Jawa Barat gandeng Waste4Change atasi sampah di tiga daerah
Elshinta
Senin, 24 Januari 2022 - 18:21 WIB |
Jawa Barat gandeng Waste4Change atasi sampah di tiga daerah
Ilustrasi. Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mulai melakukan normalisasi sungai di sekitar hilir Kali Cikarang, Kecamatan Sukawangi, Jumat (3/9/2021). (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

Elshinta.com - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi bersama lembaga swadaya masyarakat Waste4Change dan Sungai Watch guna mengatasi masalah sampah di 100 titik sungai wilayah Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Karawang.

Direktur Waste4Change M Bijaksana Junerosano, Senin mengatakan, gerakan penanganan sampah di tiga wilayah Jabar tersebut dilatarbelakangi permasalahan sampah yang sangat memprihatinkan.

Sampah-sampah bertumpuk di bantaran sungai bahkan badan sungai yang berpotensi akan mencemari lautan.

"Melalui kolaborasi ini, kami lakukan intervensi agar sampah tidak masuk ke lautan," ujar Junerosano seperti dikutip dari siaran pers Humas Pemprov Jabar.

Dikatakan Sano, kolaborasi dengan Pemda Provinsi Jabar sudah mulai dirintis. Selain itu, pihaknya juga telah menggelar diskusi dengan perwakilan Pemerintah Pusat yang dihadiri KemenkoMarves, KLHK, KemenPUPR, pihak Provinsi Jabar, dengan tuan rumah Pemerintah Kota Bekasi.

"Kami juga sudah melakukan diskusi langsung dengan Provinsi Jabar Kamis 20 Januari 2022. Saat itu dihadiri pula perwakilan Pemerintah Pusat dan juga perwakilan tiga daerah yang akan kami intervensi, serta Gary Bencheghib dari Sungai Watch," katanya.

Menurut dia, respons mereka pada aksi penanganan tersebut disambut baik dan siap memberikan dukungan penuh.

Sano pun mengungkapkan, selain diskusi, langkah kolaborasi telah dilakukan dengan memetakan titik-titik yang akan ditangani dan menyurvei langsung yang dipimpin Gary dan team dari Sungai Watch.

Dikatakan Sano, sebelum mengutarakan kolaborasi dengan Pemda Provinsi Jabar pihaknya telah melaksanakan Bekasi River Clean up yang merupakan bentuk kerja sama untuk solusi sampah antara Waste4Change dengan Pemerintah Kota Bekasi dan didukung dengan CSR dari luar negeri.

"Dalam Bekasi River Cleanup, digunakan See Hamster atau perahu ramah lingkungan yang menggunakan tenaga surya, beserta basecamp/charging station dengan zero emission. Sampah kemudian diproses, di mana sampah organik diubah menjadi kompos, sampah anorganik dijual, sedangkan residu sekitar 30 persen dikirim ke TPA," katanya.

Dikatakan Sano, rencana pembersihan sampah di sungai ini menjadi solusi mengatasi sampah yang sudah terlanjur masuk sungai.

Skema tersebut akan diterapkan dalam pembersihan sampah di 100 titik di tiga kota/kabupaten di Jabar tahun 2022 ini.

"Waste4Change mohon izin pembersihan sampah di sungai Jawa Barat didukung dan dibantu pemerintah guna optimalisasi program, terutama untuk dukungan lahan," ujar dia.

Selebihnya nanti pada pelaksanaannya, pihaknya akan melibatkan masyarakat dan stakeholders lainnya sesuai partisipasi masing-masing.

"Harapannya ke depan akan terwujud rasa memiliki masyarakat dan stakeholders untuk menjaga sungai dengan mengelola sampah dengan baik sehingga tidak ada lagi sampah masuk ke sungai," kata Sano.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Warga Pebayuran Bekasi minta tutup TPS ilegal
Selasa, 17 Mei 2022 - 15:19 WIB
Warga Kampung Kobak Rante, Desa Karang Reja, Kabupaten Bekasi meminta pemerintah daerah segera menut...
Pohon terbesar di dunia itu tumbuh di Agam
Senin, 16 Mei 2022 - 18:36 WIB
Sebatang pohon kayu medang (Litsea Sp) tumbuh terjaga di kawasan hutan rakyat di Jorong Ambacang, Na...
DLH Tanjungpinang catat pemudik produksi 315,27 ton sampah
Jumat, 13 Mei 2022 - 18:43 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau mencatat para pemudik selam...
Danau Cirata dipenuhi sampah usai libur Lebaran
Senin, 09 Mei 2022 - 17:39 WIB
Objek wisata Waduk Cirata yang membentang di wilayah Cianjur, Purwakarta dan Bandung Barat dipenuhi ...
Tumpahan minyak bio solar cemari pinggir Pantai Hagu Lhokseumawe
Rabu, 27 April 2022 - 15:34 WIB
Masyarakat Desa Hagu Selatan mengeluh akibat adanya tumpahan minyak bio solar di pangkalan bongkar m...
Krisis iklim sebabkan jutaan anak Indonesia tanggung beban berat
Minggu, 24 April 2022 - 13:55 WIB
Laporan global organisasi `Save the Children` berjudul `Born into the Climate Crisis` menyebut krisi...
Warga pulau di Touna budi daya terumbu karang dari tempurung kelapa
Minggu, 17 April 2022 - 07:25 WIB
Warga Pulau Kabalutan di kawasan Taman Nasional Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Su...
DLH DKI kumpulkan 4,59 ton sampah dari Monas dan Senayan
Selasa, 12 April 2022 - 15:24 WIB
Petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengumpulkan 13 meter kubik atau sekitar 4,59 ton sampah ...
Pertamina tanggulangi tumpahan minyak di perairan Ternate
Jumat, 08 April 2022 - 10:50 WIB
Area Manager Communication, Relations & CSR Papua, Maluku, Maluku Utara (Malut)  Edi Mangun  menya...
Walhi desak Pemkab Bandung buat perda penyelamatan kawasan konservasi
Minggu, 03 April 2022 - 15:24 WIB
Ketua Dewan Walhi Jawa Barat, Dedi Kurniawan mengatakan, desakan terhadap kawasan dan lahan di Kabup...
InfodariAnda (IdA)