17 Mei 2022 - 11:25 WIB
Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan pelepasan satwa (Fa...
2.000 lampion diterbangkan dalam perayaan Waisak di Borobudur Magelang
Senin, 16 Mei 2022 - 22:01 WIB
Sekitar 2.000 lampion diterbangkan dalam perayaan Tri Suci Waisak 2566 BE di Taman Wisata Candi Bor...
Umat Buddha doa bersama di Benteng Rotterdam
Senin, 16 Mei 2022 - 20:22 WIB
Puluhan umat Buddha menggelar meditasi sekaligus melaksanakan doa bersama dalam rangkaian perayaan T...
Stafsus Menag: Halalbihalal, tradisi penguat moderasi
Senin, 16 Mei 2022 - 17:05 WIB
Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo mengapresiasi lestariny...
Kanwil Kemenag Papua ajak umat Buddha melakukan moderasi beragama
Senin, 16 Mei 2022 - 11:15 WIB
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua Pdt Amsal Youwe mengajak umat Buddha di wilayah itu m...
Ajang Karya Kreatif Jawa Barat 2022 tampilkan industri animasi
Jumat, 13 Mei 2022 - 19:38 WIB
Ajang Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) Tahun 2022 menampilkan se...
Kentongan dan beduk, kearifan lokal untuk mitigasi bencana di Mataram
Jumat, 13 Mei 2022 - 18:21 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan mitigasi ...
InfodariAnda (IdA)