Komunitas pecinta alam tanam 1.000 pohon di lereng Sindoro
Elshinta
Minggu, 23 Januari 2022 - 15:46 WIB |
Komunitas pecinta alam tanam 1.000 pohon di lereng Sindoro
Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Elshinta.com - Puluhan komunitas pecinta alam menanam 1.000 pohon di lereng Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dalam kegiatan "Maraton Konservasi Menyongsong Program Basarnas Emas".

Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah 9 Provinsi Jateng Slamet Rohadi di Temanggung, Minggu, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan lingkungan hidup di Kabupaten Temanggung, terutama di Gunung Sindoro.

"Lingkungan harus dijaga, hutan juga dijaga, jangan sampai ada kebakaran hutan, jangan selalu ada banjir dan tanah longsor, oleh karena itu, kami berharap lingkungan di Kabupaten Temanggung harus dijaga bersama-sama agar tetap terjaga dan memberi manfaat bagi manusia," katanya.

Ia menyampaikan tanaman banyak manfaatnya, antara lain untuk menjaga lingkungan, mencegah banjir maupun tanah longsor dan memberi manfaat ekonomi maupun sosial.

"Kami berharap setelah ditanam nanti tanaman harus dijaga sampai hidup dan besar. Kami berharap para relawan yang ada di Gunung Sindoro bisa memeliharanya," katanya.

Kepala Kantor Pertolongan dan Pencarian orang Semarang Heru Suhartanto mengatakan kegiatan Maraton Konservasi sudah dilaksanakan sejak November 2021 dan akan ditutup di Ungaran pada 12-13 Februari 2022.

Ia menyampaikan Maraton Konservasi untuk menyambut ulang tahun emas Basarnas dengan penanaman pohon ini merupakan salah satu upaya untuk mitigasi bencana.

Bupati Temanggung M. Al Khadziq dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Toifur Hadi mengatakan kegiatan menanam pohon ini sangat penting untuk menjaga mata air yang ada di Kabupaten Temanggung.

Ia menyampaikan Kabupaten Temanggung memiliki sekitar 700 mata air, 28 mata air diantaranya digunakan sebagai sumber air baku PDAM dan lainnya dimanfaatkan untuk keperluan pertanian dan kebutuhan lain bagi masyarakat.

Menurut dia, dari sejumlah mata air tersebut sudah ada yang berkurang debitnya, bahkan sudah kering. Oleh karena itu, menjadi tugas bersama untuk menjaga mata air, karena air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia.

Ia menuturkan kegiatan Maraton Konservasi ini selaras dengan kegiatan Pemkab Temanggung bersama seluruh relawan setempat juga melakukan penanaman melalui gerakan "Sabuk Gunung" untuk menangani lahan kritis di lereng Gunung Sumbing, Sindoro, dan Gunung Prau yang mulai dilaksanakan pada Desember 2021.

Ketua Panitia Maraton Konservasi Kabupaten Temanggung Arifin menyebutkan ada sekitar 30 komunitas pecinta alam ikut terlibat dalam penanaman pohon ini. Mereka bukan hanya dari Temanggung, tetapi juga dari Wonosobo, Semarang, Magelang, Bumiayu, dan lainnya.

Ia menuturkan sedikitnya 1.000 bibit ditanam di jalur pendakian Gunung Sindoro di Kledung ini.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Penanaman 10 juta pohon aksi nyata revolusi mental pencegahan bencana
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:44 WIB
Beberapa tahun terakhir, kejadian bencana di Indonesia kebanyakan didominasi oleh bencana hidrometeo...
Forkopimda Aceh Tengah akan datakan konsesi getah pinus
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:26 WIB
Forkopimda Kabupaten Aceh Tengah mulai serius membahas penegakan hukum terhadap pemanfaatan dan peng...
Kali Cipanggilingan Subang dipenuhi sampah diduga buangan  TPA dan `home industry`
Senin, 23 Mei 2022 - 12:35 WIB
Warga Gg  Cendrawasih Rw 02 Subang, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat kaget dengan pem...
LKM bantu kurangi tingkat kekumuhan Kota Magelang
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:34 WIB
Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) yang tersebar di kelurahan-kelurahan memiliki peran penting ter...
Bunga bangkai tumbuh di perkarangan rumah warga Pesisir Jambi
Minggu, 22 Mei 2022 - 16:13 WIB
Bunga Raflesia atau dikenal dengan bunga bangkai tumbuh di halaman rumah warga pesisir tepatnya RT 0...
DLHK sebut Sungai Bengkulu tercemar bakteri Escherichia Coli
Jumat, 20 Mei 2022 - 18:38 WIB
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu menyebutkan bahwa Sungai Bengkulu tela...
Tim KLHK tangani pembuangan limbah B3 di kawasan hutan Karawang
Kamis, 19 Mei 2022 - 15:40 WIB
Tim Direktorat Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah menangani pe...
Warga Pebayuran Bekasi minta tutup TPS ilegal
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:19 WIB
Warga Kampung Kobak Rante, Desa Karang Reja, Kabupaten Bekasi meminta pemerintah daerah segera menut...
Pohon terbesar di dunia itu tumbuh di Agam
Senin, 16 Mei 2022 - 18:36 WIB
Sebatang pohon kayu medang (Litsea Sp) tumbuh terjaga di kawasan hutan rakyat di Jorong Ambacang, Na...
DLH Tanjungpinang catat pemudik produksi 315,27 ton sampah
Jumat, 13 Mei 2022 - 18:43 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau mencatat para pemudik selam...
InfodariAnda (IdA)